Kemenag: Tempat ibadah ditutup sementara saat PPKM Darurat
Elshinta
Jumat, 02 Juli 2021 - 16:27 WIB |
Kemenag: Tempat ibadah ditutup sementara saat PPKM Darurat
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Kementerian Agama akan mengatur pembatasan-pembatasan kegiatan keagamaan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021 di Jawa-Bali, antara lain menutup sementara tempat ibadah seperti masjid, gereja, wihara, klenteng dan pura.

"Kementerian Agama juga sudah menyiapkan peraturan peniadaan peribadatan di tempat-tempat ibadah di luar agama Islam seperti di pura, wihara, kelenteng dan sebagainya," ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas seusai rapat bersama kementerian yang dipantau dari Jakarta, Jumat (2/7).

Yaqut mengatakan Kementerian Agama akan mengeluarkan surat edaran yang mengatur pelaksanaan ibadah saat PPKM Darurat sekaligus menjadi penguat dari edaran sebelumnya.

Sebelumnya, Kemenag telah mengeluarkan surat edaran pelaksanaan Idul Adha dan kurban. Namun dalam surat edaran itu salah satunya hanya mengatur pelaksanaan Shalat Idul Adha berjamaah ditiadakan di lapangan atau masjid/mushalla yang berada di zona merah dan oranye.

Kini Kemenag menyebut bahwa shalat Id berjamaah di wilayah PPKM Darurat ditiadakan dan diimbau digelar di rumah masing-masing. Begitu pula dengan kegiatan keagamaan lainnya di tempat ibadah ditiadakan sementara.

"Inti dari hasil rapat yang nanti akan kita turunkan menjadi Surat Edaran Menteri Agama yang akan kita sebarkan secara luas," ujarnya.

Tak hanya peniadaan kegiatan keagamaan di tempat ibadah, Kemenag juga akan mengatur soal takbiran. Yaqut mengatakan takbir keliling di zona PPKM Darurat dilarang, begitu pula takbiran di masjid ditiadakan.

"Jadi takbiran di rumah saja," kata dia.

Sementara saat kurban, penyembelihan harus di tempat terbuka, dibatasi, dan yang boleh menyaksikan hanya orang yang berkurban saja agar menghindari kerumunan.

Kemudian saat proses pembagian daging kurban diberikan langsung oleh panitia kepada yang berhak ke rumahnya masing-masing.

"Kemudian daging kurban yang biasanya pembagiannya sering kali mengundang kerumunan dengan membagi kupon, kita akan coba atur bahwa pembagian hewan kurban itu harus diserahkan langsung kepada yang berhak ke rumah masing-masing," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kunjungi Pesantren Alhamdulillah, Mendes PDTT syukuran lahirnya Perpres Pesantren 
Sabtu, 18 September 2021 - 17:24 WIB
Kunjungannya ke Rembang untuk memberikan penghargaan kepada pemerintah kabupaten setempat yang berha...
 Mensos segera tingkatkan kualitas prasarana dasar Suku Dayak Meratus
Jumat, 17 September 2021 - 18:13 WIB
Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini memastikan negara hadir untuk semua warga negara, ...
Cerita Iwan Fals soal pandemi, frustasi hingga menyalakan semangat
Jumat, 17 September 2021 - 11:17 WIB
Pandemi COVID-19 yang berlangsung hampir dua tahun, membuat banyak orang merasa frustasi, putus asa,...
Fakta menarik tentang masyarakat adat di Indonesia
Rabu, 15 September 2021 - 11:48 WIB
Indonesia memiliki ribuan masyarakat adat yang tersebar di nusantara. Mereka tergabung dalam Aliansi...
 Paguyuban warga Ngajogyakarto Provinsi Papua gelar vaksinasi keliling
Selasa, 14 September 2021 - 11:58 WIB
Paguyuban warga Ngajogyakarto Provinsi Papua meggelar vaksinasi Covid-19 massal bagi masyarakat Sent...
Satgas Yonif RK 751/VJS bagikan Alkitab di Kabupaten Yahukimo
Senin, 13 September 2021 - 14:58 WIB
Untuk menumbuhkan dan mendorong semangat warga jemaat agar lebih giat beribadah, Satgas Pamrahwan Y...
Ulama milili peran dan tanggung jawab moral terhadap pembinaan umat
Senin, 13 September 2021 - 10:47 WIB
Ulama memiliki peran penting dan tanggung jawab moral terhadap pembinaan umat. Oleh karenanya, ulama...
 Hibah bidang keagamaan di Salatiga dicairkan
Sabtu, 11 September 2021 - 17:26 WIB
Wali Kota Salatiga, Jawa Tengah Yuliyanto  menyaksikan penandatangan berkas kelengkapan pencairan H...
Bupati OKU Timur resmikan Batik Angkinan sebagai seragam ASN
Sabtu, 11 September 2021 - 11:39 WIB
Bupati Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, Lanosin Hamzah meresmikan Batik Angkinan sebagai b...
Bupati: Basapa dapat dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat
Sabtu, 11 September 2021 - 07:45 WIB
Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat Suhatri Bur mengatakan penyelenggaraan Basapa atau ziarah di...
Live Streaming Radio Network