Realisasi produksi padi di Gunung Kidul capai 281.284 ton GKG
Elshinta
Rabu, 16 Juni 2021 - 19:32 WIB |
Realisasi produksi padi di Gunung Kidul capai 281.284 ton GKG
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul Bambang Wisnu Brata panen raya padi di Kecamatan Ngawen. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Elshinta.com - Realisasi produksi padi di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga 15 Juni, mencapai 281.284 ton gabah kering giling dari target 300 ribu ton gabah kering giling.

"Kami optimistis target produksi padi 2021 sebesar 300 ribu ton gabah kering giling (GKG) akan terelisasi hingga akhir tahun," kata Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul Raharjo Yuwono di Gunung Kidul, Rabu.

Ia mengatakan berdasarkan data yang masuk ke Dinas Pertanian dan Pangan, dari 1 Januari sampai April 2021 luas panen mencapai 48.099 hektare dengan produktivitas tanaman padi 52,19 kuintal gabah kering giling (GKG) per hektare atau 251.031 ton GKG. Kemudian dari Mei sampai 15 Juni sebanyak 30.253 ton GKG.

Raharjo mengangatakan angka ubinan dari produktivitas tanaman padi di Kecamatan Ngawen pada musim tanam kedua (MT II) mencapai 5,6 kilogram, sehingga didapat 73,47 kuintal per hektare. Sehingga produktivitas rata-rata mencapai 58,62 kuintal per hektare dan produksi mencapai 31.923 ton GKG. Pada MT II ada luas pertanaman padi 8.271 hektare. Panen sampai dengan 15 Juni 2021 ada seluas 5.479 hektare.

"Capaian produksi hingga akhir tahun masih akan terus bertambah dari panen sisa tanam yang ada seluas 2.738 hektare tanam baru di musim tanam ketiga (MT III)," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul Bambang Wisnu Broto mengatakan capaian ini terjadi karena serangan hama bisa dikendalikan. Selain itu kondisi cuaca juga mendukung. Untuk memaksimalkan hasil produktivitas pertanian, selain memberikan bantuan alat-alat pertanian, dinas juga memberikan bantuan benih seperti benih padi inbrida 100 ton dan benih padi gogo seberat 150 ton.

"Kami melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi dalam rangka mendongkrak produksi pangan di Gunung Kidul,” kata Bambang Wisnu Broto.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
OJK: Jumlah investor di pasar modal meningkat hingga 96 persen
Selasa, 03 Agustus 2021 - 15:24 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor di pasar modal meningkat luar biasa, yaitu seb...
 IHSG menguat ke 6.134 pada sesi I hari ini 
Selasa, 03 Agustus 2021 - 14:34 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tampil perkasa hingga akhir perdagangan sesi pertama hari i...
Mentan harap penyuluh bantu petani tingkatkan kualitas produksi
Selasa, 03 Agustus 2021 - 13:57 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo berharap seluruh Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Pe...
Mensos minta pemda aktif verifikasi-validasi data penerima bantuan sosial
Selasa, 03 Agustus 2021 - 13:45 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini pada Selasa meminta pemerintah daerah aktif melakukan verifikasi dan...
Surati Jokowi, serikat pekerja nilai privatisasi dan IPO PLN berpotensi langgar konstitusi
Selasa, 03 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Serikat Pekerja di sektor ketenagalistrikan yang terdiri dari Serikat Pekerja PT. PLN (PERSERO) atau...
Wali Kota Bandung ajak pelaku ekonomi terus berinovasi dan berkreasi di masa pandemi
Selasa, 03 Agustus 2021 - 13:05 WIB
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak seluruh elemen masyarakat terutama pelaku ekonomi unt...
Bupati Temanggung minta pabrik beli hasil panen tembakau petani
Selasa, 03 Agustus 2021 - 12:47 WIB
Bupati juga meminta industri rokok jangan berpolitik dengan pandemi, jangan memanfaatkan situasi cov...
Pemkab Cirebon hapuskan sanksi denda administrasi pembayaran pajak
Selasa, 03 Agustus 2021 - 12:18 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, Jawa Barat, memberikan penghapusan sanksi denda administrasi ...
Rupiah Selasa pagi menguat 53 poin
Selasa, 03 Agustus 2021 - 09:47 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi menguat 53 poin
IHSG Selasa dibuka menguat 11,45 poin
Selasa, 03 Agustus 2021 - 09:25 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa dibuka menguat 11,45 poin
Live Streaming Radio Network