Pemkot Bandung minta Kemenparekraf dukung peningkatan pariwisata dan industri kreatif
Elshinta
Jumat, 21 Mei 2021 - 15:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pemkot Bandung minta Kemenparekraf dukung peningkatan pariwisata dan industri kreatif
Sumber foto: Dudi Supriyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat membutuhkan dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Bandung. Terlebih, pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Bandung turut terdampak pandemi Covid-19.

Untuk memperoleh dukungan tersebut, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memaparkan sejumlah potensi pariwisata dan ekonomin kreatif yang ada di Kota Bandung kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.

Yana memaparkan hal itu pada acara Kolaboraksi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta Rabu (19/5). 

“Beberapa destinasi wisata baru yang siap dipromosikan di antaranya The Hallway Kosambi, kala.kini. Nanti, Sein Farm, Kampung Kreatif dan co-working space di setiap kecamatan di Kota Bandung,” paparnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Dudi Supriyadi, Jumat (21/5).

Yana menjelaskan, di masa pandemi ini perekonomian Kota Bandung mengalami penurunan. Sehingga perlu adanya bantuan, kerja sama, dan kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kota Bandung dalam mengembangkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif.

Hal tersebut dimulai dari kolaborasi promosi hingga peningkatan kualitas SDM Pariwsiata dan Ekonomi Kreatif.

“Ada beberapa hal yang dimohon dari Pemerintah Pusat. Karena masa pandemi ini perekonomian Kota Bandung juga terdampak. Sehingga kita sangat membutuhkan bantuan DAK (Dana Alokasi Khusus) untuk pembangunan fisik dan non fisik," jelas Yana.

"Bantuan promosi juga. Semoga bisa maksimal di media sosial milik Pak Menteri ataupun kanal promosi yang dimiliki oleh Kemenpar,” katanya.

Yana mengungkapkan, Kota Bandung tidak memiliki sumber daya alam sehingga sangat bergantung pada jasa pariwisata dan industri kreatif. 

Untuk itu, Pemkot Bandung meminta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan dukungan stimulus ataupun dorongan bagi peningkatan jasa pariwisata dan industri kreatif di Kota Bandung.

“Sertifikasi kompetensi bagi usaha dan pelaku usaha di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Bandung,” ujarnya.

Yana pun berharap dengan adanya dukungan tersebut kolaborasi para pelaku pariwsiata dan ekonomi kreatif di Kota Bandung bisa berjalan baik.

“Semoga dengan adanya dorongan dari Pemerintah Pusat, kolaborasi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Bandung bisa berjalan baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yana didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari menyerahkan beberapa suvenir serta kuliner khas Kota Bandung yang diterima secara langsung oleh Menparekraf, Sandiaga Uno.

Sebagai informasi acara tersebut dihadiri pula oleh para Kepala Daerah lainnya yaitu Bupati Lampung Barat, Bupati Sukabumi, Bupati Subang, Wali Kota Dumai, Bupati Purwakarta, Bupati Blora, Bupati Aceh Selatan serta Wali Kota Tarakan. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BPOLBF sebut tol listrik Flores dapat menunjang pariwisata Labuan Bajo 
Senin, 02 Agustus 2021 - 18:45 WIB
Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina menilai h...
Objek wisata di Kulon Progo siap dibuka kembali
Minggu, 25 Juli 2021 - 18:46 WIB
Seluruh objek wisata di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta,  yang dikelola pemerinta...
Sehari di Lombok; belanja tenun di Sade, senja di bukit Merese
Minggu, 11 Juli 2021 - 15:15 WIB
Satu hari tidaklah cukup untuk menyambangi tempat-tempat indah nan menarik di pulau Lombok. Namun bi...
Wana Wisata Prataan ditutup sementara antisipasi penyebaran Covid-19
Minggu, 04 Juli 2021 - 21:56 WIB
Wana Wisata Prataan di Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur yang biasa dikunjungi ribuan...
Geopark Tambora masuk nominator UNESCO Global Geopark
Minggu, 04 Juli 2021 - 17:35 WIB
Geopark Nasional Tambora yang berlokasi di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat masuk dalam nominator ...
Bantul cegah wisatawan masuk masa PPKM Darurat
Minggu, 04 Juli 2021 - 16:56 WIB
Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan pengawasan di pintu masuk kawasan...
Poldasu siap amankan destinasi wisata Danau Toba
Minggu, 04 Juli 2021 - 11:14 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara terus mendorong percepatan kawasan Danau Toba Sumut sebagai...
Objek wisata Tanah Lot ditutup selama PPKM darurat
Sabtu, 03 Juli 2021 - 17:56 WIB
Seluruh kawasan objek wisata di Pulau Bali ditutup selama PPKM darurat di Jawa-Bali pada 3-20 Juli ...
PPKM Darurat, besok Wisata Batu tutup  
Jumat, 02 Juli 2021 - 18:57 WIB
Pemerintah Kota Batu, Malang, Jawa Timur memastikan penerapan PPKM Darurat Jawa Bali yang akan berla...
Pengembangan Danau Toba harus seiring peningkatan SDM
Senin, 28 Juni 2021 - 16:24 WIB
Pengembangan kawasan Danau Toba yang belakangan ini digiatkan pemerintah guna menarik lebih banyak w...
Live Streaming Radio Network