Wali Kota Surabaya minta camat-lurah antisipasi lonjakan COVID-19
Elshinta
Selasa, 18 Mei 2021 - 20:40 WIB |
Wali Kota Surabaya minta camat-lurah antisipasi lonjakan COVID-19
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat pertemuan virtual dengan para camat dan lurah terkain antisipasi lonjakan kasus COVID-19 di Balai Kota Surabaya, Selasa (18/5/2021). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

Elshinta.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta semua camat, lurah serta kepala puskesmas se-Kota Surabaya agar mengantisipasi adanya lonjakan kasus COVID-19 pascalibur Lebaran 2021.

"Tolong bapak dan ibu lebih dimaksimalkan satgas dan pengawasan di masing-masing wilayah. Ini demi menekan angka penyebaran COVID-19 dan pertumbuhan ekonomi kota," kata Eri Cahyadi saat pertemuan virtual dengan para camat dan lurah di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa.

Menurut dia, ada beberapa poin penting yang disampaikan dalam pertemuan virtual, yakni membahas peningkatan pertumbuhan ekonomi di kuartal II Tahun 2021 dan pengendalian kasus COVID-19 pascalibur Lebaran.

Selain itu, Eri juga menjelaskan instruksi Presiden RI Joko Widodo terkait target pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas tujuh persen. Instruksi presiden itu menjelaskan perekonomian di setiap daerah harus naik di kuartal II Tahun 2021, dengan catatan angka kasus COVID-19 tidak mengalami peningkatan.

"Artinya secara otomatis kami akan perketat protokol kesehatan dan semakin memasifkan vaksinasi, terutama untuk pelayanan publik dan lanjut usia (lansia)," kata Eri.

Untuk itu, Eri meminta lurah dan camat menjaga wilayahnya dengan berinovasi sebaik mungkin sesuai dengan kondisi daerah setempat.

Selain itu, kata dia, Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo juga harus dibangkitkan kembali dengan melibatkan seluruh perwakilan lapisan masyarakat untuk menjadi bagian dari satuan tugas (satgas) COVID-19.

"Jadi anggota satgas itu tidak hanya RT/RW dan pengurus lainnya saja, tetapi libatkan semua unsur untuk menjadi bagian dari satgas, mulai dari perwakilan karang taruna, kader dan ibu PKK. Dengan begitu semuanya tersentuh, karena kedekatan emosional itu juga berpengaruh," ujarnya.

Selain itu, orang nomor satu di Pemerintah Kota Surabaya ini meminta camat sebagai "pemilik" wilayah untuk mengetahui mobilisasi warganya dengan bantuan lurah, RT/RW maupun tiga pilar. Hal ini menjadi penting dilakukan demi mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 pascalibur Lebaran.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kapolri dan Panglima tinjau vaksinasi di wilayah episentrum COVID-19
Kamis, 17 Juni 2021 - 09:57 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau pela...
Wali kota: Tak ada diskriminasi warga Madura saat masuk Surabaya
Kamis, 17 Juni 2021 - 09:13 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa tidak ada perlakuan diskriminasi terhadap warga Madu...
BMKG: Waspadai potensi hujan lebat hingga kebakaran lahan
Kamis, 17 Juni 2021 - 08:35 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai...
Polisi perketat buka-tutup jalan di Bandung karena kasus COVID-19 naik
Kamis, 17 Juni 2021 - 06:34 WIB
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan pihaknya mulai memperketat lagi skem...
Ikan hias Kalteng tembus pasar luar negeri
Kamis, 17 Juni 2021 - 00:07 WIB
Kepala Stasiun Karantina, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas 1 Palangkaraya Iromo ...
Satgas bubarkan acara kenaikan kelas di Palabuhanratu Sukabumi
Rabu, 16 Juni 2021 - 21:29 WIB
Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa barat membub...
Pokja Genetik UGM: Vaksinasi COVID-19 masih mampu hadapi varian Delta
Rabu, 16 Juni 2021 - 21:07 WIB
Ketua Kelompok Kerja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Unive...
BPBD Maluku Tengah : Tiga desa terdampak gempa magnitudo 6,1
Rabu, 16 Juni 2021 - 19:21 WIB
Kepala Satlak BPBD Kabupaten Maluku Tengah Abdulatif Kelly mengatakan gempa magnitudo 6,1 pada pukul...
PLN siaga usai gempa 6,1 SR di Maluku Tengah
Rabu, 16 Juni 2021 - 19:10 WIB
PLN bersiaga usai gempa berkekuatan 6,1 SR yang mengguncang wilayah Maluku Tengah dan sekitar pada R...
 Ratusan keluarga anggota Polres Salatiga jalani vaksinasi Covid- 19
Rabu, 16 Juni 2021 - 18:55 WIB
Dalam rangka menciptakan herd immunity khususnya di lingkungan keluarga besar Polri, setelah sebelum...
Live Streaming Radio Network