Tiga rumah warga di Cilacap rusak akibat hujan dan angin kencang
Elshinta
Rabu, 16 Juni 2021 - 17:13 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Tiga rumah warga di Cilacap rusak akibat hujan dan angin kencang
Sumber foto: Irman Agustianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Hujan deras yang disertai angin kencang pada hari Selasa (15/6) mengakibatkan tiga rumah di Desa Karangtengah, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap rusak, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ketika hujan terjadi di wilayah Desa Karangtengah dan sekitarnya.

Menurut Serma Eko Widodo Babinsa Desa Karangtengah, yang mendatangi lokasi kejadian mengatakan, ada tiga rumah yang rusak akibat bencana alam hujan deras di sertai angin kencang ini, yang pertama adalah rumah Khalim dan rumah Diro warga RT 2 RW 11 kemudian satu rumah milik Kartam warga RT 3 RW 11, dari ketiga rumah yang rusak pada atap diantaranya Asbes, Genteng, Plafon, kayu usuk dan teras rumah, kerugian di taksir mencapai 20 juta rupiah.

Selain kerugian materil akibat dari peristiwa ini, satu orang warga mengalami luka di kepala akibat kejatuhan genteng rumah, saat ini korban telah dibawa Klinik PKU Sampang untuk diobati dan di jahit sebanyak 6 jahitan," terang Serma Eko seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Irman Agustianto. 

"Akibat kejadian ini, kita telah berkoordinasi dengan pihak desa dan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut, kita juga menghimbau warga untuk selalu waspada apabila terjadi hujan deras diserta angin kencang, karena akibat kejadian tersebut juga bisa terjadi banjir dan bencana lainnya

Musim penghujan mulai turun dan sering diserta angin yang cukup kencang sehingga semua pihak harus siaga terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam, termasuk berkoordinasi dengan forkopimcam, kita juga akan selalu memonitoring wilayah yang rawan bencana alam," pungkasnya. 

Sementara itu Suharyono Kepala Desa Karangtengah mengatakan, memasuki musim penghujan saat ini, pihaknya akan selalu siap siaga terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam, demikian halnya dengan seluruh warga, saya berharap dari kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kita semua agar peduli dengan lingkungan agar tidak terjadi bencana seperti banjir, tanah longsor dan bencana lainnya," kata Suhartono.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa bumi magnitudo 5,2 guncang Pacitan, Jawa Timur
Rabu, 28 Juli 2021 - 06:15 WIB
Gempa bumi dengan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa, pukul 23.21 WI...
BPBD Tojo Una-Una: Tidak ada korban jiwa pascagempa Magnitudo 6,5
Selasa, 27 Juli 2021 - 14:47 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tojo Una-Una belum menerima laporan adanya korb...
BMKG: Gempa di Tojo Una-Una tidak terkait aktivitas Gunung Colo
Selasa, 27 Juli 2021 - 09:57 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa bumi dengan magnitudo 6...
Gempa M6,5 Sulteng, warga pesisir Bolaang-Bunta diminta jauhi pantai
Senin, 26 Juli 2021 - 23:23 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika meminta masyarakat pesisir Bolaang dan Bunta menjauhi pa...
Gempa magnitudo 6,5 guncang Kabupaten Tojo Una-Una
Senin, 26 Juli 2021 - 19:36 WIB
 Gempa berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Semenanjung Minahasa, Kabupaten Tojo Una-Una, ...
Tim Satgas Karhutla Riau berjibaku padamkan api
Minggu, 25 Juli 2021 - 12:29 WIB
Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau masih terus berjibaku melakukan pemadaman kebak...
Tim gabungan padamkan karhutla di hutan lindung Giam Siak Kecil
Jumat, 23 Juli 2021 - 07:15 WIB
Tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan hutan lindung Giam ...
Pascabanjir, TNI bersama warga bersihkan lumpur rumah warga
Kamis, 22 Juli 2021 - 17:47 WIB
Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, Jawa Tengah pada hari Rabu (21/7) kemarin,...
BMKG pantau ada 27 titik panas di Sumut
Kamis, 22 Juli 2021 - 17:10 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memantau ada 27 titik panas di sejumlah wilayah di Provi...
Banjir genangi sejumlah wilayah di Cilacap
Rabu, 21 Juli 2021 - 13:05 WIB
Bencana banjir menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, akibat hujan lebat ya...
Live Streaming Radio Network