Dukung program ekonomi hijau Jokowi, PT KHE bangun PLTA di Kaltara 
Elshinta
Kamis, 10 Juni 2021 - 12:35 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Dukung program ekonomi hijau Jokowi, PT KHE bangun PLTA di Kaltara 
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menegaskan tengah fokus mengembangkan ekonomi hijau (green economy), termasuk di dalamnya kawasan industri hijau (green industrial park).  

PT Kayan Hydro Energy (KHE) sejalan dengan langkah Jokowi tersebut dengan melaksanakan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kalimantan Utara. 

Sebelumnya, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbang) Tahun 2021, 4 Mei 2021 di Istana Negara, Jokowi menekankan pentingnya pembangunan industri hijau  ramah lingkungan. Energi listrik yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan kawasan industri hijau tersebut juga berasal dari energi baru terbarukan (EBT). 

Direktur Operasional KHE Khaeroni mengatakan telah melakukan berbagai hal terkait elektrifikasi untuk kebutuhan industri maupun pelabuhan.  

"Sejak sepuluh tahun silam, kami sudah memulai apa yang diutarakan Presiden Jokowi. Studi teknis, sosial, ekonomi, budaya, serta sosialiasi dan proses perizinan untuk pembangunan PLTA sudah selesai," ujarnya, Selasa (9/6)  
Bahkan, lanjut Khaeroni, KHE sudah mendapat peringkat 5A3 dari Dun & Bradstreet. Sejak 2019 KHE sudah melakukan pekerjaan pra-konstruksi dan tahun ini KHE telah menyiapkan kegiatan awal infrastruktur penunjang konstruksi untuk pembangunan PLTA Kayan Cascade yang berpotensi menghasilkan daya listrik sebesar 9.000 megawatt. 

Yang sudah dilakukan KHE antara lain pekerjaan pembuatan jalan dari jalan pemerintah daerah menuju ke lokasi fasilitas umum sepanjang 4,2 kilometer. Selain itu, proyek dan pembuatan jalan dari fasilitas umum menuju PLTA Kayan Cascade sejauh 7 kilometer. 

KHE juga telah melakukan pengiriman peralatan proyek, pembangunan gudang penyimpanan bahan peledak untuk memudahkan pekerjaan, dan masih banyak kegiatan lainnya. Setelah pembangunan gudang bahan peledak selesai, KHE berencana untuk segera melakukan pekerjaan peledakan pembuatan jalan menuju lokasi bendungan. Kegiatan ini dilakukan di luar wilayah hutan. 

"Karena Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) sedang menunggu penetapan oleh instansi terkait. Kewa- jiban dan proses kelengkapannya sudah terpenuhi dan secara prinsip sudah disetujui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), tetapi masih menunggu penetapan,” tandasnya. 

Nilai investasi KHE untuk PLTA ini mencapai 17,8 miliar dollar AS. Angka ini belum termasuk pembiayaan infrastruktur dan pengembangan industri. 

"Kami berharap proyek pembangunan PLTA ini berjalan optimal sehingga nantinya sumber daya listrik yang besar ini dapat terintegrasi dengan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi," imbuhnya. 

Di kawasan industri tersebut, PT Indonesia Strategis Industri (ISI) sebagai mitra sinergi KHE juga tengah melakukan berbagai kegiatan lapangan, termasuk pembebasan lahan.  

“Kami sudah mendapatkan izin, dan kami sedang melakukan pembebasan lahan sekitar 1.500 hektar untuk tahun ini dan akan dilanjutkan hingga mencapai 5.000 hektar. Setelah pembebasan lahan selesai, tahun depan kami melanjutkan dengan tahapan pema- tangan lahan, yakni berupa penimbunan, pemadatan, dan sebagainya,” pungkasnya.

 Kala itu Jokowi berharap, tenaga air (hydro power) yang ada di Sungai Kayan, Kalimantan Utara, dapat dimanfaatkan secara maksimal. Sumber energi ini akan menghasilkan energi hijau, snergi baru terbarukan. 

Jokowi kembali menegaskan keinginannya itu pada KTT P4G (Partnering for Green Growth and Global Goals 2030) secara virtual, Minggu (30/5). Menurut Jokowi, Indonesia sedang mengembangkan industri hijau terbesar di dunia di Kalimantan Utara yang berpotensi besar dalam pengembangan energi terbarukan.

 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gubernur Riau : Warga buka lahan dengan membakar bisa dijerat hukum
Minggu, 25 Juli 2021 - 21:38 WIB
Gubernur Riau Syamsuar mengingatkan kepada warganya untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, ...
CSO surati 8 CEO e-commerce minta tidak gunakan plastik sekali pakai
Jumat, 23 Juli 2021 - 14:30 WIB
Sejumlah organisasi masyarakat sipil (CSO) dan kolaborator gerakan Pawai Bebas Plastik 2021 menyurat...
Balai Besar KSDA Papua terima translokasi 51 satwa dilindungi dari KSDA Sulut 
Kamis, 15 Juli 2021 - 15:06 WIB
Balai Besar KSDA Papua kembali menerima translokasi satwa sejumlah 51 ekor jenis aves dan mamalia. T...
BKSDA Aceh lepas satwa liar jenis Kukang Sumatera
Selasa, 13 Juli 2021 - 19:57 WIB
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melalui Resor Konservasi Wilayah 11 Aceh Utara Seksi ...
Danrem 101/Ant: Penanaman satu juta pohon untuk pelestarian lingkungan
Sabtu, 10 Juli 2021 - 12:12 WIB
Revolusi hijau atau penanaman pohon merupakan sebuah upaya untuk pelestarian lingkungan dan juga unt...
KKP siapkan klaim kerugian terkait rusaknya terumbu karang Raja Ampat
Jumat, 09 Juli 2021 - 10:00 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan skema klaim kerugian atas kerusakan ekosistem te...
KKP serahkan bantuan Rp199,57 juta untuk konservasi di Serang
Kamis, 08 Juli 2021 - 11:58 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerahkan bantuan kepada dua kelompok masyarakat di Seran...
 Tekan penyebaran Covid-19, Kelurahan Burengan gelar lomba kebersihan berhadiah Rp25 juta
Sabtu, 03 Juli 2021 - 15:04 WIB
Penularan Covid-19 di wilayah Kota Kediri, Jawa Timur kian hari semakin masif. Melihat kondisi sepe...
Hindari plastik wadah makanan dan solusi berkelanjutan
Sabtu, 03 Juli 2021 - 12:55 WIB
Masalah sampah plastik menjadi perhatian masyarakat seluruh dunia, untuk berkontribusi dalam mengura...
Balai Gakkum KLHK tetapkan tersangka pemilik kayu olahan ilegal
Jumat, 02 Juli 2021 - 10:34 WIB
Balai Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (GAKKUM KLHK) Kalimantan Seksi Wil...
Live Streaming Radio Network