Wali kota: Tak ada diskriminasi warga Madura saat masuk Surabaya
Elshinta
Kamis, 17 Juni 2021 - 09:13 WIB |
Wali kota: Tak ada diskriminasi warga Madura saat masuk Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron saat meninjau pelaksaan tes cepat antigen di penyekatan Jembatan Suramadu sisi Kota Surabaya, Rabu (16/6/2021) tengah malam. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya/elshinta.com)

Elshinta.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa tidak ada perlakuan diskriminasi terhadap warga Madura saat masuk Kota Surabaya, Jatim, melalui Jembatan Suramadu.

Eri Cahyadi di Surabaya, Kamis, mengatakan pada saat melakukan pemantauan penyekatan Suramadu sisi Surabaya bersama dengan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron, Rabu (16/6) malam, sudah ada kesepakatan bersama tidak ada diskriminasi bagi warga Madura yang hendak ke Surabaya.

"Saya dan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron menyepakati hal itu. Sebagai saudara harus saling melengkapi dan membantu, nanti nakes (tenaga kesehatan) Surabaya juga diperbantukan ke Bangkalan," kata Wali Kota Eri.

Menurut Eri, antara Surabaya dan Bangkalan tidak bisa dipisahkan, karena kekuatan yang dimiliki untuk menangani COVID-19 ini adalah kebersamaan. Ia mengaku sadar betul dengan kondisi Bangkalan saat ini yang masuk pada zona merah, karena Surabaya sudah pernah mengalami zona merah itu.

Apalagi, lanjut dia, nakes di Bangkalan tidak sebanyak di Surabaya dan mereka juga konsentrasi di empat kecamatan di Bangkalan, sehingga ketika Bupati Bangkalan meminta bantuan nakes kepada Pemkot Surabaya, pihaknya langsung menyetujuinya.

"Kami menilai tidak ada lagi perbedaan antara Surabaya dan Bangkalan. Jadi, Insya Allah nakesnya akan kita dukung," ujarnya.

Ketika nakes di Surabaya juga diperbantukan di Bangkalan, lanjut dia, Bupati Bangkalan akan melakukan tes cepat antigen di Suramadu sisi Bangkalan, sehingga warga yang akan ke Surabaya, dilakukan tes usap antigen di Bangkalan, bukan di Surabaya.

Kalau di Bangkalan penuh atau antre yang akan dites, selain kendaraan pelat M akan dilepas dan akan dibantu tes di Suramadu sisi Surabaya.

"Yang pasti, warga yang akan masuk ke Madura, harus dipastikan sehat dengan dilakukan tes di Suramadu sisi Surabaya, sehingga zona merah di Madura cepat hijau dan di Surabaya juga hijau. Jadi, ini satu keluarga besar yang tidak bisa dipisahkan antara satu dengan yang lainnya," katanya.

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron sebelumnya menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Eri, karena warga yang ke Bangkalan, Madura, sekarang juga sudah dilakukan tes cepat antigen, sama seperti warga yang dari Madura ke Surabaya.

Tentunya, kata dia, ini tidak ada perbedaan karena ini sama-sama saling menjaga antara yang satu dengan yang lainnya, sehingga Bangkalan bisa kembali hijau dan Surabaya terhindar dari virus COVID-19.

"Saya berharap kerja sama ini tetap terjalin dengan baik ke depannya, sehingga ketika ada isu-isu bahwa ada diskriminasi terhadap warga Madura, tentu itu tidak ada," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cuaca kota-kota besar di Indonesia diprakirakan cerah berawan
Sabtu, 31 Juli 2021 - 08:30 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar kota besa...
Komunitas relawan ini sediakan peminjaman tabung oksigen gratis untuk warga
Sabtu, 31 Juli 2021 - 07:23 WIB
Sejumlah warga hingga saat ini masih ada yang mengalami kesulitan  mendapatkan tabung oksigen baik ...
31 Juli 1971: Diresmikannya kereta Argo Parahyangan
Sabtu, 31 Juli 2021 - 06:00 WIB
Perusahaan Nasional Kereta Api (PNKA, sekarang PT Kereta Api Indonesia, PT KAI) meluncurkan sebuah k...
OJK minta Kemenkominfo blokir aplikasi yang digunakan debt collector
Jumat, 30 Juli 2021 - 23:58 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk mem...
Kemenhub gandeng Nottingham University kembangkan kendaraan listrik
Jumat, 30 Juli 2021 - 22:41 WIB
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggandeng perguruan tinggi negeri asal Inggris Nottingham Unive...
TNI AL tuntaskan vaksinasi tahap kedua bagi 500 masyarakat maritim
Jumat, 30 Juli 2021 - 22:08 WIB
TNI AL Lanal Denpasar, Bali, menuntaskan vaksinasi COVID-19 jenis sinovac untuk tahap kedua bagi 500...
Wisata edukasi peternakan di Keju Lasi tetap menarik di saat pandemi
Jumat, 30 Juli 2021 - 21:46 WIB
Wisata edukasi perternakan dan pengolahan susu sapi di Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Sumatera...
Sentra vaksinasi ditutup sementara akibat vaksin di Semarang menipis
Jumat, 30 Juli 2021 - 21:35 WIB
Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, terpaksa menutup sejumlah sentra vaksinasi menyusul menipisny...
Gubernur Bali terima penghargaan PPKM Mikro terbaik dari Kapolri
Jumat, 30 Juli 2021 - 21:13 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster menerima piagam penghargaan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Pra...
Menyulap ladang panas bumi menjadi energi
Jumat, 30 Juli 2021 - 21:02 WIB
Indonesia merupakan negara kepulauan yang menjadi ladang gunung api aktif terbanyak di dunia. Sabuk ...
Live Streaming Radio Network