Dokter: Gangguan prostat tak berkorelasi dengan kemandulan
Elshinta
Minggu, 13 Juni 2021 - 23:57 WIB |
Dokter: Gangguan prostat tak berkorelasi dengan kemandulan
Ilustrasi (Destyan Sujarwoko)

Elshinta.com - Gangguan pembesaran prostat atau benign prostate hyperplasia (BPH) pada pria tidak berkorelasi langsung dengan kemandulan selama sperma masih bagus dan ada hasrat untuk berhubungan seksual/intim dengan pasangan, maka peluang mendapat keturunan tetap ada, kata Dokter Spesialis Urologi RSUD dr. Iskak, dr. Ryan Akhmad Adhi Saputra, Sp. U, Minggu.

Akan tetapi jika kondisi prostatnya terus memburuk, lanjutnya, gangguan pada area organ yang menyelubungi saluran kemih ini tentu akan mempengaruhi kualitas kehidupan seksual penderita.

"Selama cairan sperma masih bagus dan minat berhubungan intim masih ada, dipastikan akan tetap bisa membuahi. Terkecuali penderita prostat dalam kondisi tertentu," kata dr. Ryan.

Ia menjelaskan, gangguan prostat memang terjadi di area saluran kemih yang juga menjadi saluran reproduksi pria. Namun bukan berarti BPH atau pembesaran prostat bakal memicu kemandulan.

“Gangguan prostat dan kemandulan pria adalah masalah kesehatan yang berbeda,” katanya. Namun, dr. Ryan tidak menampik fakta bahwa prostat pria yang mengalami pembesaran secara perlahan akan mempengaruhi kualitas seksualitasnya. Gairah seks menurun sebagai akibat rerjadinya masalah pada saluran kencing.

"Pembesaran prostat dapat mempengaruhi keinginan untuk berhubungan intim dengan pasangan. Karena inilah rencana pada program kehamilan tidak dapat dicapai," ujarnya.

Dokter muda yang selalu tampil maskulin in i menambahkan, faktor lainnya yang membuat penderita prostat tidak bisa melakukan hubungan intim dengan pasangan adalah kondisi sakit prostatnya di fase lanjut (parah).

Hal ini dikarenakan saluran buang air kecil telah dipasangi alat bantu berupa selang kateter untuk saluran pembuangan air kemih (kencing).

Akibatnya, banyak penderita prostat stadium lanjut tidak bisa lagi berhubungan seksual. "Jadi penderita yang telah sakit parah bukan berarti tidak bisa menghamili.

Akan tetapi dengan kondisi itu, tidak mungkin untuk melakukan berhubungan dengan pasangan karena terhalang oleh selang kateter," katanya menjelaskan.

Dilihat dari tataletaknya, organ prostat berada tepat di bawah kandung kemih dan melingkupi saluran kencing bagian bawah. Pembesaran prostat adalah hal yang wajar dialami oleh semua laki laki usia lanjut.

"Apabila terjadi pembesaran prostat maka dia akan menghimpit saluran kencing sehingga menimbulkan gangguan sumbatan pada saluran kencing," paparnya

Gangguan yang timbul karena faktor pembesaran prostat adalah penyumbatan yang dapat menimbulkan kencing batu, keluar darah karena infeksi, gangguan fungsi ginjal dan lain sebagainya.

"Efek dari penyumbatan tersebut yang membuat air kencing susah keluar. Akan tetapi hal ini tentu tidak mempengaruhi kualitas sperma yang ada. Dan, prostat juga termasuk salah satu organ tubuh manusia yang memproduksi air mani," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dokter: Anak yang sedang menstruasi boleh divaksin
Senin, 02 Agustus 2021 - 23:45 WIB
Dokter spesialis anak dr. Yulianto Santoso Kurniawan, Sp.A mengatakan bagi anak yang sedang mengala...
Isoman, jangan lupa evaluasi kondisi rutin
Senin, 02 Agustus 2021 - 08:15 WIB
Saat Anda melakukan isolasi mandiri setelah terkonfirmasi positif COVID-19 dan keputusan isolasi ini...
Jubir: Masker ganda 95 persen efektif cegah percikan droplet
Minggu, 01 Agustus 2021 - 19:38 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Dokter Reisa Broto Asmoro mengemukakan penggunaan masker ganda...
Lima makanan dan minuman yang ampuh melawan dehidrasi
Minggu, 01 Agustus 2021 - 14:02 WIB
Rasa haus adalah salah satu sinyal bahwa seseorang mengalami dehidrasi, hal ini bisa terjadi lantara...
Cegah amputasi kaki akibat komplikasi diabetes
Sabtu, 31 Juli 2021 - 13:15 WIB
Setiap tahun, angka penyandang diabetes terus bertambah dan diperkirakan jumlahnya akan mencapai leb...
Syarat ibu hamil boleh lakukan vaksinasi COVID-19
Sabtu, 31 Juli 2021 - 08:45 WIB
Dalam waktu dekat ibu hamil sudah dapat melakukan vaksinasi COVID-19, namun ada beberapa syarat dan ...
Dokter: 31,4 persen remaja di Jakarta mengalami kecanduan internet
Sabtu, 31 Juli 2021 - 00:09 WIB
Dokter spesialis kedokteran jiwa dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr dr Kris...
Quicktest buka layanan di 20 lokasi
Jumat, 30 Juli 2021 - 12:57 WIB
PT Quicktest Labotarium Indonesia menyediakan layanan walk in dan home care di 20 lokasi di Jaka...
Dokter: Kanker paru menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia
Rabu, 28 Juli 2021 - 21:31 WIB
Ketua Tim Kerja Onkologi Paru Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Prof dr Elisna Syahruddin me...
Cikpro luncurkan layanan antar obat ke rumah pasien
Rabu, 28 Juli 2021 - 19:25 WIB
CV Cipta Kreatif Promosindo (Cikpro) meluncurkan layanan pengantaran obat dari rumah sakit ke rumah ...
Live Streaming Radio Network