Dua jembatan darurat di HST putus akibat luapan air sungai
Elshinta
Selasa, 25 Mei 2021 - 20:11 WIB |
Dua jembatan darurat di HST putus akibat luapan air sungai
. (ANTARA/Ist)

Elshinta.com - Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Hulu SUngi Tengah (HST), Kalsel, H Budi Haryanto di Barabai, Selasa, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ada dua jembatan darurat di Desa Alat, Kecamatan Hantakan, putus akibat luapan air sungai dari intensitas curah hujan yang tinggi.

Pihaknya bersama berbagai instansi terkait telah mempersiapkan langkah-langkah kontijensi mengantisipasi peningkatan debit air.

"Arus Sungai Hantakan sampai ke Kota Barabai saat ini memang sangat deras dan warga yang berada di wilayah bantaran sungai agar waspada namun jangan panik," katanya.

Dilaporkan bahwa luapan air sungai Hantakan sempat mencapai 1,5 meter dan sangat deras. Namun saat ini debit air sudah mengalami penurunan.

Berdasarkan pantauan tim dari BPBD HST di Sungai Barabai Simpang tiga ulama, ketingian air di angka -110cm/190cm masih di atas batas normal. Selain di Sungai Hantakan, sungai Batang Alai juga ada kenaikan sekitar 20 Cm, namun menurut Budi situasi dan kondisi di Sungai Batang Alai masih aman.

Ia menyatakan timnya terus memantau perkembangan air di Sungai Hantakan maupun Batang Alai, jadi ia mengimbau kepada masyarakat agar jangan panik namun harus tetap harus waspada.

"Air sungai mulai naik Selasa pagi sekitar pukul 10.30 WITA dan membawa sampah potongan-potongan bambu hingga menghantam dua jembatan darurat di Desa Alat," kata salah seorang Warga Desa Alat Syamsui.

Dia juga mengatakan, akibat hantaman pohon-pohon tersebut menurutnya, mengakibatkan jembatan darurat kembali putus dan rusak serta jalan di dekat jembatan juga longsor.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa bumi magnitudo 5,2 guncang Pacitan, Jawa Timur
Rabu, 28 Juli 2021 - 06:15 WIB
Gempa bumi dengan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa, pukul 23.21 WI...
BPBD Tojo Una-Una: Tidak ada korban jiwa pascagempa Magnitudo 6,5
Selasa, 27 Juli 2021 - 14:47 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tojo Una-Una belum menerima laporan adanya korb...
BMKG: Gempa di Tojo Una-Una tidak terkait aktivitas Gunung Colo
Selasa, 27 Juli 2021 - 09:57 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa bumi dengan magnitudo 6...
Gempa M6,5 Sulteng, warga pesisir Bolaang-Bunta diminta jauhi pantai
Senin, 26 Juli 2021 - 23:23 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika meminta masyarakat pesisir Bolaang dan Bunta menjauhi pa...
Gempa magnitudo 6,5 guncang Kabupaten Tojo Una-Una
Senin, 26 Juli 2021 - 19:36 WIB
 Gempa berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Semenanjung Minahasa, Kabupaten Tojo Una-Una, ...
Tim Satgas Karhutla Riau berjibaku padamkan api
Minggu, 25 Juli 2021 - 12:29 WIB
Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau masih terus berjibaku melakukan pemadaman kebak...
Tim gabungan padamkan karhutla di hutan lindung Giam Siak Kecil
Jumat, 23 Juli 2021 - 07:15 WIB
Tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan hutan lindung Giam ...
Pascabanjir, TNI bersama warga bersihkan lumpur rumah warga
Kamis, 22 Juli 2021 - 17:47 WIB
Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, Jawa Tengah pada hari Rabu (21/7) kemarin,...
BMKG pantau ada 27 titik panas di Sumut
Kamis, 22 Juli 2021 - 17:10 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memantau ada 27 titik panas di sejumlah wilayah di Provi...
Banjir genangi sejumlah wilayah di Cilacap
Rabu, 21 Juli 2021 - 13:05 WIB
Bencana banjir menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, akibat hujan lebat ya...
Live Streaming Radio Network