Mengungkap keberhasilan terapi plasma konvalesen
Elshinta
Rabu, 19 Mei 2021 - 20:07 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Mengungkap keberhasilan terapi plasma konvalesen
Sumber: www.beritasatu.com.

Elshinta.com - 

Pandemi Covid-19 masih terjadi di belahan dunia termasuk Indonesia dan berbagai upaya terus dilakukan pemerintah termasuk program vaksinasi yang dilakukan di seluruh Indonesia. 

Meskipun sedang berlangsung program vaksinasi namun jumlah yang terinfeksi Covid-19 masih banyak, bahkan ditengarai terus bertambah  mengingat masyarakat masih abai dengan protokol kesehatan, 3M (memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan). 

Sampai sejauh ini belum ada obat khusus untuk mengobati orang yang terinfeksi Covid-19 dan salah satu metode pengobatan yang efektif adalah dengan terapi dari donor darah plasma konvalesen.  

Apa itu Plasma Konvaselen? Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Maranatha dan didukung oleh PT Itama Ranoraya Tbk dan Terumo Indonesia, pada 21 Mei 2021, pukul 19.00 – 22.00 WIB, membahas berbagai persoalan tersebut dalam sebuah webinar. Webinar ini merupakan seminar daring pertama di Indonesia yang mendatangkan 3 (tiga) narasumber bertaraf Internasional yang berasal dari AS dan merupakan pakar dalam penelitian TPK diantaranya Profesor Michael J. Joyner, M.D. dari Mayo Clinic dan  narasumber dari Indonesia yaitu Dr. dr. Theresia Monica, Sp.An., KIC., M.SI., MM., MARS. dari Universitas Kristen Maranatha. 

"TPK merupakan salah satu modalitas terapi dengan memindahkan plasma penyintas COVID-19 yang mengandung antibodi spesifik terhadap SARS-CoV-2 ke pasien COVID-19 yang masih menderita penyakit tersebut," kata Dr. dr. Monica, Sp.An., KIC., M.SI., MM., MARS.   

Menurut Monica, webinar internasional ini juga diharapkan dapat menjawab sejauh mana pentingnya Terapi Plasma Konvalesen atau TPK dalam membantu tugas pemerintah untuk bebas dari pandemi Covid 19. 

“Kami berharap dukungan ini dapat menghasilkan berbagai inovasi yang turut berkontribusi dalam dunia kesehatan sesuai dengan misi kami, hi-tech healthcare solutions,” ujar  Direktur PT Itama Ranoraya Tbk Hendry Herman.

Menurut Hendry ada beberapa  penelitian dengan hasil yang berbeda mengenai TPK, ada yang memberikan hasil mendukung dan sebaliknya. Tetapi sebenarnya, keberhasilan TPK tergantung dari beberapa faktor utama yaitu “dosis”, “kadar antibodi” dan “waktu pemberian”.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menparekraf ajak pelaku usaha kibarkan bendera Merah Putih
Senin, 02 Agustus 2021 - 22:04 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengajak para pelaku usaha mengibarkan bendera M...
Seorang pengusaha lelang rumah untuk bantu penanganan COVID-19 Kalbar
Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:18 WIB
Pengusaha Hendri Saputra melelang satu rumah dan menyumbangkan hasilnya untuk membantu penanganan ...
Sapek Panggang, kuliner nikmat di Dangau Pasawangan Agam
Minggu, 01 Agustus 2021 - 12:56 WIB
Sapek Panggang adalah nama kuliner yang terbuat dari ikan sapek (sepat) kering lalu dibakar menjadi...
Mengenal AMG 300 SEL 6.8 yang berjaya di Spa-Francorchamps
Sabtu, 31 Juli 2021 - 13:00 WIB
Spa-Francorchamps merupakan sebuah ajang balap yang mempertemukan AMG dalam area sirkuit motorsport ...
Gaya hidup digital diprediksi terus jadi tren walau usai pandemi
Sabtu, 31 Juli 2021 - 09:45 WIB
General Manager Corporate, Prepaid and Postpaid Brand & Communications Telkomsel Himawan Prasetyo me...
Kemenparekraf fasilitasi pengembang lokal ke Tokyo Game Show 2021
Jumat, 30 Juli 2021 - 16:23 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Asosiasi Game Indonesia (AGI) memfasi...
Aplikasi pencarian kerja Sampingan makin diminati selama pandemi
Minggu, 25 Juli 2021 - 10:30 WIB
Platform solusi manajemen tenaga kerja, Sampingan, mengatakan kehadirannya makin diminati oleh masya...
Psikolog: Batasi penggunaan gawai anak dengan beraktivitas bersama
Minggu, 25 Juli 2021 - 10:00 WIB
Psikolog anak lulusan Universitas Indonesia Fathya Artha Utami, M.Sc., M.Psi, mengatakan orang tua b...
Kominfo sediakan jutaan kuota pelatihan digital
Jumat, 23 Juli 2021 - 09:59 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika saat ini memiliki jutaan kuota untuk peserta pelatihan digita...
Lima kegiatan untuk merayakan Hari Anak Nasional di rumah
Jumat, 23 Juli 2021 - 07:30 WIB
Banyak hal yang bisa dilakukan oleh orangtua dan Anak dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional (HAN...
Live Streaming Radio Network