Pemerintah: Masyarakat harus ubah mindset untuk tekan lonjakan Covid-19 di daerah
Elshinta
Jumat, 11 Juni 2021 - 20:50 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pemerintah: Masyarakat harus ubah mindset untuk tekan lonjakan Covid-19 di daerah
Sumber foto: Bayu Koosyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia Dante Saksono Harbuwono menjelaskan Pemerintah sudah mempersiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 di daerah, salah satunya edukasi dan sosialisasi agar pola pikir masyarakat tidak menjadi hambatan dalam upaya memerangi Covid-19 di tanah air.

Dante menambahkan, dalam melaksanakan upaya pengendalian Covid-19, upaya preventif itu perlu diutamakan dibandingkan dengan kuratif, karena langkah antisipatif dinilai akan lebih efektif dan efisien, serta dapat mengurangi kerugian material termasuk nyawa manusia untuk mencegah perluasan pandemi.

"Untuk daerah yang sudah mengalami kondisi ekstrem peningkatan kasus, maka yang harus dilakukan adalah memberikan support tenaga kesehatan, support fasilitas kesehatan termasuk di dalamnya obat-obatan," kata Dante dalam Dialog KPCPEN - FMB9 yang dilaksanakan secara daring seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Koosyadi, Jumat (11/6). 

Selain itu, tambahnya, perlu dilakukan mitigasi dan evaluasi serta bantuan manajemen kesehatan di daerah yang sedang mengalami lonjakan. Sementara untuk daerah yang belum mengalami lonjakan, diterapkan kebijakan PPKM Mikro, yang diberlakukan secara terus menerus sehingga kondisi aman.

"Kampanya protokol kesehatan juga digalakkan kepada masyarakat, begitu juga 3T, yaitu, tracing, testing dan treatment sehingga mencapai angka kumulatif yang ditargetkan bersama," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kudus HM. Hartopo mengatakan pihaknya sudah menerima bantuan mobil PCR yang baru mulai dioperasikan dan juga vaksin yang baru diberikan kepada masyarakat secara masif.

Hartopo tetap menghimbau kepada masyarakat agar disiplin melaksanakan protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kudus segera melandai menuju ke kondisi aman sebagaimana yang diharapkan.

"Paling gak 3M, pakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dan penekanan kepada mikro zonasi juga penting apalagi di Jawa Tengah ini ada jogo tonggo, untuk saling membantu dan saling mengingatkan dalam kondisi-kondisi berat," katanya.

Selain Kudus, Kabupaten Bangkalan Madura juga sedang menghadapi situasi yang sama. Dalam upaya menanggulangi penyebaran Covid yang tinggi di daerahnya, Kepala RSUD Bangkalan, dr. Nunuk Kristiani mengajak masyarakat Bangkalan agar mempelajari tanda-tanda atau gejala Covid-19.

"Selain itu tidak malu memeriksakan diri dan tidak menolak dilakukan testing, tracing, yang selama ini menjadi kendala besar di masyarakat. Karena tidak mau ditesting dan tracing, maka kasus ini menjadi lonjakan yang luar biasa," kata Nunuk. 

Itulah sebabnya Pemerintah melalui Kemenkes meminta agar seluruh pihak termasuk masyarakat untuk bahu membahu dan tertib melaksanakan protokol kesehatan, serta saling berbagi informasi yang benar, agar Indonesia dapat segera memenangkan pertarungan melawan Covid-19.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dokter: Anak yang sedang menstruasi boleh divaksin
Senin, 02 Agustus 2021 - 23:45 WIB
Dokter spesialis anak dr. Yulianto Santoso Kurniawan, Sp.A mengatakan bagi anak yang sedang mengala...
Isoman, jangan lupa evaluasi kondisi rutin
Senin, 02 Agustus 2021 - 08:15 WIB
Saat Anda melakukan isolasi mandiri setelah terkonfirmasi positif COVID-19 dan keputusan isolasi ini...
Jubir: Masker ganda 95 persen efektif cegah percikan droplet
Minggu, 01 Agustus 2021 - 19:38 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Dokter Reisa Broto Asmoro mengemukakan penggunaan masker ganda...
Lima makanan dan minuman yang ampuh melawan dehidrasi
Minggu, 01 Agustus 2021 - 14:02 WIB
Rasa haus adalah salah satu sinyal bahwa seseorang mengalami dehidrasi, hal ini bisa terjadi lantara...
Cegah amputasi kaki akibat komplikasi diabetes
Sabtu, 31 Juli 2021 - 13:15 WIB
Setiap tahun, angka penyandang diabetes terus bertambah dan diperkirakan jumlahnya akan mencapai leb...
Syarat ibu hamil boleh lakukan vaksinasi COVID-19
Sabtu, 31 Juli 2021 - 08:45 WIB
Dalam waktu dekat ibu hamil sudah dapat melakukan vaksinasi COVID-19, namun ada beberapa syarat dan ...
Dokter: 31,4 persen remaja di Jakarta mengalami kecanduan internet
Sabtu, 31 Juli 2021 - 00:09 WIB
Dokter spesialis kedokteran jiwa dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr dr Kris...
Quicktest buka layanan di 20 lokasi
Jumat, 30 Juli 2021 - 12:57 WIB
PT Quicktest Labotarium Indonesia menyediakan layanan walk in dan home care di 20 lokasi di Jaka...
Dokter: Kanker paru menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia
Rabu, 28 Juli 2021 - 21:31 WIB
Ketua Tim Kerja Onkologi Paru Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Prof dr Elisna Syahruddin me...
Cikpro luncurkan layanan antar obat ke rumah pasien
Rabu, 28 Juli 2021 - 19:25 WIB
CV Cipta Kreatif Promosindo (Cikpro) meluncurkan layanan pengantaran obat dari rumah sakit ke rumah ...
Live Streaming Radio Network