Setelah Karangwuni, tiga desa lain di Polokarto menyusul di`lockdown`
Elshinta
Kamis, 17 Juni 2021 - 23:10 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Setelah Karangwuni, tiga desa lain di Polokarto menyusul di`lockdown`
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Kasus paparan Covid-19  lingkup pemerintahan desa di Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah meluas. Setelah pemerintah Desa Karangwuni, kepala desa (kades) dan sejumlah perangkat di tiga desa lainnya terkonfirmasi positif Covid-19 terpapar dari Desa Karangwuni. Yakni Desa Kemasan, Desa Pranan dan Desa Bulu. Proses tracing masih dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kecamatan Polokarto dengan uji rapid tes antigen dan swab PCR seluruh perangkat di 17 desa se-Polokarto. 

Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Polokarto, Heri Mulyadi mengatakan, tiga kades yang menyusul mengonfirmasi positif Covid-19, berdasarkan hasil uji swab PCR yang dilakukan secara mandiri oleh yang bersangkutan. Sedangkan perangkat desa dan kontak erat secara bertahap di swab di RSUD Sukoharjo dan Puskesmas Polokarto. Sepanjang dilakukan tracing dan menunggu hasil uji swab, kantor desa se-kecamatan ditutup atau lockdown minimal sepanjang minggu ini. Kades dan perangkat diminta work from home atau (WFH). Khusus untuk empat desa yang sudah terlacak dari kadesnya, dilakukan isolasi mandiri karena kasus positif tanpa gejala. Pelayanan administrasi ditutup sementara guna memutus mata rantai penularan.

"Pelayanan kami tutup sementara minimal 10 hari karena kasus tak bergejala," kata Heri, Kamis (17/6). 

Heri juga menegaskan, meskipun saat ini kantor desa selain empat yang sudah terkonfirmasi  masih dilockdown, pelayanan administrasi tetap jalan. Masyarakat yang berkepentingan dilayani di rumah perangkat desa setempat. Sehingga dipastikan pemerintahan desa masih tetap berjalan dan tidak sampai lumpuh.

"Masyarakat dilayani dari rumah karena WFH," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti. 

Pihaknya masih menunggu hasil uji swab dari puluhan kontak erat yang masih ditracing. Memang sebagian kades yang ingin mengetahui hasil uji swab lebih cepat melaksanakan tes PCR secara mandiri. Sebab, hasil laboratorium uji swab oleh Satgas harus menunggu cukup lama mengingat antrean spesimen yang harus diuji.

"Informasinya, hasil laboratorium swab paling tidak tiga hari sampai seminggu baru keluar," paparnya. 

Masyarakat, lanjut Heri, diminta meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan. Terlebih saat mengakses pelayanan ke perangkat desa wajib memakai masker, mencuci tangan dan  menjaga jarak. Bagaimanapun, perangkat desa se Polokarto dalam status isolasi mandiri kontak erat. Mereka masih dalam proses tracing sampai hasil pemeriksaan keluar. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Akses masuk perkotaan di Sukoharjo mulai dibuka
Selasa, 03 Agustus 2021 - 19:10 WIB
Penutupan jalur utama di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mulai dikurangi.
Polisi buka semua penyekatan jalan di Kabupaten Kudus
Selasa, 03 Agustus 2021 - 18:45 WIB
Kepolisian Resor Kudus membuka penyekatan jalan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sehingga masyarakat...
BOR isolasi COVID-19 di Yogyakarta mulai turun
Selasa, 03 Agustus 2021 - 17:56 WIB
Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate ruang isolasi pasien COVID-19 di rumah sak...
Pemkab Sleman ajukan tambahan pasokan vaksin COVID-19
Selasa, 03 Agustus 2021 - 17:10 WIB
Pemerintah Kabupaten Sleman meminta tambahan pasokan dosis vaksin COVID-19 kepada pemerintah pusat d...
Data vaksin di pusat dan daerah tidak sinkron sebabkan permintaan vaksin tidak dilayani
Selasa, 03 Agustus 2021 - 16:46 WIB
Sejumlah bupati dan walikota di Jawa Tengah protes kepada pemerintah pusat terkait ketersediaan vaks...
Kemensos, Kejari dan Kepolisian kerjasama berantas pungli dana bansos
Selasa, 03 Agustus 2021 - 16:26 WIB
Kementerian Sosial telah bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri dan Kepolisan dalam mengantisipasi peny...
Supeltas Kota Malang mendapat vaksin Covid-19 tahap II 
Selasa, 03 Agustus 2021 - 16:15 WIB
 Puluhan anggota Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) di wilayah Kota Malang, kembali menjal...
Gandeng mahasiswa, Polres Rembang salurkan sembako untuk warga terdampak pandemi  
Selasa, 03 Agustus 2021 - 16:05 WIB
Polres Rembang bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE...
Amelia sempat alami kelumpuhan usai divaksin Covid-19
Selasa, 03 Agustus 2021 - 15:56 WIB
Amelia Wulandari (23) mahasiswi salah satu Universitas ternama di Aceh, ini harus terbaring lemah di...
Kemenkes belum membahas sertifikat vaksin untuk akses tempat umum
Selasa, 03 Agustus 2021 - 15:48 WIB
Kementerian Kesehatan RI belum memiliki agenda pembahasan terkait penggunaan sertifikat vaksin COVID...
Live Streaming Radio Network