Bappenas prediksi sampah makanan capai 112 juta ton/tahun pada 2024
Elshinta
Rabu, 09 Juni 2021 - 15:35 WIB |
Bappenas prediksi sampah makanan capai 112 juta ton/tahun pada 2024
Ilustrasi

Elshinta.com - Kementerian PPN/ Bappenas memprediksi sampah makanan atau timbulan akibat food loss and waste (FLW) dapat mencapai 112 juta ton per tahun atau 344 kilogram/kapita/tahun.

“Tanpa adanya intrervensi kebijakan, kita melakukan business as usual, bisa mencapai 112 juta ton per tahun. Itu artinya (FLW per kapita) 1 kilogram per hari,” kata Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/ Bappenas, Arifin Rudiyanto dalam webinar di Jakarta, Rabu.

Arifin menyebut berdasarkan studi Economist Intelligence Unit, Indonesia merupakan negara terbesar kedua penghasil makanan di dunia dan menghasilkan hampir 300 kilogram sampah makanan per orang per hari di setiap tahunnya. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sebanyak 44 persen timbulan sampah Indonesia pada 2018 merupakan sampah makanan.

Kajian Food loss and waste di Indonesia pada 2000-2019 timbulan FLW mencapai 23-48 juta ton per tahun atau setara 115-184 kilogram/kapita/tahun. Hal tersebut berdampak pada emisi total gas rumah kaca yang mencapai 1.702,9 Mega ton CO2-ek. Kehilangan ekonomi yang mencapai Rp213-551 triliun per tahun atau setara dengan 4-5 persen PDB Indonesia. Serta dampak dari sisi sosial berupa kehilangan kandungan energi yang setara dengan porsi makan 61 hingga 125 juta orang atau 29-47 persen populasi Indonesia.

Timbulan tersebut, lanjut Arifin, berasal dari lima tahap rantai pasok pangan dengan timbulan terbesar terjadi pada tahap konsumsi sebanyak 31,80 persen. Sementara, berdasarkan jenis pangan terjadi di sektor tanaman pangan kategori padi-padian dengan persentase 62,8 persen.

“Intinya dari seluruh sayur-sayuran yang dikonsumsi lebih banyak yang terbuang daripada yang dikonsumsi,” tutur Arifin.

Arifin membeberkan lima penyebab dan pendorong FLW di Indonesia, yakni kurangnya implementasi good handling practice, kualitas ruang penyimpanan yang kurang optimal, standar kualitas pasar dan preferensi konsumsi, lalu kurangnya edukasi pekerja pangan dan konsumen, serta kelebihan porsi dan perilaku konsumen.

Lebih lanjut Arifin, timbulan tersebut dapat ditekan dengan skenario strategi pengelolaan food loss and waste (FLW). Bappenas memprediksi melalui pengelolaan FLW, diestimasikan dapat menurunkan total FLW sampai 55,88 persen atau dapat ditekan pada angka 49 juta ton per tahun atau 166 kilogram/kapita/tahun pada tahun 2045.

“Dengan asumsi skenario strategi pengelolaan FLW, pada 2030 Indonesia dapat memenuhi target SDG 12.3 penurunan food waste sebesar 50 persen jika per tahunnya rata-rata dapat menurunkan timbulan FW sebesar 2,83 persen,” jelas Arifin.

Adapun strategi pengelolaan FLW di Indonesia terdiri dari perubahan perilaku, pembenahan penunjang sistem pangan, penguatan regulasi dan optimalisasi pendanaan, pemanfaatan FLW, serta pengembangan kajian dan pendataan FLW.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gubernur Riau : Warga buka lahan dengan membakar bisa dijerat hukum
Minggu, 25 Juli 2021 - 21:38 WIB
Gubernur Riau Syamsuar mengingatkan kepada warganya untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, ...
CSO surati 8 CEO e-commerce minta tidak gunakan plastik sekali pakai
Jumat, 23 Juli 2021 - 14:30 WIB
Sejumlah organisasi masyarakat sipil (CSO) dan kolaborator gerakan Pawai Bebas Plastik 2021 menyurat...
Balai Besar KSDA Papua terima translokasi 51 satwa dilindungi dari KSDA Sulut 
Kamis, 15 Juli 2021 - 15:06 WIB
Balai Besar KSDA Papua kembali menerima translokasi satwa sejumlah 51 ekor jenis aves dan mamalia. T...
BKSDA Aceh lepas satwa liar jenis Kukang Sumatera
Selasa, 13 Juli 2021 - 19:57 WIB
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melalui Resor Konservasi Wilayah 11 Aceh Utara Seksi ...
Danrem 101/Ant: Penanaman satu juta pohon untuk pelestarian lingkungan
Sabtu, 10 Juli 2021 - 12:12 WIB
Revolusi hijau atau penanaman pohon merupakan sebuah upaya untuk pelestarian lingkungan dan juga unt...
KKP siapkan klaim kerugian terkait rusaknya terumbu karang Raja Ampat
Jumat, 09 Juli 2021 - 10:00 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan skema klaim kerugian atas kerusakan ekosistem te...
KKP serahkan bantuan Rp199,57 juta untuk konservasi di Serang
Kamis, 08 Juli 2021 - 11:58 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerahkan bantuan kepada dua kelompok masyarakat di Seran...
 Tekan penyebaran Covid-19, Kelurahan Burengan gelar lomba kebersihan berhadiah Rp25 juta
Sabtu, 03 Juli 2021 - 15:04 WIB
Penularan Covid-19 di wilayah Kota Kediri, Jawa Timur kian hari semakin masif. Melihat kondisi sepe...
Hindari plastik wadah makanan dan solusi berkelanjutan
Sabtu, 03 Juli 2021 - 12:55 WIB
Masalah sampah plastik menjadi perhatian masyarakat seluruh dunia, untuk berkontribusi dalam mengura...
Balai Gakkum KLHK tetapkan tersangka pemilik kayu olahan ilegal
Jumat, 02 Juli 2021 - 10:34 WIB
Balai Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (GAKKUM KLHK) Kalimantan Seksi Wil...
Live Streaming Radio Network