SAR Tanjungpinang: Pria terseret arus di Bintan ditemukan meninggal
Elshinta
Senin, 14 Juni 2021 - 17:12 WIB |
SAR Tanjungpinang: Pria terseret arus di Bintan ditemukan meninggal
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Heru (22) yang tenggelam terseret arus di perairan Bintan, Kepri, Senin (14/6). (Antara/elshinta.com)

Elshinta.com - Seorang pria yang jadi korban terseret arus saat memancing di bibir Pantai Sakerah, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, ditemukan meninggal oleh tim SAR gabungan, Senin.

Plh Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Miswadi menyampaikan pihaknya menemukan jasad korban dengan jarak lebih kurang 300 meter dari lokasi kejadian kecelakaan sekitar pukul 11.30 WIB.

"Jasad korban sudah dievakuasi ke RSUD Kepri di Bintan," kata Miswadi di Tanjungpinang, Senin.

Miswadi mengungkapkan kronologis kejadian ini berawal ketika korban dan lima orang temannya pergi memancing dengan mengarungi bibir pantai Sakerah, sekitar pukul 06.00 WIB, Minggu (13/6).

Saat tengah memancing atau sekitar pukul 09.00 WIB, posisi air laut mulai pasang dan terasa ada arus. Tiga orang rekan korban kembali naik ke darat, sedangkan tiga orang lainnya termasuk korban masih memancing.

"Tak lama air laut makin tinggi ditambah arus kencang, tiga orang yang masih berada di laut berusaha untuk kembali ke darat. Namun dua orang berhasil selamat, sementara korban Heru mengalami lemas dan tenggelam terseret arus pantai," ungkapnya.

Lebih lanjut, Miswadi mengatakan informasi hilangnya korban diterima pihaknya dari Polair Polres Bintan sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah itu, enam personel SAR Tanjungpinang langsung turun ke lokasi kejadian kecelakaan.

Dikatakannya pencarian korban selama dua hari ini melibatkan unsur gabungan meliputi Kantor SAR Tanjungpinang, Polair Polda Kepri, Polres Bintan, Polair Polres Bintan, Polsek Bintan Utara, Bhabinsa, Babhinkantibmas, Pos TNI AL, dan masyarakat setempat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kota Sorong dapat bantuan alat informasi gempa WRS
Kamis, 29 Juli 2021 - 14:35 WIB
Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat, mendapatkan bantuan alat Warning Receiver System (WRS) ...
IRT di Palangka Raya meninggal di rumah diduga terpapar COVID-19
Kamis, 29 Juli 2021 - 14:23 WIB
Orang tua atau pengasuh memiliki peran penting dalam mengenali gejala dan cara menangani dehidrasi p...
BMKG bagikan 1.000 paket pelatihan vokasi daring untuk milenial
Kamis, 29 Juli 2021 - 14:12 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membagikan sebanyak 1.000 paket pelatihan vokas...
Presiden minta BMKG agar peringatan dini lebih cepat dan akurat
Kamis, 29 Juli 2021 - 13:18 WIB
Presiden Joko Widodo meminta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk meningkatkan ...
Indonesia hasilkan teknologi olah dan daur ulang limbah medis COVID-19
Kamis, 29 Juli 2021 - 10:08 WIB
Beberapa teknologi untuk mengolah dan mendaur ulang limbah medis COVID-19 berhasil diciptakan para p...
Awan panas guguran Gunung Merapi meluncur sejauh 2,5 km
Kamis, 29 Juli 2021 - 09:34 WIB
Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan awan pan...
IHSG Kamis dibuka menguat 18,09 poin
Kamis, 29 Juli 2021 - 09:23 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis dibuka menguat 18,09 poin ata...
Hujan lebat berpotensi guyur sejumlah daerah
Kamis, 29 Juli 2021 - 08:27 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lebat mengguyur sejumlah dae...
Berhasil tangani Covid-19 dan keluar dari zona merah, Presiden kirim staf khusus ke Kudus
Kamis, 29 Juli 2021 - 07:44 WIB
Keberhasilan kabupaten Kudus Jawa Tengah menangani lonjakan kasus penyebaran covid-19 beberapa waktu...
Pemda Subang dapat hibah alat penteksi Covid-19 dari BIN
Kamis, 29 Juli 2021 - 07:11 WIB
Pemda Kabupaten Subang Jawa Barat mendapatkan hibah berupa 1 set alat medis pendeteksi covid-19.
Live Streaming Radio Network