Menko PMK: Pemerintah dorong percepatan pengadaan vaksin nasional
Elshinta
Sabtu, 26 Juni 2021 - 21:23 WIB |
Menko PMK: Pemerintah dorong percepatan pengadaan vaksin nasional
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah sedang mempercepat pengadaan vaksin nasional untuk program vaksinasi ibu hamil dan balita serta anak-anak menyusul peningkatan kasus COVID-19 yang makin mengkhawatirkan.

"Untuk jaga-jaga kemungkinan yang tidak dikehendaki dalam pengadaan vaksin, saya usul, saya sarankan sebaiknya kita lebih fokus pada percepatan produksi vaksin nasional," katanya dalam keterangan secara tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (26/6).

Muhadjir mengatakan berdasarkan data klaim biaya COVID-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan, jumlah kasus ibu hamil terkonfirmasi COVID-19 mencapai 35.099 jiwa sedangkan bayi baru lahir usia 0-12 bulan yang juga mengalami hal serupa sebanyak 24.591 jiwa.

Menyikapi fakta tersebut, kata Muhadjir, pemerintah akan mempercepat program vaksinasi ibu hamil, balita, dan anak-anak. Hal itu sebagai upaya untuk mencegah penularan sekaligus menekan laju peningkatan kasus terkonfirmasi dan meninggal akibat COVID-19.

Dikatakan Muhadjir percepatan vaksinasi sangat diperlukan. Namun untuk pengadaan vaksin, sebaiknya difokuskan pada produksi vaksin nasional.

"Bagaimana diupayakan vaksin produksi nasional ini betul-betul bisa segera sehingga kita tidak tergantung pada pasar internasional," ujarnya.

Muhadjir menjelaskan bahwa situasi pasar vaksin dunia saat ini memiliki ketidakpastian yang cukup tinggi. Sementara kasus COVID-19 terus mengalami peningkatan signifikan dengan hadirnya varian-varian baru yang konon lebih mudah menularkan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kunjungi Pesantren Alhamdulillah, Mendes PDTT syukuran lahirnya Perpres Pesantren 
Sabtu, 18 September 2021 - 17:24 WIB
Kunjungannya ke Rembang untuk memberikan penghargaan kepada pemerintah kabupaten setempat yang berha...
 Mensos segera tingkatkan kualitas prasarana dasar Suku Dayak Meratus
Jumat, 17 September 2021 - 18:13 WIB
Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini memastikan negara hadir untuk semua warga negara, ...
Cerita Iwan Fals soal pandemi, frustasi hingga menyalakan semangat
Jumat, 17 September 2021 - 11:17 WIB
Pandemi COVID-19 yang berlangsung hampir dua tahun, membuat banyak orang merasa frustasi, putus asa,...
Fakta menarik tentang masyarakat adat di Indonesia
Rabu, 15 September 2021 - 11:48 WIB
Indonesia memiliki ribuan masyarakat adat yang tersebar di nusantara. Mereka tergabung dalam Aliansi...
 Paguyuban warga Ngajogyakarto Provinsi Papua gelar vaksinasi keliling
Selasa, 14 September 2021 - 11:58 WIB
Paguyuban warga Ngajogyakarto Provinsi Papua meggelar vaksinasi Covid-19 massal bagi masyarakat Sent...
Satgas Yonif RK 751/VJS bagikan Alkitab di Kabupaten Yahukimo
Senin, 13 September 2021 - 14:58 WIB
Untuk menumbuhkan dan mendorong semangat warga jemaat agar lebih giat beribadah, Satgas Pamrahwan Y...
Ulama milili peran dan tanggung jawab moral terhadap pembinaan umat
Senin, 13 September 2021 - 10:47 WIB
Ulama memiliki peran penting dan tanggung jawab moral terhadap pembinaan umat. Oleh karenanya, ulama...
 Hibah bidang keagamaan di Salatiga dicairkan
Sabtu, 11 September 2021 - 17:26 WIB
Wali Kota Salatiga, Jawa Tengah Yuliyanto  menyaksikan penandatangan berkas kelengkapan pencairan H...
Bupati OKU Timur resmikan Batik Angkinan sebagai seragam ASN
Sabtu, 11 September 2021 - 11:39 WIB
Bupati Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, Lanosin Hamzah meresmikan Batik Angkinan sebagai b...
Bupati: Basapa dapat dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat
Sabtu, 11 September 2021 - 07:45 WIB
Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat Suhatri Bur mengatakan penyelenggaraan Basapa atau ziarah di...
Live Streaming Radio Network