Teten Masduki: Pembiayaan kredit UMKM baru 19,97 persen
Elshinta
Kamis, 17 Juni 2021 - 13:59 WIB |
Teten Masduki: Pembiayaan kredit UMKM baru 19,97 persen
Wakil Ketua Komisi VI DPR Gde Sumarjaya Linggih. ANTARA/elshinta.com

Elshinta.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menyebutkan pembiayaan kredit perbankan UMKM di Indonesia baru mencapai 19,97 persen dari total 99 persen UMKM yang ada di Indonesia.

"Struktur ekonomi di Indonesia itu 99 persen lebih berasal dari usaha mikro, kecil, dan menengah. Namun, kenyataannya pembiayaan kredit perbankan UMKM baru mencapai 19,97 persen," kata Teten Masduki melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi VI DPR Gde Sumarjaya Linggih berharap pembentukan holding BUMN ultramikro mampu mendorong pengembangan UMKM dalam akses permodalan, pembayaran dan penguatan digitalisasi yang masih rendah.

"Tanpa penetrasi yang kuat akan sulit bagi UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha dan daya saing," ujar dia.

Ia berharap holding BUMN ultramikro dapat membina pelaku UMKM untuk menerapkan pola-pola usaha yang lebih modern dengan sasaran UMKM di Tanah Air bisa lebih meningkat.

"Model ini diharapkan jadi pengungkit bagi sektor mikro dan UMKM untuk terus tumbuh dan menjadi pendorong pemulihan ekonomi nasional," ujarnya.

Oleh karena itu, melalui penggabungan tersebut diharapkan juga terjadi efisiensi dan efektivitas peningkatan kapasitas UMKM serta kemudahan akses pembiayaan bagi kelompok usaha kecil. Penggabungan holding BUMN ultra mikro bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan sinergi BUMN tanpa menghilangkan keunikan produk dan fokus bisnis yang berbeda satu sama lain, memperluas pasar, dan meningkatkan keuntungan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rupiah Kamis pagi melemah 17 poin
Kamis, 05 Agustus 2021 - 10:50 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi...
IHSG Kamis dibuka menguat 15,57 poin
Kamis, 05 Agustus 2021 - 10:38 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis dibuka menguat 15,57 poin
Pembangunan PLTA di Kaltara dukung kawasan industri hijau
Rabu, 04 Agustus 2021 - 21:30 WIB
PT Kayan Hydro Energy (KHE) siap memulai pembangunan fisik Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di K...
Yusril: PN Jakarta Pusat tolak gugatan Serikat Pekerja Pertamina
Rabu, 04 Agustus 2021 - 20:24 WIB
Kuasa hukum Pertamina Profesor Yusril Ihza Mahendra menyebutkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN...
Kemendag angkat rempah andaliman lebih dikenal dunia
Rabu, 04 Agustus 2021 - 18:20 WIB
Kemendag mengangkat andaliman, salah satu jenis rempah asal Sumatera Utara, yang dikembangkan sebaga...
Buruh tani di Klaten kembalikan BST
Rabu, 04 Agustus 2021 - 17:45 WIB
Seorang buruh tani di Desa Kotesan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, bernama Tukul Subagiyono ...
3.322 pekerja Bekasi diusulkan terima subsidi upah pertama
Rabu, 04 Agustus 2021 - 17:21 WIB
Sebanyak 3.322 pekerja di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat diusulkan menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU)...
BPTP Gorontalo diseminasi varietas tanaman sorgum
Rabu, 04 Agustus 2021 - 17:10 WIB
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Gorontalo melakukan diseminasi varietas tanaman sorgum u...
Pedagang bendera merah putih di Bandung berharap untung saat pandemi
Rabu, 04 Agustus 2021 - 16:00 WIB
Pedagang bendera merah putih dan umbul-umbul dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Keme...
Pembagian bansos tunai di Grobogan banyak salah sasaran  
Rabu, 04 Agustus 2021 - 10:06 WIB
Pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) di masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah; te...
Live Streaming Radio Network