Kenali penyebab mabuk perjalanan, dan cara mencegahnya
Elshinta
Selasa, 08 Juni 2021 - 12:28 WIB |
Kenali penyebab mabuk perjalanan, dan cara mencegahnya
Ilustrasi

Elshinta.com - Mabuk perjalanan saat menumpang mobil bisa mendera siapa saja, terutama anak-anak, wanita hamil dan kalangan lanjut usia. Meski tak berbahaya, namun mabuk perjalanan tentu mengganggu kondisi fisik orang yang mengalaminya, karena akan cepat lelah karena mengalami pusing, keringat dingin, bahkan muntah. Kondisi tersebut juga mengganggu penumpang lain di dalam kendaraan.

Auto2000 dalam siaran pers, dikutip Selasa, menyebut bahwa mabuk perjalanan terjadi akibat otak tidak mampu menerima dengan baik campuran sinyal dari beberapa anggota tubuh dalam perjalanan. Ditambah, telinga bagian dalam yang berisi cairan untuk mengatur keseimbangan tubuh merasakan guncangan ketika kendaraan melaju.

Dalam kondisi tertentu, otak tidak mampu memproses dengan baik sinyal-sinyal yang berbeda dan membuat kerja otak menjadi kacau sehingga timbul keluhan mabuk perjalanan.

Faktor pemicu mabuk perjalanan di antaranya adalah kurang istirahat, perubahan hormonal karena kondisi-kondisi tertentu seperti sedang menstruasi, hamil, atau menggunakan pil KB. Lainnya adalah bermain gawai atau membaca buku di dalam kendaraan, menderita gangguan keseimbangan tubuh seperti migrain, dan memiliki riwayat mabuk perjalanan.

“Mabuk perjalanan tidaklah berbahaya, namun akan membuat yang mengalami merasa tidak nyaman dan mengganggu penumpang lainnya. Oleh karenanya, lakukan langkah pencegahan agar tidak terkena mabuk perjalanan. Termasuk menjaga kondisi mobil supaya tetap prima dengan melakukan servis berkala," kata Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000.

Cara cegah mabuk perjalanan

Penumpang Mobil

Hindari konsumsi makanan berat sebelum perjalanan dan utamakan camilan sehingga perut tidak mudah mual saat menerima guncangan di jalan.

Pilih posisi duduk yang membuat mata leluasa memandang lurus searah jalan atau posisi duduk yang minim guncangan. Misalnya, duduk di samping sopir dan tidak duduk menghadap ke samping atau belakang.

Usahakan cukup beristirahat sebelum mulai berpergian. Hindari minuman beralkohol dan konsumsilah air putih atau minuman segar, misalnya jus buah. Jangan membaca buku atau menatap layar gawai saat kendaraan sedang melaju karena otak sulit mencerna semua informasi ketika bergerak.

Saat merasa tidak enak badan, pusing, atau mual, usahakan untuk segera membaringkan diri dan memejamkan mata sampai gejala mereda. Untuk yang mempunyai riwayat mabuk perjalanan, sebaiknya meminum obat anti mabuk yang banyak dijual sebelum naik mobil.

Perawatan Mobil

Beberapa orang sensitif terhadap bau tertentu, bahkan parfum mobil sekalipun. Hindari memasang parfum mobil yang memiliki aroma menyengat dan makanan atau minuman beraroma kuat seperti buah durian.

Selain itu, jaga kondisi kabin mobil agar selalu bersih untuk mencegah bau tidak sedap yang dapat membuat penumpang merasa kurang nyaman.

AC yang sejuk dan bersih mampu memberikan rasa nyaman bagi penghuni kabin. Pastikan kondisi filter kabin selalu resik supaya tidak ada bau aneh dari udara yang diembuskan oleh AC mobil.

Guncangan berlebih pada mobil juga dapat memicu mabuk perjalanan. Oleh sebab itu, pastikan mesin mobil selalu dalam kondisi prima sehingga mobil dapat melaju dengan mulus.

Termasuk pula pastikan kondisi sistem suspensi seperti shock absorber selalu dalam kondisi optimal untuk meredam guncangan mobil dan mencegah penumpang bergerak tidak terkendali.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BPOLBF sebut tol listrik Flores dapat menunjang pariwisata Labuan Bajo 
Senin, 02 Agustus 2021 - 18:45 WIB
Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina menilai h...
Objek wisata di Kulon Progo siap dibuka kembali
Minggu, 25 Juli 2021 - 18:46 WIB
Seluruh objek wisata di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta,  yang dikelola pemerinta...
Sehari di Lombok; belanja tenun di Sade, senja di bukit Merese
Minggu, 11 Juli 2021 - 15:15 WIB
Satu hari tidaklah cukup untuk menyambangi tempat-tempat indah nan menarik di pulau Lombok. Namun bi...
Wana Wisata Prataan ditutup sementara antisipasi penyebaran Covid-19
Minggu, 04 Juli 2021 - 21:56 WIB
Wana Wisata Prataan di Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur yang biasa dikunjungi ribuan...
Geopark Tambora masuk nominator UNESCO Global Geopark
Minggu, 04 Juli 2021 - 17:35 WIB
Geopark Nasional Tambora yang berlokasi di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat masuk dalam nominator ...
Bantul cegah wisatawan masuk masa PPKM Darurat
Minggu, 04 Juli 2021 - 16:56 WIB
Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan pengawasan di pintu masuk kawasan...
Poldasu siap amankan destinasi wisata Danau Toba
Minggu, 04 Juli 2021 - 11:14 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara terus mendorong percepatan kawasan Danau Toba Sumut sebagai...
Objek wisata Tanah Lot ditutup selama PPKM darurat
Sabtu, 03 Juli 2021 - 17:56 WIB
Seluruh kawasan objek wisata di Pulau Bali ditutup selama PPKM darurat di Jawa-Bali pada 3-20 Juli ...
PPKM Darurat, besok Wisata Batu tutup  
Jumat, 02 Juli 2021 - 18:57 WIB
Pemerintah Kota Batu, Malang, Jawa Timur memastikan penerapan PPKM Darurat Jawa Bali yang akan berla...
Pengembangan Danau Toba harus seiring peningkatan SDM
Senin, 28 Juni 2021 - 16:24 WIB
Pengembangan kawasan Danau Toba yang belakangan ini digiatkan pemerintah guna menarik lebih banyak w...
Live Streaming Radio Network