BPDPKS siap libatkan petani dalam rantai pasok biodisel
Elshinta
Jumat, 11 Juni 2021 - 13:57 WIB |
BPDPKS siap libatkan petani dalam rantai pasok biodisel
Petani sawit membawa TBS sawit (ANTARA/Dedi)

Elshinta.com - Pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) siap melibatkan petani atau pekebun kelapa sawit dalam rantai pasok biodisel untuk menjaga keberlanjutan program energi baru dan terbarukan (EBT) melalui Mandatori Biodiesel.

Plt Kepala Divisi Lembaga Kemasyarakatan Civil Society BPDPKS, Sulthan Muhammad Yusa di Jakarta, Jumat, mengatakan kebutuhan Program Mandatori Biodiesel yang terus meningkat setiap tahun, perlu dibarengi dengan peningkatan produktivitas kebun sawit agar kebutuhan bahan baku biodiesel sawit
dapat terpenuhi pada masa mendatang.

"Ke depan BPDPKS akan mendorong Palm Oil for Renewable Energy: Next Program, yakni melibatkan petani dalam rantai pasok biodiesel sawit," katanya dalam FGD Sawit Berkelanjutan Vol 8, bertajuk "Peranan BPDPKS Mendorong Petani Kelapa Sawit Suplai Bahan Baku Biodiesel". .

Selain pengembangan biodiesel dengan teknologi Fatty Acid Methly Ester (FAME) juga sedang dikembangkan biodiesel berbasis hydrogenisasi atau kerap disebut biohidrokarbon, yang bisa menghasilkan green diesel, green gasoline, dan green fuel jet (Avtur).

Pengembangan tersebut, lanjutnya, akan melibatkan petani dan akan menggunakan teknologi yang bisa diimplementasikan dengan skala tidak besar dan menguntungkan petani kelapa sawit.

Koordinator Investasi dan Kerjasama Bioenergi Ditjen EBTKE, Kementerian ESDM, Elis Heviati mencatat, penerapan program mandatori biodiesel dilatarbelakangi Indonesia memiliki potensi produksi minyak sawit mentah (CPO) yang cukup besar yang mana pada 2020 mencapai 52 juta ton.

Upaya dalam meningkatkan ketahanan energi nasional, tambahnya, juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena dari tutupan lahan sawit seluas 16,38 juta ha sebanyak 40 persen dimiliki pekebun sawit (petani sawit).

Elis menyatakan, dalam strategi besar rencana energi nasional, pada 2030 pemerintah akan tetap mempertahankan kebijakan B30 dan memaksimalkan produksi bahan bakar nabati (BBN) dari biodiesel atau biohidrokarbon.

Ke depan pemanfaatan biofuel tiak sebatas untuk biodiesel saja, dan tidak terbatas pada pengusahaan skala besar, didorong yang berbasis kerakyatan, untuk spesifikasi menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Model kesertaan petani dalam program mandatory biodiesel bisa berupa pengembangan Pabrik Minyak Nabati Industrial (IVO) dan Bensin Sawit dengan bahan baku dari TBS Sawit raykat. Dimana Biaya produksi lebih murah 15-20% dari PKS Konvensional, harga tandan buah segar lebih stabil erta dapat dikelola oleh Koperasi/BUMD dan SNI IVO sudah terbit.

Sementara itu Ricky Amukti dari Traction Energy Asia mengatakan, menempatkan pekebun mandiri kelapa sawit dalam rantai pasok biodiesel sangat dimungkinkan, terlebih Pekebun sawit mandiri menguasai 40 persen dari total luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Dengan memasukkan pekebun sawit mandiri dalam rantai pasok produksi biodiesel, lanjutnya, akan membantu meningkatkan kesejahteraan dan memberantas kemiskinan. Termasuk, mengurangi resiko deforestasi dan menjaga hutan alam yang tersisa dan menggunakan TBS kelapa sawit yang dihasilkan dari lahan pekebun sawit mandiri dapat mengurangi emisi dari keseluruhan daur produksi biodiesel.

"Sampai saat ini kondisi rantai pasok TBS dari Petani ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) bervariasi. Panjangnya rantai pasok TBS mengurangi keuntungan petani swadaya. Dengan mandatori biodiesel ini bisa menjadi momentum dalam upaya perbaikan rantai pasok dari petani,” kata Ricky.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Serikat Petani kelapa Sawit (SPKS) Mansuetus Darto, dalam program mandatori biodiesel sawit, terdapat 18 industri memperoleh jatah untuk penyedia biodiesel yang ditetapkan oleh ESDM, untuk menjalankan program B30. Namun, sayangnya tidak ada prasyarat kemitraan dengan petani.

Menurut dia pihaknya melakukan tracking di lapangan, faktanya petani sawit swadaya tidak terhubung sama sekali dengan program mandatori biodiesel, dalam radisu 5 Km saja di sekitar wilayah produsen biodiesel petani swadaya tidak diperhatikan atau tidak diajak bermitra.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
OJK: Jumlah investor di pasar modal meningkat hingga 96 persen
Selasa, 03 Agustus 2021 - 15:24 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor di pasar modal meningkat luar biasa, yaitu seb...
 IHSG menguat ke 6.134 pada sesi I hari ini 
Selasa, 03 Agustus 2021 - 14:34 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tampil perkasa hingga akhir perdagangan sesi pertama hari i...
Mentan harap penyuluh bantu petani tingkatkan kualitas produksi
Selasa, 03 Agustus 2021 - 13:57 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo berharap seluruh Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Pe...
Mensos minta pemda aktif verifikasi-validasi data penerima bantuan sosial
Selasa, 03 Agustus 2021 - 13:45 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini pada Selasa meminta pemerintah daerah aktif melakukan verifikasi dan...
Surati Jokowi, serikat pekerja nilai privatisasi dan IPO PLN berpotensi langgar konstitusi
Selasa, 03 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Serikat Pekerja di sektor ketenagalistrikan yang terdiri dari Serikat Pekerja PT. PLN (PERSERO) atau...
Wali Kota Bandung ajak pelaku ekonomi terus berinovasi dan berkreasi di masa pandemi
Selasa, 03 Agustus 2021 - 13:05 WIB
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak seluruh elemen masyarakat terutama pelaku ekonomi unt...
Bupati Temanggung minta pabrik beli hasil panen tembakau petani
Selasa, 03 Agustus 2021 - 12:47 WIB
Bupati juga meminta industri rokok jangan berpolitik dengan pandemi, jangan memanfaatkan situasi cov...
Pemkab Cirebon hapuskan sanksi denda administrasi pembayaran pajak
Selasa, 03 Agustus 2021 - 12:18 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, Jawa Barat, memberikan penghapusan sanksi denda administrasi ...
Rupiah Selasa pagi menguat 53 poin
Selasa, 03 Agustus 2021 - 09:47 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi menguat 53 poin
IHSG Selasa dibuka menguat 11,45 poin
Selasa, 03 Agustus 2021 - 09:25 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa dibuka menguat 11,45 poin
Live Streaming Radio Network