Pakar: BBM RON rendah berisiko rusak mesin
Elshinta
Minggu, 11 Juli 2021 - 22:19 WIB |
Pakar: BBM RON rendah berisiko rusak mesin
Masyarakat semakin banyak gunakan BBM ramah lingkungan.

Elshinta.com - Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dengan Research Octane Number (RON) rendah bisa meningkatkan risiko kerusakan mesin, selain menurunkan performa atau unjuk kerja kendaraan, menurut pakar kendaraan mesin bakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Iman Kartolaksono Reksowardojo di Jakarta, Minggu.

Selain itu, katanya, BBM RON rendah juga memperburuk emisi gas buang kendaraan bermotor, membuat mesin mengelitik (knocking), bahkan terburuk, berpotensi membuat ruang bakar berlubang.

"BBM RON rendah bisa menyebabkan knocking atau mengelitik. Knocking harus dihindari, karena dalam kasus ekstrim bisa merusak mesin, membuat piston berlubang, serta menurunkan efisiensi dan menaikkan emisi gas buang," katanya.

Iman yang juga anggota Komite Teknis Bahan Bakar Fosil dan Nabati itu menjelaskan, BBM RON rendah memang menjadi penyebab knocking.

Secara termodinamika, knocking terjadi karena BBM RON rendah tidak tahan terhadap tekanan atau temperatur tinggi, sehingga BBM bisa terbakar sebelum waktunya untuk dinyalakan api dari busi.

Kerugian pemakaian BBM RON rendah, jelas Iman, juga terjadi meski kendaraan dilengkapi dengan articial intelligence (AI). Meski pemrograman AI akan membuat mesin lebih fleksibel terhadap kualitas BBM yang dikonsumsi, namun pada dasarnya BBM RON rendah merugikan, terutama dalam jangka panjang.

Programing yang dilengkapi AI bisa beradaptasi supaya tidak merusak motor. Tetapi tetap saja ada batasnya. Dan konsuensinya terhadap kinerja yang menurun, efisensi menurun, dan emisi memburuk,” kata Iman.

Itu sebabnya, Ketua Ikatan Ahli Bahan Bakar Indonesia (IABI itu menilai positif kecenderungan meningkatnya konsumsi BBM berkualitas yang dibarengi dengan penurunan konsumsi BBM RON rendah.

"Dan ke depan tentu saja kecenderungan tersebut harus terus ditingkatkan. Sangat menggembirakan. Karena kualitas BBM memang harus meningkat,” kata dia.

Peningkatan konsumsi BBM berkualitas, sebelumnya disampaikan Satgas Ramadhan Idul Fitri (RAFI) Pertamina. Konsumsi Pertamax series dan Dex series berada di atas angka 11 persen. Dan di sisi lain, penggunaan BBM dengan oktan paling rendah (RON 88) berada di bawah 10 persen.

Menurut Iman, hal sebaliknya terjadi jika kendaraan diisi dengan BBM RON tinggi. BBM berkualitas tersebut, menurutnya tahan terhadap temperatur dan tekanan tinggi, untuk tidak menyala dengan sendirinya.

"Dengan demikian, pembakaran yang terjadi pada BBM oktan tinggi, hanya berasal dari api busi. Bukan karena temperatur dan tekanan yang tinggi yang berasal bukan dari busi," ujarnya.

Oleh karena itu, Iman mengingatkan, pentingnya menggunakan BBM dengan angka oktan tinggi, tidak hanya bagi kendaraan roda empat, namun juga sepeda motor. Apalagi, spesifikasi mesin kendaraan keluaran terbaru memang dirancang untuk BBM dengan RON yang tinggi.

"Jadi memang harus sesuai. Kalau mesinnya dirancang untuk oktan tinggi maka harus mempergunakan BBM dengan angka oktan tinggi. Jika tidak, maka akan terjadi off-design operation atau operasi mesin di luar perancangan," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Renault Megane E-TECH pakai Google & Qualcomm optimalkan fitur digital
Minggu, 12 September 2021 - 11:27 WIB
Renault meliris All-new Megane E-TECH, mobil listrik yang mengoptimalkan fungsi digital berkat pengg...
Kelangkaan `chip`di industri otomotif bisa bertahan hingga 2023
Minggu, 12 September 2021 - 10:13 WIB
Kelangkaan dan kurangnya pasokan \"chip\" yang turut menganggu produk mobil secara global bisa berta...
Canon luncurkan lensa telefoto super untuk seri EOS R
Sabtu, 11 September 2021 - 09:13 WIB
Canon meluncurkan dua seri lensa telefoto super RF400mm f/2.8L IS USM dan RF600mm f/4L IS USM untuk ...
Meraup `cuan `dari optimasi media sosial ala Ogut
Minggu, 05 September 2021 - 08:01 WIB
Bagi sebagian orang media sosial merupakan sarana ekspresi diri melalui berbagai jaringan akun yang ...
Bedah perbedaan spesifikasi & fitur andalan empat varian Pajero Sport
Sabtu, 04 September 2021 - 08:49 WIB
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menghadirkan sport utility vehicle (SUV) ...
BMW Individual dapat sambutan baik dari para pecinta kendaraan sport
Kamis, 02 September 2021 - 08:51 WIB
BMW Indonesia kembali membuktikan ketangguhannya di segmen kendaraan sport yang mendapat sambutan ba...
Dacia Jogger, mobil keluarga terbaru dari Renault
Selasa, 31 Agustus 2021 - 08:39 WIB
Raksasa otomotif Prancis, Renault akan menghadirkan mobil keluarga dengan harga yang lebih terjangka...
DFSK Glory i-AUTO punya fitur 100 perintah suara, harga Rp335 juta
Minggu, 29 Agustus 2021 - 11:23 WIB
DFSK Glory i-AUTO menawarkan opsi bagi konsumen yang membutuhkan sport utility vehicle (SUV) denga...
SerbaSepeda berikan garansi servis seumur hidup
Minggu, 29 Agustus 2021 - 11:09 WIB
Bersepeda kini menjadi gaya hidup masyarakat demi menjaga kebugaran tubuh di tengah pandemi COVID-19...
Zenius gelar kompetisi berhadiah perangkat Apple
Kamis, 19 Agustus 2021 - 08:49 WIB
Edutech platform belajar online Zenius menggelar kompetisi yang mengajak masyarakat bertanding me...
Live Streaming Radio Network