50 eksportir tawarkan produk ke pasar Filipina
Elshinta
Senin, 28 Juni 2021 - 17:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
50 eksportir tawarkan produk ke pasar Filipina
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebanyak 50 eksportir Indonesia menawarkan produk-produk unggulan mereka dalam pameran bertajuk `Indonesia F&B and Lifestyle Virtual Exhibition` yang diselenggarakan secara daring.

Pameran daring atau Virtual Exhibition yang diprakarsai bersama oleh KBRI Manila dan KJRI Davao City tersebut berlangsung pada 28-30 Juni 2021.

Hampir separo dari para peserta pameran merupakan perusahaan dan pelaku usaha yang tergabung di dalam platform B2B ekspor, Madeinindonesia.com.

Mereka itu, antara lain, PT Sarinah, PT Gujati 59 Utama, PT Pacific Eastern Coconut Utama, PT Ultra Sakti dan masih banyak lagi.

“Virtual exhibition ini mengangkat 2 sektor, yaitu sektor food and beverage dan lifestyle dengan mempertimbangkan fakta bahwa produk-produk tersebut mempunyai potensi pasar yang kuat di tengah situasi pandemi”, kata Widya Rahmanto, Kuasa Usaha Ad-interim KBRI Manila pada Opening Ceremony, Senin (28/6). 

“Pameran Virtual ini sangat tepat untuk meningkatkan interaksi ekonomi, terutama selama pandemi. Sebagian besar komunitas bisnis menderita dan sangat membutuhkan untuk menemukan cara dan peluang baru untuk bertahan, tetap relevan, dan terus berkembang,” katanya dalam rilis tertulis yang diterima redaksi elshinta.com.

Bertindak sebagai keynote speaker adalah Ina Hagniningtyas Krisnamurthi, Staf Ahli bidang Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri. Perempuan yang dicalonkan sebagai Dubes Indonesia di India ini menantang pelaku bisnis kedua negara untuk terus mencari dan menjajaki peluang kerja sama dan kolaborasi. Pandemi juga telah menjadi "wake-up call" dunia usaha untuk mendefinisikan ulang model bisnis agar lebih inovatif dan adaptif terhadap tantangan-tantangan saat ini.

Sementara itu, Benedicto V. Yujuico, presiden Philippine Chamber of Commerce and Industry (PCCI) menekankan kedekatan geografis kedua negara telah mendorong eratnya interaksi ekonomi Indonesia dan Filipina.

“Warga Filipina telah terbiasa dengan berbagai produk F&B dari Indonesia seperti Kopiko dan Indomie. Sementara itu produk Potato Corner Filipina dan produk makanan ringan seperti Piatos juga telah diterima oleh warga Indonesia,” lanjutnya.

Produk yang ditawarkan dalam pameran telah dikurasi secara cermat untuk mewakili produk-produk yang menawarkan inovasi dalam rasa dan tampilan, misalnya makanan ringan dalam berbagai rasa dan kemasan. Produk-produk unggulan lainnya antara lain adalah virgin coconut oil, ikan cakalang dan mesin-mesin pengemas.

Guna mendorong peningkatan nilai transaksi perdagangan dan investasi dua arah, penyelenggaraan Virtual Exhibition selama tiga hari tersebut juga  diisi dengan sejumlah side events, yaitu Forum Investasi, Forum Ekonomi Kreatif, dan Business Matching yang menghadirkan para narasumber mumpuni di bidangnya.

Kegiatan ini merupakan upaya KBRI Manila dan KJRI Davao City untuk berkontribusi membantu para pengusaha Indonesia memasarkan produk-produk mereka ditengah pandemi.  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Profesionalitas dan ketaatan pajak krusial dalam menjalankan usaha ekspor
Sabtu, 18 September 2021 - 21:45 WIB
Profesionalitas dan ketaatan hukum, termasuk dalam hal perpajakan, sangat krusial dalam menjalankan ...
 Jufry Lumintang: UMKM bangkit lebih cepat dengan dua syarat ini!
Sabtu, 18 September 2021 - 19:10 WIB
Dalam acara deklarasi, Ketua Umum Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU), Jufri Lumintang menga...
Wamendes Budi Arie: Masa depan Indonesia ada di desa
Sabtu, 18 September 2021 - 17:47 WIB
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi menyambangi BUM...
Satu setengah tahun berjalan, Program Kartu Prakerja jangkau 10,6 juta penerima manfaat
Sabtu, 18 September 2021 - 16:36 WIB
Dalam usianya yang baru 1,5 tahun, Program Kartu Prakerja telah memberikan dampak signifikan di teng...
 BAZNAS sukses pertahankan sertifikasi manajemen anti penyuapan
Sabtu, 18 September 2021 - 15:14 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menerima Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO ...
Bupati Sukoharjo bujuk keluarga terlantar pindah rusunawa
Sabtu, 18 September 2021 - 15:07 WIB
Bupati Sukoharjo, Jawa Tengah Etik Suryani membujuk satu keluarga terlantar di Kartasura menempati ...
Ubi Jalar Jabar berhasil tembus pasar Singapura
Sabtu, 18 September 2021 - 00:01 WIB
Ubi jalar asal Jabar berhasil menembus pasar ekspor Singapura untuk pertama kali.
BP Batam siapkan aplikasi IBOSS untuk permudah perizinan
Jumat, 17 September 2021 - 22:45 WIB
Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam melakukan penyempurnaan p...
 Musim kemarau, 2800 hektar sawah di Undaan Kudus ditanami kacang hijau
Jumat, 17 September 2021 - 21:57 WIB
Pada musim kemarau kali ini ada kabar yang mengembirakan bagi para petani di Kecamatan Undaan, Kabup...
Menteri: Saat ini momentum terbaik bangun baterai kendaraan listrik
Jumat, 17 September 2021 - 19:28 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut saat ini ...
Live Streaming Radio Network