Guru SD di China dihukum mati setelah perkosa sembilan murid
Elshinta
Rabu, 02 Juni 2021 - 08:30 WIB |
Guru SD di China dihukum mati setelah perkosa sembilan murid
Ilustrasi: perkosaan. (ANTARA News / Insan Faizin Mub) (1)

Elshinta.com - Dua guru sekolah dasar di Provinsi Hunan, China, masing-masing dijatuhi hukuman mati dan hukuman penjara selama 17 tahun atas tuduhan pemerkosaan terhadap sembilan gadis di bawah umur.

Dua kepala sekolah mereka juga dikenai hukuman pidana karena dianggap menyembunyikan perbuatan yang dilakukan kedua guru tersebut, demikian rilis otoritas hukum tertinggi China di laman resminya, jcrb.com, yang dipantau ANTARA Beijing, Selasa.

Otoritas sekolah dianggap melanggar kewajiban melaporkan mekanisme terjadinya perundungan dan pelecehan seksual.

Kedua otoritas pendidikan juga tidak melakukan investigasi dan melaporkan ke polisi serta mengabaikan informasi yang mereka terima dengan membiarkan pelaku pemerkosaan terus melakukan perbuatan kejinya.

Salah satu dari dua terdakwa yang bermarga Yang memperkosa sembilan gadis di bawah umur dengan rayuan, bujukan, dan paksaan pada tahun 2001 dan April 2020 saat mengajar di dua sekolah dasar di wilayah Luxi, Provinsi Hunan.

Kesembilan korban merupakan murid Yang, delapan di antaranya berusia di bawah 14 tahun.

Yang dan pelaku lainnya bermarga Mi juga memperkosa seorang murid berusia 12 tahun secara bergiliran.

Kedua pelaku juga sering kali melakukan pelecehan seksual terhadap para muridnya di ruang kelas dan ruang guru.

Kepolisian setempat baru melakukan penyelidikan terhadap dua pelaku atas laporan para korban pada Mei 2020.

Pada sidang di pengadilan tingkat pertama, kedua terdakwa divonis hukuman mati dan hukuman penjara selama 17 tahun.

Otoritas hukum tertinggi China pada Senin (31/5) menguatkan putusan pengadilan tingkat pertama. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Zhengzhou dilanda COVID Delta di tengah pemulihan bencana banjir
Minggu, 01 Agustus 2021 - 08:45 WIB
Kota Zhengzhou, Provinsi Henan, China, mulai dilanda wabah COVID-19 varian Delta di tengah upaya pem...
Xinjiang tolak permintaan EU bertemu pelaku kriminal
Jumat, 30 Juli 2021 - 22:30 WIB
Otoritas Xinjiang menolak permintaan utusan dari Uni Eropa (EU) untuk bertemu para pelaku kejahatan ...
14 tewas akibat gudang di Changchun terbakar
Minggu, 25 Juli 2021 - 12:51 WIB
Sedikitnya 14 orang tewas terpanggang akibat salah satu gudang di Kota Changchung, Provinsi Jilin, C...
Korsel kembali kirim konsentrator oksigen, ventilator untuk Indonesia
Sabtu, 24 Juli 2021 - 21:53 WIB
Pemerintah Korea Selatan mengirim bantuan darurat penanganan COVID-19 tahap kedua untuk Indonesia, y...
China punya kereta maglev 600 km per jam, tercepat di dunia
Selasa, 20 Juli 2021 - 23:48 WIB
China memiliki kereta levitasi magnetik (maglev) yang mampu melaju hingga 600 kilometer per jam, dik...
65 Kasus baru COVID-19 muncul di China
Selasa, 20 Juli 2021 - 10:58 WIB
Sebanyak 65 kasus baru COVID-19 muncul di China daratan pada Senin (19/7), naik dua kali ljpat diban...
Korsel kirim konsentrator oksigen, ventilator ke Indonesia
Minggu, 18 Juli 2021 - 18:00 WIB
Pemerintah Korea Selatan memberikan bantuan kepada Pemerintah Indonesia dengan mengirimkan 350 konse...
China catat 30 kasus baru COVID, sebagian besar impor
Sabtu, 17 Juli 2021 - 12:56 WIB
China melaporkan 30 kasus baru COVID-19 pada Jumat (16/7), turun dibanding 36 kasus pada hari sebelu...
14 orang terjebak di terowongan di China selatan
Jumat, 16 Juli 2021 - 07:18 WIB
Sedikitnya 14 orang terjebak di lokasi terowongan jalan bebas hambatan di Kota Zhuhai, di China bagi...
China beri bantuan medis dan vaksin senilai 7,8 juta dolar
Kamis, 15 Juli 2021 - 23:36 WIB
Pemerintah China memberikan bantuan medis dan vaksin kepada Indonesia senilai 7,8 juta dolar AS meny...
Live Streaming Radio Network