Terapan teknologi netral, Menteri Johnny : 5G butuh dukungan infrastruktur yang besar
Elshinta
Kamis, 03 Juni 2021 - 19:38 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Terapan teknologi netral, Menteri Johnny : 5G butuh dukungan infrastruktur yang besar
Sumber foto: Bayu Koosyadi/Elshinta.com.

Elshinta.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyebutkan, pemerintah menetapkan pilihan teknologi netral seperti teknologi generasi kelima atau 5G, yang juga diharapkan pilihan tersebut sangat bergantung kepada operator seluler dalam pemanfaatan ekosistem teknologi.

"Pemerintah telah menempatkan pilihan teknologi 5G adalah teknologi netral. Karenanya, sangat tergantung kepada pilihan operator seluler untuk memanfaatkan pilihan teknologinya," ujar Menteri Johnny dalam Peresmian 5G di Kantor Walikota Surakarta, Surakarta, Kamis (3/6).
 
Menurut Menteri Johnny, pemerintah dan operator seluler tidak terikat dengan jenis teknologi tertentu. Akan tetapi diberikan kesempatan untuk memilih teknologi netral yang cocok dengan pertimbangan bisnis dan keadaan.
 
"Untuk itu, tentu saya berharap operator seluler memilih teknologi terapannya, teknologi baru di generasi ke-5 telekomunikasi yang tepat agar efisien, baik di infrastruktur maupun di operasionalnya, tentu itu kita harapkan," jelasnya.
 
Menkominfo menjelaskan, memilih teknologi 5G dengan harapan aspek teknologi ini membutuhkan dukungan infrastruktur yang lebih besar, secara khusus microcale untuk Base Transceiver Station (BTS) dan transmiternya. 
 
"Karenanya kerja sama dengan pemerintah daerah juga menjadi penting, agar ada regulasi-regulasi yang memungkinkan deployment ICT infrastruktur mendukung 5G bisa dengan cepat dan mudah dilakukan. Misalnya, microcale bisa dipasang tidak saja melalui menara-menara, tetapi juga di atas gedung-gedung, juga di tiang-tiang listrik bahkan di lampu-lampu lalu lintas," tandasnya.
 
Menteri Johnny menegaskan dengan dibutuhkan suatu regulasi, maka pembangunan infrastruktur TIK tidak menjadi tumpang tindih dan sudah berada dalam rencana dan tata kota yang baik. Sehingga disamping kenyamanan dan keasrian kota tetap terjaga, di saat yang sama teknologi 5G dan 4G bisa berkembang.
 
Teknologi 5G Fondasi Ideologi Pancasila
 
Dalam kesempatan tersebut Menteri Johnny mengingatkan arahan Presiden Joko Widodo pada peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021 lalu, bahwa  pembangunan infrastruktur teknologi 5G harus memperhatikan dampaknya.
 
"Harus kita perhatikan dampaknya dan kita mitigasi resikonya, agar deploy atau penerapan 5G di Indonesia bermanfaat untuk kepentingan bangsa, rakyat dan masyarakat kita.
 
Secara spesifik Presiden juga mengingatkan mengenai teknologi 5G yang kecepatannya mencapai 20 sampai 100 kali itu jangan sampai di hilirnya mengganggu. 
 
"Kalau pemerintah membuat regulasi, mengambil bagian bersama-sama operator seluler membangun ICT infrastruktur di sisi hulu upstream, maka kita juga harus memastikan di sisi hilir, di downstream agar pemanfaatan teknologi baru ini berguna bagi kita. Jangan menjadi tempat berkembangnya radikalisme, jangan menjadi tempat berkembangnya transnational ideology yang menabrak ideologi bangsa kita," tandasnya.
 
Menteri Johnny mengaskan bahwa teknologi 5G harus menjadi fondasi bangsa yang kuat untuk mengimplementasikan, menghadirkan dan membumikan ideologi Pancasila di dalam hati dan kehidupan keseharian masyarakat.
 
Dukung Aspek Ekonomi Digital
 
Menurut Menteri Johnny, pembangunan infrastruktur TIK juga harus didukung di sisi hilir dengan pemanfaatan teknologi digital yang begitu berkembang untuk kepentingan masyarakat dari berbagai aspek ekonomi digital, termasuk e-commerce.
 
"Jangan sampai  kita membangun 5G, tetapi hilirnya dikuasai oleh teknologi atau kepentingan yang bukan kepentingan Indonesia," ujarnya.
 
Menkominfo memastikan bahwa digital ekonomi, digital culture, digital society dan digital government, serta berbagai ekosistem digital lainnya harus dikuasai dalam negeri.
 
Bahkan sampai kepada human to human, human to machine, dan machine to machine communcation harus kita gunakan untuk manfaat kita sebagai bangsa," imbuhnya.
 
Dalam kegiatan tersebut, Menteri Johnny Didampingi Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika; Ismail, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika; Ahmad Ramli, dan Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi, dan juga hadir Anggota Komisi I DPR-RI Muhammad Farhan.
 
Selain itu, turut hadir Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Wakil Walikota Surakarta Teguh Prakosa, Komisaris Utama PT. Telkomsel Wishnutama Kusubandolio, Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam, dan jajaran komisaris PT. Telkomsel.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tiga raksasa teknologi cetak laba gabungan lebih dari Rp700 triliun
Rabu, 28 Juli 2021 - 14:37 WIB
Apple, Microsoft, dan Google Alphabet melaporkan keuntungan gabungan lebih dari 50 miliar dolar AS a...
Pegasus perangkat pengintai pejabat negara via WhatsApp
Minggu, 25 Juli 2021 - 13:02 WIB
Pegasus belakangan ini menjadi perbincangan masyarakat dunia. Bahkan, Presiden Prancis Emmanuel Macr...
Terapkan digitalisasi perizinan, Menkominfo: Tahun 2020 PNBP capai Rp25,5 triliun
Jumat, 16 Juli 2021 - 15:37 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menerapkan layanan perizinan terintegrasi secara digita...
Kominfo dan OJK ingatkan masyarakat waspadai `fintech` bodong
Kamis, 15 Juli 2021 - 16:37 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Asosi...
Kedepankan pelayanan publik digital dalam masa pandemi
Kamis, 15 Juli 2021 - 12:15 WIB
Birokrasi diciptakan sebagai upaya pelaksanaan administrasi dalam pelayanan publik.
 Tingkatkan kualitas konektivitas digital, Menteri Johnny: Kominfo mulai refarming di 9 klaster
Rabu, 14 Juli 2021 - 19:10 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika akan memulai penataan ulang (refarming) Pita Frekuensi Radio ...
BMKG perkuat sistem peringatan dini dengan teknologi HPC terkini
Sabtu, 10 Juli 2021 - 15:48 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan meningkatkan super komputer yang ada denga...
Simultan bangun infrastruktur digital, Menkominfo target 200 ribu masyarakat NTT terliterasi
Senin, 28 Juni 2021 - 20:14 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika mempercepat pembangunan infrastruktur digital di Indonesia, p...
OJK: Adopsi cloud untuk fintech perlu dibarengi manajemen risiko
Senin, 28 Juni 2021 - 18:57 WIB
Kepala Eksekutif Group Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Triyono Gani mengatakan...
 Menkominfo imbau penerima dan penyelenggara vaksinasi lindungi data pribadi
Jumat, 25 Juni 2021 - 22:06 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengimbau setiap penyelenggara vaksinasi dapat m...
Live Streaming Radio Network