Perusahaan asal Jepang kembangkan cairan pengendali karhutla
Elshinta
Minggu, 16 Mei 2021 - 17:35 WIB |
Perusahaan asal Jepang kembangkan cairan pengendali karhutla
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Perusahaan produk keamanan asal Jepang ALSOK mengembangkan bahan pemadam api berbentuk cairan dengan teknologi Jepang `E4` sebagai solusi baru pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Marketing Director PT. ALSOK BASS Indonesia Masaki Nagasaka dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu, mengatakan cairan E4 efektif memadamkan api baik di atas maupun di bawah permukaan tanah dan mencegah kebakaran berulang pada lahan gambut karena memiliki laju infiltrasi yang tinggi.

"Kami berharap E4 dapat digunakan di banyak hutan dan perkebunan serta dapat berkontribusi pada perlindungan alam dan kesehatan orang-orang di Indonesia," ujarnya.

ALSOK adalah salah satu perusahaan keamanan terkemuka Jepang yang didirikan pada 1965. Saat ini grup ALSOK menyediakan layanan keamanan yang komprehensif dan juga memproduksi peralatan pemadam kebakaran.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menperin berupaya gerakkan industri semen untuk kelola limbah medis
Selasa, 03 Agustus 2021 - 14:45 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa Kementerian Perindust...
Walhi NTT launching film dokumenter `Ata Modo` 
Senin, 02 Agustus 2021 - 10:36 WIB
Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) NTT meluncurkan sebuah film dokumenter berjudul Ata Modo – Elegi O...
Gubernur Riau : Warga buka lahan dengan membakar bisa dijerat hukum
Minggu, 25 Juli 2021 - 21:38 WIB
Gubernur Riau Syamsuar mengingatkan kepada warganya untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, ...
CSO surati 8 CEO e-commerce minta tidak gunakan plastik sekali pakai
Jumat, 23 Juli 2021 - 14:30 WIB
Sejumlah organisasi masyarakat sipil (CSO) dan kolaborator gerakan Pawai Bebas Plastik 2021 menyurat...
Balai Besar KSDA Papua terima translokasi 51 satwa dilindungi dari KSDA Sulut 
Kamis, 15 Juli 2021 - 15:06 WIB
Balai Besar KSDA Papua kembali menerima translokasi satwa sejumlah 51 ekor jenis aves dan mamalia. T...
BKSDA Aceh lepas satwa liar jenis Kukang Sumatera
Selasa, 13 Juli 2021 - 19:57 WIB
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melalui Resor Konservasi Wilayah 11 Aceh Utara Seksi ...
Danrem 101/Ant: Penanaman satu juta pohon untuk pelestarian lingkungan
Sabtu, 10 Juli 2021 - 12:12 WIB
Revolusi hijau atau penanaman pohon merupakan sebuah upaya untuk pelestarian lingkungan dan juga unt...
KKP siapkan klaim kerugian terkait rusaknya terumbu karang Raja Ampat
Jumat, 09 Juli 2021 - 10:00 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan skema klaim kerugian atas kerusakan ekosistem te...
KKP serahkan bantuan Rp199,57 juta untuk konservasi di Serang
Kamis, 08 Juli 2021 - 11:58 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerahkan bantuan kepada dua kelompok masyarakat di Seran...
 Tekan penyebaran Covid-19, Kelurahan Burengan gelar lomba kebersihan berhadiah Rp25 juta
Sabtu, 03 Juli 2021 - 15:04 WIB
Penularan Covid-19 di wilayah Kota Kediri, Jawa Timur kian hari semakin masif. Melihat kondisi sepe...
Live Streaming Radio Network