MemoRI 07 Juli
7 Juli 1683: Kesultanan Ternate jadi Kerajaan Vasal Kolonial
Elshinta
Penulis : Calista Aziza | Editor : Calista Aziza
7 Juli 1683: Kesultanan Ternate jadi Kerajaan Vasal Kolonial
Museum Kesultanan Ternate. (https://bit.ly/3y2Zhm2/elshinta.com)

Elshinta.com - Pada 7 Juli 1683, Sultan Sibori yang merupakan Raja Kesultanan Ternate menandatangani perjanjian yang mengakibatkan Ternate menjadi Kerajaan Vasal Kolonial. Perjanjian itu mengakhiri kedaulatan Kesultanan Ternate sebagai kerajaan.

Kerajaan Ternate Sebagai penghasil rempah-rempah, Maluku banyak dilirik oleh pedagang dunia. Namun, semakin meningkatnya aktivitas perdagangan menjadi ancaman tersendiri. Kemudian, dibentuklah sebuah kerajaan Ternate yang dipimpin oleh seseorang disebut Momole. Setelah terbentuk kerajaan, raja tersebut dikenal dengan Kolano.

Kolano daerah Ternate adalah Baab Mashur Malamo yang bertanggung jawab terhadap Ternate. Pertengahan abad 15, Islam menyebar di Ternate. Gelar untuk pemimpin pun memakai gelar sultan sebagai pemimpin kerajaan. Kesultanan Ternate akhirnya tumbuh dengan maju dan mampu mengelola rempah-rempahnya dengan baik. Pada 1512, Portugis datang dan mendirikan pos-pos dagang. Saat itu, Portugis memanfaatkan situasi dengan menjalankan politik adu domba ketika Sultan Bayanullah meninggal.

Salah satu anak Sultan Bayanullah yang mendapat bantuan Portugis terbunuh. Keperkasaan Portugis lenyap ketika Sultan Baabullah menggempur pos-pos dagangnya pada 1575. Di bawah kepemimpinan Baabullah, Ternate menguasai 72 pulau dan berada di puncak masa kejayaan.

 

Belanda datang

Ketika Sultan Baabullah meninggal, Portugis dan Spanyol ingin menguasai Maluku. Setelah berulang kali mengalami kekalahan, Kesultanan Ternate meminta bantuan pihak asing. Pada 1603, Belanda membantu Ternate. Hingga akhirnya Belanda bisa menguasai dan memonopoli rempah-rempah di Maluku. Kala itu, rakyat Ternate menunjukkan ketidakpuasannya. Rakyat Ternate melakukan perlawanan dan pemberontakan.

Hingga abad 17, setidaknya terjadi 4 pemberontakan yang dikobarkan bangsawan Ternate dan rakyat Maluku. Namun, pengaruh Belanda sangat kuat dan leluasa untuk mengeluarkan peraturan. Pada masa pemerintahan Sultan Sibori, rakyat melakukan serangan terhadap Belanda.

Pada 7 Juli 1683, Sultan Sibori terpaksa menandatangani perjanjian yang mengakibatkan Ternate masuk sebagai kerajaan vasal Belanda. Dengan ini, kedaulatan dan keperkasaan Kerajaan Ternate tidak leluasa lagi dan masuk dalam cengkeraman Belanda. Belanda mempunyai kewenangan lebih besar terhadap daerah vasal yang dikuasainya. Meski kehilangan kekuasaan, Sultan Ternate tetap berjuang dan mencoba keluar dari lingkaran Belanda.

 

Sumber: kompas.com

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Enembe sampaikan duka cita mendalam gugurnya nakes Kiwirok
Jumat, 17 September 2021 - 11:30 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya tenaga medis dalam tr...
Relawan: Sandiaga Uno berpeluang maju Capres 2024
Jumat, 17 September 2021 - 10:41 WIB
Relawan Kawan Sandi (RKS) memprediksikan peluang besar untuk Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ...
Presiden akan tinjau vaksinasi COVID-19 di Aceh dan Sumut
Kamis, 16 September 2021 - 08:59 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meninjau vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat dan memberikan instru...
PDI Perjuangan Kalbar polisikan akun penyebar hoaks Megawati wafat
Rabu, 15 September 2021 - 22:15 WIB
Pengurus DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat bersama seluruh anggota Fraksi PDIP DPRD Kalbar dan Bad...
 DPC PDI Perjuangan Kota Kediri vaksin 500 warga plus beri bantuan sembako beras
Rabu, 15 September 2021 - 16:34 WIB
DPC PDI Perjuangan Kota Kediri Rabu (15/9) pagi menggelar giat vaksinasi. Kegiatan ini difokuskan di...
Krisdayanti: Dana reses bukanlah pendapatan pribadi Anggota DPR
Rabu, 15 September 2021 - 12:47 WIB
Anggota DPR RI Krisdayanti (KD) menyatakan dana reses bukanlah bagian pendapatan pribadi dari Anggot...
15 September 1945: Sekutu mendaratkan pasukannya di Jakarta setelah Indonesia merdeka
Rabu, 15 September 2021 - 06:00 WIB
Seorang perwira pasukan sekutu bernama Mayor Greenhalgh, melakukan aksi terjun payung di lapangan ud...
Presiden tetapkan PP tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil
Selasa, 14 September 2021 - 18:12 WIB
Presiden RI Joko Widodo menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pe...
DPRD Sulsel temukan anggaran APBD siluman Rp182 miliar
Selasa, 14 September 2021 - 07:15 WIB
DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melalui Komisi D membidangi Pembangunan menemukan kejanggalan adanya ...
 MKGR siap dukung Mahyaruddin Salim jadi Ketua Golkar Kota Tanjungbalai
Senin, 13 September 2021 - 15:46 WIB
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara dalam waktu dekat akan menggelar M...
Live Streaming Radio Network