Di balik pesona dinamis kaus dari masa ke masa
Elshinta
Sabtu, 05 Juni 2021 - 11:07 WIB |
Di balik pesona dinamis kaus dari masa ke masa
Ilustrasi kaus (ANTARA/HO)

Elshinta.com - T-shirt atau kaus lengan pendek telah memiliki tempat tersendiri sebagai staple piece yang wajib melengkapi lemari pakaian.
Konsepnya yang terus berubah seiring beragam evolusi signifikan di berbagai era.

T-shirt diciptakan pertama kali diciptakan oleh William Cotton pada tahun 1864, saat ia mendeklarasikan penemuan mesin rajut komersil, diikuti iklan pertama t-shirt sebagai pakaian dalam, eksperimen terhadap long john oleh sekelompok penjahit di abad ke-19.

Novelis legendaris F. Scott Fitzgerald menemukan nama "t-shirt" untuk menjuluki kaus lengan pendek tersebut dan menempatkan t-shirt sebagai item pakaian kasual yang ikonis dan kerap menjadi andalan.

Sejarah T-Shape
Di abad pertengahan antara abad ke-5 hingga akhir abad 15­, t-shirt masih menggunakan material wol dan linen yang yang dianggap sebagai pakaian dalam dengan bentuk yang memanjang di bagian belakang yang bertahan hingga kegunaannya bergeser saat t-shirt versi William Cotton, diterima oleh khalayak luas terutama pekerja yang membutuhkan pakaian nyaman untuk dipakai saat hari libur.

Mark Zuckerberg, Co. Founder & CEO Facebook Inc (ANTARA/HO)

Pada 1904, perusahaan pakaian dalam Cooper, meluncurkan iklan komersial t-shirt dengan konsep before and after. Menampilkan model pria yang mengenakan crew neck t-shirt, menegaskan sisi praktikal dan kelebihan dari garmen nyaman yang tak lama diadaptasi oleh angkatan laut Amerika, yang mewajibkan perwira mengenakan t-shirt saat berseragam.

Kendati demikian, Cooper bukanlah nama pembentuk gaya simpel t-shirt yang diselebrasi hingga hari ini. Melainkan eksperimen para penjahit berupa eksplorasi material pada long john. T-shirt nyaman yang dapat meregang dengan praktis diantara kepala dan tangan, hingga menampilkan bentuk T yang istimewa.

Hal tersebut menjadi sumbu dari pergeseran t-shirt yang semula adalah pakaian dalam menjadi outerwear.

Semenjak Oxford Dictionary menyatakan F. Scott Fitzgerald sebagai sosok pertama yang menggunakan istilah t-shirt, yang termuat pada novel karyanya "This Side of Paradise" karangannya, diikuti Merriam-Webster, momen ini menjadi jejak awal t-shirt menjadi fashion item esensial terutama era kini.

Kanye West (ANTARA/HO)

Dimulai pada era tahun 1950-an, lewat industri layar lebar dimana pada film "Streetcar Named Desire" dan "Rebel With A Cause", aktor Marlon Brando dan James Dean mengenakan t-shirt putih polos pada sederet scene ikonis. Begitu pula di masa Madonna menjadi pop icon di tahun 80-an yang memadukan white t-shirt dengan rok bermotif tartan.
 
Modern Age Uniform
T-shirt mengalami pergeseran lainnya di era modern yang menekankan kegunaan sebenarnya dari mengenakan sebuah t-shirt, yaitu kenyamanan yang merupakan akar dari terciptanya garmen radikal ini.

Digitalisasi di berbagai sisi kehidupan, mendorong manusia lebih cakap untuk mengolah waktu, juga mengikuti perkembangan zaman yang terus berjalan. Dan di saat yang sama, era digital memberi akses tentang ilmu psikologi yang luas. Karena itu, pakaian dianggap sebagai instrumen yang mempengaruhi kualitas dari aktivitas seseorang setiap harinya. Tubuh diharuskan merasakan kenyamanan utuh pakaian.

Tokoh penting dunia seperti Mark Zuckerberg, Co. Founder & CEO Facebook Inc., mengenakan t-shirt di berbagai kesempatan penting seperti konferensi, presentasi peluncuran produk, bahkan menyambut tamu penting di kantor nya yang megah di Menlo Park, California.

T-shirt merupakan ciri khas dari Zuckerberg yang membawa pesan positif, bahwa kesuksesan tidak diukur dari tampilan luar dan justru di era modern, pakaian sederhana identik dengan figur berpengaruh yang memiliki kontrol secara tidak langsung terhadap masyarakat global.

Selain itu, figur berbakat yang adalah pengusaha, seniman, dan desainer, Kanye West, juga mengadopsi t-shirt pada rutinitasnya. Ia setia dengan semangat streetwear yang membuatnya terus mengandalkan oversized t-shirt dengan potongan lengan di atas siku.

Cara berbagai figur di berbagai era menikmati pesona dari t-shirt turut menginspirasi Uniqlo dalam menghadirkan beragam t-shirtdengan kualitas dan ciri khas yang menjadi pesona dari setiap potongan t-shirt pada koleksi Uniqlo T-Shirt.

Barisan Uniqlo T-Shirt pada koleksi pria, memiliki pesona ultra-modern dan elegan dengan jiwa sporty yang terselip diantaranya U AIRism Cotton Oversized Crew Neck H/S T-Shirt yang memiliki potongan oversized dari material yang halus dan mudah kering. U Crew Neck S/S T-Shirt, t-shirtyang terasa spesial ketika dikenakan ini, di desain di Paris di bawah arahan Christophe Lemaire yang memutuskan untuk memilih material katun yang lebih tebal sehingga terlihat sturdy, timeless dan premium secara bersamaan.

Sedangkan untuk koleksi wanita, Uniqlo T-Shirt terdiri dari W’s AIRIsm Cotton U Crew Neck Oversized S/S T-Shirt yang menghadirkan keseimbangan antara fungsi dan desain, W’s U Crew Neck S/S T-Shirt dengan katun jersey yang tahan lama dan mempertahankan sebuah bentuk yang berkarakter.

W’s Smooth Cotton French Sleeves T-Shirt yang adalah t-shirt elegan berpotongan rileks yang memberikan aksen drape dan potongan lengan gaya french yang indah yang juga dimiliki oleh W’s Drape Crew Neck S/S T-Shirt yang terbuat dari katun dengan efek kilau yang dapat dipadukan dengan apa pun namun tetap terlihat menawan dan anti kusut, demikian dikutip dari siaran pers pada Sabtu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Siaran palsu Olimpiade berupaya curi data pengguna
Senin, 26 Juli 2021 - 12:16 WIB
Olimpiade Musim Panas Tokyo 2021 tidak luput dari agenda para penjahat siber, yang ingin mencuri dat...
Kominfo bagikan cara menonton siaran televisi digital
Sabtu, 24 Juli 2021 - 15:02 WIB
Beberapa daerah di Indonesia sudah atau akan mendapatkan siaran televisi teresterial di rumah dalam ...
Bisnis cryptocurrency di kalangan milienial, bisa raup miliaran rupiah, lho!
Kamis, 22 Juli 2021 - 12:46 WIB
Perjalanan hidup seseorang memang tidak bisa ditebak. Seperti halnya anak muda kelahiran 9 Juli 1999...
Jeff Bezos terbang ke luar angkasa
Rabu, 21 Juli 2021 - 09:49 WIB
Miliuner Jeff Bezos sukses menyelesaikan penerbangan ke luar angkasa dengan pesawat ulang-alik New S...
Menkeu apresiasi fitur ekonomi digital permudah masyarakat bayar pajak
Rabu, 14 Juli 2021 - 09:29 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan apresiasi layanan dan fitur ekonomi digital yang dikembangka...
Clubhouse dan TED kolaborasi untuk program audio eksklusif
Selasa, 13 Juli 2021 - 09:23 WIB
Platform audio sosial Clubhouse dan platform konten daring TED, berkolaborasi dalam sebuah rangkaian...
realme Watch 2 Pro, penunjang hidup sehat saat pandemi
Minggu, 11 Juli 2021 - 13:15 WIB
Jam tangan pintar menjadi salah satu gawai primadona di masa pandemi ini, menawarkan fitur-fitur unt...
IKYK-Rabbani.co ajak pencinta mode berbagi lewat fesyen
Minggu, 11 Juli 2021 - 10:00 WIB
Lini pakaian siap pakai IKYK (I Know You Know) dan jenama modest wear Rabbani.co berkolaborasi dal...
Pinterest larang semua iklan terkait penurunan berat badan
Senin, 05 Juli 2021 - 10:23 WIB
Platform media sosial Pinterest mengucapkan selamat tinggal pada iklan penurunan berat badan. Aturan...
Pra-registrasi game Marvel Future Revolution dibuka
Kamis, 01 Juli 2021 - 17:23 WIB
Netmarble dan Marvel Entertainment membuka pra-pendaftaran secara global untuk game mobile Marvel ...
Live Streaming Radio Network