Waspada ransomware 2.0 yang lebih ganas
Elshinta
Selasa, 25 Mei 2021 - 20:45 WIB |
Waspada ransomware 2.0 yang lebih ganas
Ilustrasi kejahatan siber (Pixabay)

Elshinta.com - Peneliti keamanan siber di perusahaan teknologi Kaspersky menemukan bahwa tahun 2020 lalu, banyak kelompok ransomware yang menargetkan kawasan Asia Pasifik.

"Di Asia Pasifik, kami melihat kemunculan kembali yang menarik dari dua grup yang sangat aktif, REvil dan JSWorm. Keduanya muncul kembali saat pandemi mengamuk di wilayah tersebut tahun lalu dan kami tidak melihat tanda-tanda mereka akan berhenti dalam waktu dekat," kata Kepala Analis Malware, Alexey Shulmin, saat jumpa pers virtual, Selasa.

Peneliti menemukan ransomware 2.0 ini lebih berbahaya, tidak hanya menyandera data, peretas juga akan melakukan eksfiltrasi data, kemudian memeras korban dengan meminta tebusan.

Grup ransomware REvil, menurut temuan Kaspersky, semakin aktif pada 2020 setelah serangan puncak di Agustus 2019, dengan 289 korban potensial. Setelah serangan Agustus 2019, aktivitas kelompok tersebut menurun hingga Juni 2020, yang menargetkan 44 korban secara global.

Aktivitas peretas melonjak pada Juli 2020, Kaspersky menemukan solusi mereka digunakan untuk melindungi 877 pengguna hanya dalam kurun waktu satu bulan.

Salah satu target utama kelompok tersebut adalah kawasan Asia Pasifik, antara lain Hong Kong, Taiwan dan Korea Selatan.

Peneliti melihat ada pergeseran aktivitas kelompok JSWorm, yang pada 2019 lalu menebar serangan di Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, Afrika, Timur Tengah dan Asia Pasifik.

Temuan mereka, solusi Kaspersky banyak digunakan di Asia Pasifik, terutama China, untuk menangkal serangan ransomware tersebut.

Data dari Kaspersky, REvil menargetkan 76 pengguna mereka di Indonesia pada 2019-2020, sementara JSWorm dua.

Sektor yang ditargetkan para peretas ransomware 2.0 beragam, mulai dari manufaktur, energi, keuangan, kesehatan hingga transportasi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Jadi kampus digital, Menkominfo: STMM Yogyakarta siapkan SDM bertalenta digital
Sabtu, 31 Juli 2021 - 20:23 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan Sekolah Tinggi Multimedia (STMM) MMTC Yogyakarta m...
Micromine gelar kompetisi mahasiswa secara virtual
Jumat, 30 Juli 2021 - 22:23 WIB
Adanya pandemi covid19 tidak menyurutkan langkah MICROMINE untuk menyelenggarakan agenda tahunan, ya...
Rusia denda Google 3 juta rubel karena langgar UU data pribadi
Jumat, 30 Juli 2021 - 09:58 WIB
Rusia pada hari Kamis (29/7) mendenda Google sebesar 3 juta rubel (sekira 41.017 dolar AS) karena me...
Tiga raksasa teknologi cetak laba gabungan lebih dari Rp700 triliun
Rabu, 28 Juli 2021 - 14:37 WIB
Apple, Microsoft, dan Google Alphabet melaporkan keuntungan gabungan lebih dari 50 miliar dolar AS a...
Pegasus perangkat pengintai pejabat negara via WhatsApp
Minggu, 25 Juli 2021 - 13:02 WIB
Pegasus belakangan ini menjadi perbincangan masyarakat dunia. Bahkan, Presiden Prancis Emmanuel Macr...
Terapkan digitalisasi perizinan, Menkominfo: Tahun 2020 PNBP capai Rp25,5 triliun
Jumat, 16 Juli 2021 - 15:37 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menerapkan layanan perizinan terintegrasi secara digita...
Kominfo dan OJK ingatkan masyarakat waspadai `fintech` bodong
Kamis, 15 Juli 2021 - 16:37 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Asosi...
Kedepankan pelayanan publik digital dalam masa pandemi
Kamis, 15 Juli 2021 - 12:15 WIB
Birokrasi diciptakan sebagai upaya pelaksanaan administrasi dalam pelayanan publik.
 Tingkatkan kualitas konektivitas digital, Menteri Johnny: Kominfo mulai refarming di 9 klaster
Rabu, 14 Juli 2021 - 19:10 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika akan memulai penataan ulang (refarming) Pita Frekuensi Radio ...
BMKG perkuat sistem peringatan dini dengan teknologi HPC terkini
Sabtu, 10 Juli 2021 - 15:48 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan meningkatkan super komputer yang ada denga...
Live Streaming Radio Network