Muhammadiyah: Indonesia harus menentang segala bentuk kolonialisme
Elshinta
Kamis, 20 Mei 2021 - 17:22 WIB |
Muhammadiyah: Indonesia harus menentang segala bentuk kolonialisme
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir. (ANTARA/HO/Muhammadiyah)

Elshinta.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan Indonesia harus berada di garis terdepan dalam menentang segala bentuk kolonialisme, sesuai dengan tujuan awal Kebangkitan Nasional kala itu.

"Jangan biarkan ada pihak yang membelokkan jalan dari cita-cita kebangsaan yang diletakkan para pendiri negara Republik Indonesia pada tahun 1945," ​ujar Haedar dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Haedar mengatakan ketika ada negara yang sewenang-sewenang mengagresi bangsa lain, maka Indonesia layak konsisten menentangnya dan menjadikannya sebagai bagian dari urusan.

Menurut dia, Indonesia wajib membela bangsa yang dizalimi dan menderita akibat penindasan oleh negara lain, karena di dunia saat ini tidak boleh lagi ada praktik kolonialisme.

"Apa haknya suatu negara mengekspansi bangsa lain, padahal Tuhan menciptakan semua umat manusia sama untuk hidup merdeka di seluruh muka bumi," kata dia.

Dalam momentum memperingati Hari Kebangkitan Nasional ini, Haedar mengajak agar semua pihak meneguhkan komitmen Indonesia atas nilai dan hakikat kemerdekaan, sekaligus meluruskan kiblat keindonesiaan agar tidak salah jalan dalam mencapai tujuan.

Seluruh lapisan bangsa harus bangkit menyadari arti kemerdekaan agar mampu membawa Indonesia menjadi bangsa dan negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, maju, adil, dan makmur sebagaimana cita-cita kemerdekaan.

"Rakyat Indonesia disadarkan akan hak-hak dasarnya untuk bebas dari segala bentuk penindasan, eksploitasi, kekerasan, dan kezaliman yang dilakukan penjajah," kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ini syarat calon Panglima TNI versi pengamat
Kamis, 29 Juli 2021 - 11:48 WIB
Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO), Feri Amsari mengatakan, calon pengganti Panglima TNI Marse...
Sambut HUT Polwan Ke-73, Polisi Wanita Polres Jayapura gelar vaksinasi massal bagi warga Sentani
Kamis, 29 Juli 2021 - 08:05 WIB
Vaksinasi massal oleh anggota polisi wanita Polres Jayapura bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabup...
KRI dr Soeharso berlabuh di Semarang: Bantu pasok oksigen untuk Jateng
Kamis, 29 Juli 2021 - 07:57 WIB
Kapal perang rumah sakit KRI dr Soeharso-990 bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada Rabu ...
Satpol PP Langkat diminta terus awasi prokes
Rabu, 28 Juli 2021 - 18:23 WIB
Wakil Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandin, menginstruksikan kepada Satuan Polisi Pamong Pra...
Polsek Beji kembali bagikan sembako pada warga terdampak pandemi Covid-19
Rabu, 28 Juli 2021 - 17:25 WIB
Polsek Beji, Polres Metro Depok kembali melanjutkan aksi peduli masyarakat di masa pandemi Covid-19....
 Satuan Lalulintas Polresta Tangerang buka pelayanan vaksin bagi pemohon SIM
Rabu, 28 Juli 2021 - 15:57 WIB
Satuan Lalulintas Polresta Tangerang buka pelayanan vaksin bagi para pemohon SIM. Pelayanan vaksin ...
Pimpin rapat evaluasi, Pangdam XVII/Cendrawasih ingatkan prajurit untuk malu berbuat salah
Rabu, 28 Juli 2021 - 14:13 WIB
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A memimpin rapat evaluasi Progr...
Jelang latihan bersama, 108 tentara AS jalani prokes ketat
Rabu, 28 Juli 2021 - 13:55 WIB
Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 yang sangat ketat dilakukan terhadap 108 personel Tentara Angka...
Kabaharkam Polri puji 10 langkah Wali Kota Malang 
Rabu, 28 Juli 2021 - 12:46 WIB
Didampingi Wakapolda Jawa Timur, Kabaharkam mendengarkan paparan penanganan Covid-19 baik dari Wali ...
Jelang HUT Bakti TNI AU ke-74, `Serbuan Vaksinasi` untuk warga digencarkan.
Senin, 26 Juli 2021 - 20:26 WIB
Jelang HUT Bakti TNI AU ke74  Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, teru...
Live Streaming Radio Network