Pertanyaan pancasila atau Al Quran karena nilai IMB-profiling jeblok
Elshinta
Minggu, 20 Juni 2021 - 08:25 WIB |
Pertanyaan pancasila atau Al Quran karena nilai IMB-profiling jeblok
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana. (ANTARA/ (Muhammad Zulfikar)

Elshinta.com - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan peserta tes wawasan kebangsaan yang mendapat pertanyaan memilih Pancasila atau Al Quran dari asesor dikarenakan hasil indeks moderasi bernegara (IMB-68) dan profilingnya jeblok.

"Ini sebetulnya pertanyaan berat. Kalau ada seseorang yang ditanya asesor pilih Al Quran atau Pancasila maka dia termasuk kategori berat," kata dia di Jakarta, Sabtu.

Ia mengatakan pertanyaan tersebut digunakan asesor karena pertanyaan itu paling sering digunakan oleh teroris untuk merekrut calon-calon teroris.

Sehingga, para asesor akan melihat respons dari peserta tes wawasan kebangsaan yang ditanyakan perihal memilih Pancasila atau Al Quran.

Jika seseorang memiliki pemahaman agama atau Pancasila yang terbatas maka dengan cepat akan menjawab agama. Namun, jika peserta tersebut memiliki pemahaman agama yang lebih baik, ia akan bingung karena dalam agama ada unsur Pancasila dan Pancasila juga tidak bertentangan dengan agama.

"Jadi kebingungan inilah yang ditangkap oleh asesor sehingga mengetahui seseorang berada di level mana," ujar Bima.

Oleh karena itu, Bima menegaskan makna dari pertanyaan memilih Pancasila atau Al Quran dalam tes wawasan kebangsaan sejatinya bukan perkara Pancasila atau agama melainkan lebih kepada melihat respons dari peserta.

"Perlu diketahui sebenarnya yang ingin dilihat asesor adalah respons dari pertanyaan, bukan jawabannya," kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wakil Ketua MPR: Pemerintah tepat perpanjang PPKM
Selasa, 03 Agustus 2021 - 15:06 WIB
Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan menilai kebijakan pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan...
Mendagri terbitkan tiga instruksi perpanjangan PPKM level 4
Selasa, 03 Agustus 2021 - 06:45 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian di Jakarta, Senin, menerb...
Bupati Tangerang: Mendagri instruksikan pilkades serentak ditunda
Senin, 02 Agustus 2021 - 21:31 WIB
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyatakan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavia mengeluarkan Ins...
Wakil Ketua MPR optimistis pemerintah tunaikan kewajiban COVID-19
Senin, 02 Agustus 2021 - 14:04 WIB
Wakil Ketua MPR RI Dr Hidayat Nur Wahid optimistis pemerintah bisa menunaikan kewajiban sesuai amana...
Bupati Kabupaten Anambas positif COVID-19
Senin, 02 Agustus 2021 - 12:58 WIB
Bupati Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Abdul Haris terkonfirmasi positif COVID-19...
Bantuan keuangan parpol Kota Magelang capai Rp568 juta
Minggu, 01 Agustus 2021 - 18:25 WIB
Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah menyalurkan bantuan keuangan kepada partai politik di Kota Mag...
Pandemi, anggota DPR: Jangan bergantung kepada impor obat-obatan
Sabtu, 31 Juli 2021 - 23:27 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyatakan bahwa kebijakan yang ada seharusnya membuat In...
Kasau resmikan Satuan Udara Pencarian dan Pertolongan
Jumat, 30 Juli 2021 - 19:34 WIB
Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo meresmikan Satuan Udara Pencarian da...
Kementerian PANRB tetapkan ambang batas SKD CPNS 2021
Jumat, 30 Juli 2021 - 15:12 WIB
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menetapkan nilai ambang ba...
30 Juli 1923: Lahirnya pemimpin besar PKI
Jumat, 30 Juli 2021 - 06:00 WIB
Dipa Nusantara Aidit atau D.N. Aidit dikenal sebagai pemimpin Partai Komunis Indonesia (PKI) yang ri...
Live Streaming Radio Network