Bupati Cirebon sebut banyak proyek infrastruktur tidak sesuai target akibat pandemi
Elshinta
Jumat, 25 Juni 2021 - 16:25 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Bupati Cirebon sebut banyak proyek infrastruktur tidak sesuai target akibat pandemi
Sumber foto: Yohanes Charles/elshinta.com.

Elshinta.com - Bupati Cirebon Imron bersama Wakil Bupati Wahyu Tjiptaningsih dan Dinas PUPR melakukan monitoring proyek pembangunan jalan di dua titik yakni di Kecamatan Kaliwedi dan Pasaleman.

Imron mengatakan, selama ini masyarakat banyak yang mengeluhkan dengan kondisi jalan yang rusak. Bahkan, ada yang bertahun-tahun tidak ada perbaikan. 

"Tadi saya dan Wakil Bupati meninjau dua lokasi dan semua dalam pengerjaan. Di Kecamatan Kaliwedi masih dalam pengerjaan dan di Kecamatan Paseleman jalan Cilengkrang menuju Desa Tonjong sudah 70 persen pengerjaan. Masyarakat sangat senang," katanya. 

Imron mengungkapkan, di masa pandemi ini banyak pembangunan infrastruktur di Kabupaten Cirebon yang tidak sesuai target. Hal tersebut disebabkan adanya recofusing anggaran. 

"Saya kira dengan kondisi saat ini target capaian pembangunan di Kabupaten Cirebon tidak sesuai target perencanaaan. Karena anggaran semua terkena recofusing. Tetapi setelah wabah ini sudah tidak ada pembangunan kami lanjutkan kembali," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cirebon akan terus berupaya untuk melakukan pembangunan. Bahkan di dalam situasi pandemi ini sekalipun. 

"Tidak ada lagi wilayah ujung Kabupaten Cirebon termajinalkan. Saya ingin pembangunan merata sampai ujung perbatasan," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Yohanes Charles, Jumat (25/6). 

Ayu panggilan akrab Wahyu Tjiptaningsih mengungkapkan, selama ini ada kesan Pemerintah Kabupaten Cirebon hanya melakukan pembangunan di wilayah tengah saja. 

"Saya ingin masyarakat Kabupaten Cirebon baik itu tengah maupun ujung ikut merasakan pembangunan, seperti di Desa Tonjong Kecamatan Paseleman ini akses jalan sudah bagus dan manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat sekitar," katanya.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Cirebon menyatakan, ratusan kilometer jalan status kabupaten masih dalam kondisi rusak ringan hingga sedang. Hal tersebut pun menganggu aktivitas warga.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Cirebon, Iwan Rizky mengatakan, wilayah kabupaten tersebut memiliki 564 ruas jalan dengan panjang 1.234 kilometer. Saat ini, yang mengalami kerusakan sepanjang 200 kilometer.

Kerusakan tersebut, kata Iwan, dalam kondisi rusak ringan, sedang hingga berat. Kerusakan itu pun terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Cirebon.

"Artinya 20 persen jalan masih mengalami kerusakan. Untuk perbaikan seluruh jalan rusak butuh anggaran sampai Rp 600 miliar," kata Iwan.

Pemerintah Kabupaten Cirebon, pada 2021 bakal memprioritaskan perbaikan jalan status kabupaten yang mengalami kerusakan sejak 2020. 

Iwan mengatakan, prioritas perbaikan jalan di Kabupaten Cirebon pada 2021 ini yakni sepanjang 60 kilometer. Kondisi jalan rusak di Kabupaten Cirebon itu semakin dikeluhkan masyarakat.

"Jalan yang di perbatasan Indramayu sekarang sudah 20 persen, dilakukan secara bertahap. Sebelum akhir tahun sudah selesai. Target kami pada 2024 semua jalan tidak ada yang rusak," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pandemi Covid-19, Kalsel tetap fokus tangani masalah stunting
Minggu, 19 September 2021 - 14:06 WIB
Provinsi Kalimantan Selatan tetap fokus pada program program prioritas bagi rakyat, salah satunya te...
Pandemi COVID-19 perbaikan infrastruktur jalan di Langkat tertunda
Minggu, 19 September 2021 - 12:15 WIB
Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara berencana melakukan pengerasan jalan Katib Darus Kelura...
 Bakar Batu awali pembangunan jalan Banti-Arwanop Kabupaten Mimika
Sabtu, 18 September 2021 - 15:45 WIB
Rencana pembangunan poros jalan yang menghubungkan wilayah Banti dengan Arwanop akan dilanjutkan di ...
TMMD Reguler ke-112 sasar betonisasi jalan penghubung antar dusun di Desa Majasto
Sabtu, 18 September 2021 - 14:58 WIB
Kodim 0726 Sukoharjo, Jawa Tengah membangun jalan penghubung antar dusun di Desa Majasto, Kecamatan ...
Jalan pesisir Nunukan ditarget rampung dalam tiga bulan
Sabtu, 18 September 2021 - 10:15 WIB
Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Yansen TP menargetkan peningkatan coastal road (jalan p...
TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2021 di Desa Wringinharjo resmi dimulai
Jumat, 17 September 2021 - 16:46 WIB
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III tahun 2021 Kodim 0703 Cilacap yang ...
Perbaikan infrastruktur di Medan kejar kualitas
Rabu, 15 September 2021 - 07:01 WIB
Pembangunan dan perbaikan infrastruktur di Kota Medan, Sumatera Utara, sedang dilakukan di tengah pa...
 Warga dua desa di Kecamatan Samudera harap pemerintah perbaiki tanggul Krueng Pase
Selasa, 14 September 2021 - 12:36 WIB
Ratusan meter tanggul Sungai Krueng Pasee di Gampong Teupin Ara dan Gampong Teupin Belangan, Kecama...
Soal ganti rugi lahan Waduk Keureotoe, Kepala BPN Aceh Utara: Tunggu putusan pengadilan
Sabtu, 11 September 2021 - 20:45 WIB
Badan Pertanahan Negara (BPN) Aceh Utara gelar musyawarah soal bentuk ganti kerugian pengadaan tanah...
Kabupaten Muba serap 13,8 ton karet untuk membangun jalan
Jumat, 10 September 2021 - 07:01 WIB
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin membangun jalan ruas jalan Lais - Petaling - Teluk Kijing di Kec...
Live Streaming Radio Network