Menyiapkan masa depan NTT, Gubernur resmikan Kampus Desa Bambu Agroforestri
Elshinta
Kamis, 27 Mei 2021 - 14:55 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Menyiapkan masa depan NTT, Gubernur resmikan Kampus Desa Bambu Agroforestri
Sumber foto: Yos Syukur/elshinta.com.

Elshinta.com - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan Kunjungan kerja bersama rombongan di Kabupaten Ngada (24/5) untuk meresmikan Kampus Desa Bambu Agroforestri di daerah Turetogo di Desa Ratogesa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, di atas lahan satu hektar. Kampus tersebut dibangun oleh Yayasan Bambu Lestari  (YBL), organisasi nirlaba yang sejak 1993 telah aktif mengkampanyekan dan mewujudkan bambu sebagai solusi lingkungan dan solusi ekonomi bagi masyarakat pedesaan di NTT. 

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti Oleh Gubernur VBL yang disaksikan oleh sejumlah pejabat Pemprov NTT serta Bupati Ngada AKBP (Purn) Paru Andreas dan Hadir pula  Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Bito Wikantosa. 

Sebelumnya, Gubernur VBL sempat meninjau bangunan serta fasilitas yang terdapat di kampus tersebut, di antaranya fasilitas pengawetan bambu, pameran poster serta Rumah Bambu Lestari, bangunan berbahan bambu laminasi yang didesain untuk perumahan sosial maupun rekonstruksi pasca bencana. Rumah Bambu Lestari  didesain sebagai struktur knock down, yang bisa dibongkar-dikirim-dirakit dengan cepat dan murah serta menanam bibit bambu bersama ibu-ibu pembibit.  

"Bambu adalah kehidupan, bambu adalah masa depan. Saya berterimakasih kepada mama-mama yang telah merawat bambu," kata Gubernur NTT seperti yang dilaporkan Kontributor Elshinta, Yos Syukur, Kamis (27/5). 

Gubernur Viktor  Laiskodat mengatakan, pengelolaan Bumdes Hutan Bambu harus dikendalikan oleh Koperasi dengan sistem digital.

"Bambu ini harus menjadi komoditas koperasi, kekuatan ekonomi kita ada pada koperasi, Karena apa, kepala desa ada masa waktunya dan tergantung pada kepala desanya, kalau koperasi, sahamnya ada pada anggota koperasi, satu orang satu suara sehingga saya mau kegiatan kolaborasi seperti ini, pengelolaannya di Koperasi  sehingga  Bersama dengan Koperasi karena Kementrian Desa dan PDT, Pemprov, Pemkab Ngada, Pemerintah Desa tujuannya mewujudkan kemandirian ekonomi bagi masyarakat desa," pungkasnya

Sementara itu, Direktur YBL Arif Ravik, menjelaskan, Kampus Desa Bambu Agroforestri Turetogo akan difungsikan sebagai lokasi Sekolah Lapang Bambu (SLB), sebuah inisiatif edukasi YBL bagi individu, masyarakat desa, komunitas adat, maupun organisasi perempuan dan pemuda. Kurikulum SLB mencakup berbagai aspek pengembangan bambu agroforestri (wanatani), dari hulu, tengah hingga hilir. 

Di hulu, bambu agroforestri mencakup pembibitan, perawatan serta pemanenan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Hutan Bambu Lestari. Di tengah, bambu agroforestri mendorong lahirnya pabrik pengolahan bambu di tingkat desa yang dikelola oleh koperasi petani maupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). 

Sedangkan di hilir, kata Arif, bambu agroforetri membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk melahirkan produk-produk bambu yang inovatif dan memiliki nilai tambah tinggi. 

Dikatakan, saat ini YBL telah menjalin kerjasama dengan Sekolah Seniman Pangan untuk membangun potensi pangan lokal, dengan gerakan perempuan menganyam Du Anyam serta gerakan perempuan penenun Torajamelo untuk mengembangkan produk-produk kerajinan inovatif berbahan bambu.  

Kami sedang mencoba membangun sebuah ekosistem yang akan melahirkan industri bambu berbasis masyarakat, industri bambu yang menguntungkan bagi petani serta industri bambu yang tidak hanya melindungi tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan. Kampus ini merupakan bagian penting dari ekosistem tersebut," ungkap Presiden Direktur YBL, Arief Rabik. 

"Kampus ini, menurut Arief, adalah perwujudan mimpi almarhumah Ibundanya, Linda Garland, interior desainer yang mendirikan YBL dan merintis pengembangan bambu di NTT," ungkap Arif.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jasamarga gencarkan operasi pengendalian Tol Gempol-Pasuruan
Jumat, 23 Juli 2021 - 16:36 WIB
PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) menggencarkan operasi pembatasan dan pengendalian lalu lintas di ...
18 Juli 1974: Perumnas, rumah murah untuk rakyat
Minggu, 18 Juli 2021 - 06:00 WIB
Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas) adalah Badan Usaha Milik Negara I...
Percepat perbaikan, BBPJN Sumsel tutup Jembatan Ogan 3 selama tiga bulan 
Sabtu, 17 Juli 2021 - 12:25 WIB
Menjamin kenyamanan masyarakat di Kota Palembang, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Sumat...
16 Juli 1896: Pengoperasian tahap pertama proyek rel lokomotif uap Hindia Belanda
Jumat, 16 Juli 2021 - 06:00 WIB
Rute perjalanan kereta api dari Semarang menuju Tanggung, Jawa Tengah, yang berjarak 26 kilometer me...
TMMD Sengkuyung II Dayeuhluhur Tahun 2021 Kodim 0703 Cilacap resmi ditutup
Rabu, 14 Juli 2021 - 20:24 WIB
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2021 Kodim 0703 Cilacap yang b...
Ini empat ruas tol baru bakal dibangun di Kabupaten Tangerang
Jumat, 09 Juli 2021 - 15:48 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten merencanakan pembangunan empat jalan tol ba...
Tim Wasev Korem 071/WK tinjau hasil pembangunan TMMD di Desa Dayeuhluhur Cilacap
Jumat, 02 Juli 2021 - 18:05 WIB
Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Korem 071 Wijayakusuma yang dipimpin Pasi Bakti TNI Mayor Arm Aris...
Program Sejuta Rumah 2021 hingga Mei capai 312.290 unit
Minggu, 27 Juni 2021 - 16:46 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan program Sejuta Rumah pada 2021 ini...
Bupati Cirebon sebut banyak proyek infrastruktur tidak sesuai target akibat pandemi
Jumat, 25 Juni 2021 - 16:25 WIB
Bupati Cirebon Imron bersama Wakil Bupati Wahyu Tjiptaningsih dan Dinas PUPR melakukan monitoring p...
 Satgas TMMD Kodim Cilacap kebut sasaran fisik
Jumat, 25 Juni 2021 - 14:07 WIB
Satgas TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0703 Cilacap terus kebut semua sasaran fisik yang ada dalam pr...
Live Streaming Radio Network