NASA siapkan dua misi untuk pahami kondisi iklim Venus
Elshinta
Jumat, 04 Juni 2021 - 07:45 WIB |
NASA siapkan dua misi untuk pahami kondisi iklim Venus
Sebuah pesawat terbang di bawah lapisan awan tipis dan planet Venus (kanan) yang bergerak melewati matahari terlihat melalui coelostat di Observatorium Griffith di Los Angeles (5/6/2012). (ANTARA/REUTERS/Gene Blevins/aa.)

Elshinta.com - NASA menyiapkan dua misi mereka, DAVINCI+ dan VERITAS untuk memahami bagaimana kondisi iklim Planet Venus dapat berubah seperti "neraka" padahal memiliki banyak kesamaan karakteristik seperti Bumi.

“Kami menghidupkan kembali program sains planet kami dengan eksplorasi intens dunia yang belum pernah dikunjungi NASA selama lebih dari 30 tahun,” kata Administrator Asosiasi untuk Sains NASA Thomas Zurbuchen dalam keterangan pers dikutip dari situs NASA, Kamis (3/6).

Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional milik Amerika Serikat itu memilih misi Deep Atmosphere Venus Investigation of Noble gases, Chemistry, and Imaging (DAVINCI+), yang akan mengukur komposisi atmosfer Planet Venus untuk memahami bagaimana itu terbentuk dan berevolusi, serta menentukan apakah planet tersebut pernah memiliki laut.

Selain itu, mereka juga akan menjalankan misi Venus Emissivity, Radio Science, InSAR, Topography dan Spectroscopy (VERITAS), yang akan memetakan permukaan Venus untuk menentukan sejarah geologi planet dan memahami kenapa itu terbentuk sangat berbeda dengan Bumi.
 

NASA memberikan sekitar 500 juta dolar untuk pengembangan setiap misi tersebut. Masing-masing diharapkan dapat diluncurkan dalam jangka waktu 2028-2030.

Zurbuchen mengatakan mereka menggunakan teknologi mutakhir yang telah dikembangkan dan disempurnakan NASA selama bertahun-tahun dalam misi dan program teknologi untuk memahami bagaimana planet yang mirip Bumi tersebut kini menjadi "rumah kaca".

Misi tersebut bukan hanya memahami evolusi planet dan kelayakhuniannya di Tata Surya, tetapi lebih dari batasan itu hingga ke ekstrasurya, arena penelitian yang menarik dan baru muncul untuk NASA.

Ilmuwan Program Discovery NASA Tom Wagner mengatakan mengejutkan bagaimana sedikit sekali mengetahui tentang Venus, tetapi hasil kombinasi dari misi tersebut akan memberitahu tentang planet tersebut dari mulai awan di langitnya hingga gunung-gungung api di permukaan hingga ke inti planet tersebut.

"Itu akan seperti kita menemukan kembali planet tersebut," ujar Wagner.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Jadi kampus digital, Menkominfo: STMM Yogyakarta siapkan SDM bertalenta digital
Sabtu, 31 Juli 2021 - 20:23 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan Sekolah Tinggi Multimedia (STMM) MMTC Yogyakarta m...
Micromine gelar kompetisi mahasiswa secara virtual
Jumat, 30 Juli 2021 - 22:23 WIB
Adanya pandemi covid19 tidak menyurutkan langkah MICROMINE untuk menyelenggarakan agenda tahunan, ya...
Rusia denda Google 3 juta rubel karena langgar UU data pribadi
Jumat, 30 Juli 2021 - 09:58 WIB
Rusia pada hari Kamis (29/7) mendenda Google sebesar 3 juta rubel (sekira 41.017 dolar AS) karena me...
Tiga raksasa teknologi cetak laba gabungan lebih dari Rp700 triliun
Rabu, 28 Juli 2021 - 14:37 WIB
Apple, Microsoft, dan Google Alphabet melaporkan keuntungan gabungan lebih dari 50 miliar dolar AS a...
Pegasus perangkat pengintai pejabat negara via WhatsApp
Minggu, 25 Juli 2021 - 13:02 WIB
Pegasus belakangan ini menjadi perbincangan masyarakat dunia. Bahkan, Presiden Prancis Emmanuel Macr...
Terapkan digitalisasi perizinan, Menkominfo: Tahun 2020 PNBP capai Rp25,5 triliun
Jumat, 16 Juli 2021 - 15:37 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menerapkan layanan perizinan terintegrasi secara digita...
Kominfo dan OJK ingatkan masyarakat waspadai `fintech` bodong
Kamis, 15 Juli 2021 - 16:37 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Asosi...
Kedepankan pelayanan publik digital dalam masa pandemi
Kamis, 15 Juli 2021 - 12:15 WIB
Birokrasi diciptakan sebagai upaya pelaksanaan administrasi dalam pelayanan publik.
 Tingkatkan kualitas konektivitas digital, Menteri Johnny: Kominfo mulai refarming di 9 klaster
Rabu, 14 Juli 2021 - 19:10 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika akan memulai penataan ulang (refarming) Pita Frekuensi Radio ...
BMKG perkuat sistem peringatan dini dengan teknologi HPC terkini
Sabtu, 10 Juli 2021 - 15:48 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan meningkatkan super komputer yang ada denga...
Live Streaming Radio Network