KKP serahkan bantuan Rp199,57 juta untuk konservasi di Serang
Elshinta
Kamis, 08 Juli 2021 - 11:58 WIB |
KKP serahkan bantuan Rp199,57 juta untuk konservasi di Serang
Ilustrasi

Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerahkan bantuan kepada dua kelompok masyarakat di Serang, Banten, masing-masing senilai Rp100 juta dan Rp99,57 juta untuk mendukung kegiatan dan sosialisasi konservasi terumbu karang.

"Bantuan pemerintah untuk kelompok konservasi adalah salah satu strategi agar masyarakat memiliki kapasitas sebagai mitra dalam pengelolaan konservasi," kata Plt Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Hendra Yusran Siry dalam rilis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Untuk itu, ujar dia, bantuan diberikan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang sangat peduli terhadap kegiatan konservasi baik perlindungan, pelestarian dan pemanfaatan jenis ikan, baik yang dilindungi maupun yang tidak dilindungi untuk mendukung konservasi sumber daya ikan.

Bantuan yang disampaikan melalui Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (LPSPL) Serang, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) itu terdiri dari paket peralatan selam dan sarana sosialisasi untuk mendukung kegiatan konservasi terumbu karang dan sosialisasi konservasi di wilayah masing-masing.

Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Hendra Yusran Siry menyampaikan bantuan pemerintah untuk kelompok konservasi merupakan bagian dari upaya percepatan efektivitas pengelolaan konservasi jenis ikan.

Sementara itu, Kepala LPSPL Serang, Syarif Iwan Taruna menerangkan bahwa dalam menyalurkan bantuan pemerintah untuk kelompok konservasi, LPSPL Serang telah melakukan beberapa tahapan sesuai Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Nomor 8 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Konservasi Tahun 2021.

"Tahapan pemberian bantuan di antaranya adalah pengusulan calon penerima bantuan, proses verifikasi dan penetapan bantuan, pengadaan barang dan jasa, distribusi bantuan, pendampingan dan pembinaan pemanfaatan bantuan, serta monitoring dan evaluasi secara berkala ketika bantuan sudah diserahkan," papar Iwan.

Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Laut (KKHL) Ditjen PRL Andi Rusandi yang menyerahkan langsung bantuan tersebut meminta agar kelompok penerima bantuan dapat memanfaatkan bantuan secara optimal.

"Kelompok harus bisa menjaga, mengelola dan memelihara bantuan konservasi. Kelompok juga diharapkan memberikan laporan pemanfaatan bantuan konservasi kepada LPSPL Serang setiap tahunnya selama dua tahun melalui pelaporan online yang telah disediakan oleh LPSPL Serang, sehingga keberadaan bantuan terhindar dari hal-hal atau perbuatan yang dapat merusaknya," ucap Andi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sei Sirah Besitang tercemar, Pemkab Langkat lakukan pemeriksaan
Minggu, 19 September 2021 - 12:07 WIB
Ribuan ikan dan habitat hewan air lainnya mati secara mendadak. Wilayah hilir Sei Sirah Kecamatan Be...
Prihatin kerusakan lingkungan Merapi, Sri Sultan HB X tutup 14 lokasi penambangan
Sabtu, 18 September 2021 - 14:23 WIB
Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengaku terkejut dan kaget melihat kerusakan yang cukup parah akibat pe...
 Luncurkan aplikasi ASAP Digital, Kapolda Kaltim fokuskan pada 4 daerah ini
Jumat, 17 September 2021 - 14:55 WIB
Kapolda Kalimatan Timur, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak menjelaskan aplikasi ASAP Digital ini nantinya...
Pemkot Jakbar benahi kawasan Rawa Buaya untuk antispasi banjir
Jumat, 17 September 2021 - 12:41 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Barat melakukan beberapa pembenahan di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, untuk...
30 tim bakal turun bersihkan sungai di Banjarmasin
Kamis, 16 September 2021 - 23:27 WIB
Sebanyak 30 tim dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD), BUMD dan organisasi kemasyarakatan peduli...
Banjarmasin bentuk gerakan `Balingai` upaya selamatkan sungai
Kamis, 16 September 2021 - 14:07 WIB
Beberapa elemen masyarakat sepakat membentuk sebuah gerakan Banjarmasin Peduli Sungai atau disingkat...
Pabrik gula pastikan luberan air berkabut bukan limbah B3 
Selasa, 14 September 2021 - 12:16 WIB
Mengantisipasi agar tidak kembali terjadnya luapan air pendingin condesor masuk ke dalam saluran air...
 World Clean Up Day gelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Kemiren Cilacap
Senin, 13 September 2021 - 11:47 WIB
Komunitas pemerhati lingkungan bersama Babinsa Tegalkamulyan Koramil 01 Cilacap  menggelar aksi ber...
Sumatera Selatan waspadai karhutla hingga akhir September 2021
Sabtu, 11 September 2021 - 22:49 WIB
Provinsi Sumatera Selatan tetap mewaspadai bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga akhir...
Limbah ciu cemari Bengawan Solo 
Sabtu, 11 September 2021 - 17:37 WIB
Limbah produksi ciu (alkohol tradisional khas Jawa Tengah) mencemari  Bengawan Solo. Gubernur Jawa ...
Live Streaming Radio Network