Anggota DPR: Vaksin gotong royong jangan bebani dunia usaha
Elshinta
Selasa, 18 Mei 2021 - 19:50 WIB |
Anggota DPR: Vaksin gotong royong jangan bebani dunia usaha
Anggota Komisi VI DPR RI Mahfudz Abdurrahman. ANTARA/HO-Humas Fraksi PKS

Elshinta.com - Anggota DPR RI Mahfudz Abdurrahman menginginkan agar program vaksinasi mandiri atau gotong royong jangan sampai membebani dunia usaha terkait sehingga diharapkan harga untuk mendapatkan vaksin tersebut dapat diturunkan.

"Jangan jadi beban cost (biaya) baru bagi pengusaha, apalagi pengusaha yang memiliki karyawan ribuan. Ini tentu jadi persoalan," kata Mahfudz Abdurrahman dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Mahfudz mengapresiasi bahwa kebijakan pemerintah terkait vaksin gotong royong dalam rangka mempercepat tercapainya target vaksinasi di Indonesia, yang menyasar kepada kalangan pekerja atau karyawan perusahaan.

Namun, menurut dia, harus dipahami bahwa situasi pandemi yang telah berlangsung lama ini juga telah membuat tidak sedikit usaha yang kolaps.

“Pemerintah harus cari solusi agar biaya Vaksinasi gotong royong bisa diturunkan lagi. Pemerintah perlu memberikan subsidi,” usul Mahfudz.

Selanjutnya, Mahfudz menyampaikan bahwa biaya vaksin gotong royong yang mendekati Rp1 juta per orang tentu memberatkan pengusaha dan menimbulkan dilema, karena di satu sisi ingin bisnisnya bergerak seperti semula dan karyawannya produktif, tetapi di sisi lain ada beban biaya baru yang lumayan besar.

Mahfudz mengutarakan harapannya agar sebaiknya pemerintah dapat menghapuskan atau dengan kata lain memberikan subsidi pada biaya penyuntikan, jadi kalangan swasta tinggal membayar harga vaksinnya saja.

“Jika kebijakan ini dijalankan akan sangat meringankan beban pengusaha,” paparnya.

Bukan tidak mungkin dengan beban biaya tersebut, kata Mahfudz, perusahaan akan enggan untuk memvaksin pekerjanya karena faktor biaya, tentu ini akan jadi persoalan baru.

Sebagaimana diwartakan, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan Program Vaksinasi Gotong Royong dapat menjadi terobosan kebijakan yang baik dari pemerintah dan swasta untuk memutus penularan COVID-19 dan memulihkan kegiatan ekonomi.

“Kita memulai bersama-sama, bahu membahu untuk memulai memutus rantai penularan COVID-19. Tanpa terputusnya rantai penularan ini, pertumbuhan ekonomi akan selalu terganjal,” kata Mendag Luthfi saat yang mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong di kawasan industri Jababeka, Jawa Barat, Selasa.

Lokasi Vaksinasi Gotong Royong yang ditinjau Presiden Jokowi dan jajaran menteri berada di lahan industri sebuah perusahaan multinasional barang konsumsi. Secara bersamaan Vaksinasi Gotong Royong juga dilakukan di 18 lokasi lainnya.

Mendag Luthfi mengatakan dengan adanya vaksinasi, maka dapat meningkatkan kepercayaan dan keamanan bagi para pekerja dalam kegiatan operasional. Dengan begitu, produksi dari kegiatan industri diharapkan dapat meningkat berlipat ganda dan memberikan efek pengganda bagi perekonomian.

“Supaya produksi maksimum, sehingga beri nilai tambah lebih dari kegiatan produksinya,” ujar Mendag Lutfi yang juga mantan Dubes RI untuk Amerika Serikat itu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sembuh, seluruh pasien Covid-19 asal Kudus dipulangkan dari Asrama Haji Donohudan
Selasa, 22 Juni 2021 - 21:23 WIB
Sebanyak 81 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kabupaten Kudus, Jawa Tengah telah dipulangka...
Vaksin Covid-19 di obyek wisata menarik minat masyarakat
Selasa, 22 Juni 2021 - 21:11 WIB
Pelaksanaan pemberian Vaksin Sinovak Covid-19 oleh tim medis dari Polres Pasuruan, Jawa Timur di tem...
Warga Kota Malang terpapar virus Delta pasca dari Bangkalan 
Selasa, 22 Juni 2021 - 20:57 WIB
Dinas Kesehatan Kota Malang, Jawa Timur memastikan warga Jalan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malan...
Sentra vaksinasi di JIEP Pulomas sediakan 10.000 dosis vaksin Sinovac
Selasa, 22 Juni 2021 - 19:30 WIB
Pemerintah dan swasta resmi meluncurkan Sentra Vaksinasi COVID-19 di Jakarta International Equestria...
 Kasus Covid-19 meningkat, Kantor Sekda Kota Salatiga masih buka
Selasa, 22 Juni 2021 - 18:56 WIB
Perkantoran Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga, Jawa Tengah di Kompleks Balai Kota Salatiga mas...
Ringankan beban pasien Covid-19, Komunitas Yaqut Centre salurkan bantuan
Selasa, 22 Juni 2021 - 18:23 WIB
Komunitas Yaqut Centre Rembang menyalurkan bantuan 1000 paket sembako kepada keluarga pasien positif...
Sultan HB X sebut PPKM Mikro di DIY belum maksimal
Selasa, 22 Juni 2021 - 16:58 WIB
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai implementasi Pemberla...
Dinkes Jatim sebut varian baru sudah tersebar di tiga daerah
Selasa, 22 Juni 2021 - 15:36 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Herlin Ferliana menyebutkan kasus baru COVID-19 varian B16172 De...
 Ketua FWP Polda Sumut berharap misteri pembunuhan Marasalem Haharap segera terungkap
Selasa, 22 Juni 2021 - 14:56 WIB
Cepat atau lambat, misteri pembunuhan Marasalem Harahap segera terungkap. Rasa optimisme tersebut di...
 Polda Sumut sudah periksa 34 saksi tewasnya wartawan Simalungun
Selasa, 22 Juni 2021 - 12:55 WIB
Direktorat (Dit) Reserse Kriminal Umum Polda Sumut terus mendalami penyelidikan terhadap kasus penem...
Live Streaming Radio Network