Taliban di Afghanistan rebut perbatasan utama dengan Pakistan
Elshinta
Kamis, 15 Juli 2021 - 09:35 WIB |
Taliban di Afghanistan rebut perbatasan utama dengan Pakistan
Ratusan pria bersenjata menghadiri perkumpulan untuk mengumumkan dukungan mereka kepada pasukan keamanan Afganistan dan mereka siap melawan Taliban, di pinggiran kota Kabul, Afganistan, Rabu (23/6/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/hp/cfo (REUTERS/STRINGER)

Elshinta.com - Kelompok militan Taliban di Afghanistan menguasai perbatasan utama dengan Pakistan pada Rabu (14/7), salah satu tujuan terpenting yang telah mereka capai sejauh ini selama kemajuan pesat di seluruh negeri ketika pasukan AS ditarik keluar.

Video yang dirilis oleh kelompok militan Taliban menunjukkan bendera putih berkibar menggantikan bendera Afghanistan di atas Gerbang Persahabatan di perbatasan di kota Wesh, Afghanistan, di seberang kota Chaman, Pakistan.

"Setelah dua dekade kebrutalan orang Amerika Serikat dan boneka AS, gerbang ini dan distrik Spin Boldak direbut oleh Taliban," kata seorang pejuang di depan kamera.

"Perlawanan kuat dari Mujahidin dan rakyatnya memaksa musuh untuk meninggalkan daerah ini."

Persimpangan, di distrik Spin Boldak di selatan kota utama Afghanistan, Kandahar, adalah titik masuk tersibuk kedua di negara yang terkurung daratan antara wilayah barat daya yang luas dan pelabuhan laut Pakistan.

Data pemerintah Afghanistan menunjukkan bahwa rute tersebut digunakan oleh 900 truk sehari.

Para pejabat Afghanistan mengatakan pasukan pemerintah telah memukul mundur Taliban dan menguasai distrik itu.

Namun warga sipil dan pejabat Pakistan mengatakan Taliban tetap mengendalikan penyeberangan.

"Wesh, yang memiliki kepentingan besar dalam perdagangan Afghanistan dengan Pakistan dan negara-negara lain, telah dikuasai oleh Taliban," kata seorang pejabat keamanan Pakistan yang ditempatkan di daerah perbatasan.

Para pejabat di Chaman mengatakan Taliban telah menangguhkan semua perjalanan melalui gerbang itu.

Taliban dalam beberapa hari terakhir telah merebut penyeberangan perbatasan utama lainnya, di provinsi Herat, Farah dan Kunduz di utara dan barat.

Kontrol pos perbatasan memungkinkan Taliban untuk mengumpulkan pendapatan, kata Shafiqullah Attai, ketua Kamar Dagang dan Investasi Afghanistan di ibu kota Kabul.

Militan Islam, yang memerintah Afghanistan dari  1996 hingga penggulingan mereka pada  2001 oleh pemboman AS setelah serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat, berjuang untuk menggulingkan pemerintah yang didukung Barat di Kabul.

Presiden AS Joe Biden telah mengumumkan bahwa dia menarik semua pasukan AS pada Agustus, dan pasukan Amerika meninggalkan pangkalan utama mereka di negara itu dua minggu lalu.

Taliban telah membuat dorongan baru untuk mengepung kota-kota dan merebut wilayah.

Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa Amerika Serikat akan mengirim penerbangan carter akhir bulan ini untuk mulai mengevakuasi sekitar 2.500 warga Afghanistan yang bekerja sebagai juru bahasa untuk pemerintah AS di mana nyawa mereka kini terancam.

Sumber : Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
LG selesaikan peningkatan tahap awal pabrik peralatan rumah tangga
Jumat, 17 September 2021 - 08:59 WIB
Perusahaan elektronik asal Korea Selatan, LG Electronics Inc. telah menyelesaikan tahap pertama untu...
China-ASEAN Expo hasilkan kesepakatan bisnis Rp664 triliun
Kamis, 16 September 2021 - 00:01 WIB
Pameran perdagangan dan investasi China-ASEAN Expo (CAExpo) ke-18 yang berakhir di Nanning, Daera...
Negara bagian terpadat ketiga di Australia hindari penguncian COVID
Minggu, 12 September 2021 - 12:25 WIB
Queensland, negara bagian terpadat ketiga di Australia, mengatakan bahwa pihaknya tidak perlu memeri...
Perusahaan China donasikan alat penanggulangan COVID-19 ke Indonesia
Sabtu, 11 September 2021 - 14:03 WIB
Perusahaan China Zhenshi Holding Group Co Ltd mendonasikan berbagai alat kebutuhan untuk penanggulan...
Australia ingin tingkatkan kerja sama dengan Indonesia di banyak sektor
Kamis, 09 September 2021 - 23:45 WIB
Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne menyampaikan keinginan Australia untuk meningkatkan hubun...
Dunia sambut pemerintahan Taliban dengan waspada
Kamis, 09 September 2021 - 09:03 WIB
Negara-negara asing menyambut susunan pemerintahan baru di Afghanistan dengan hati-hati dan cemas pa...
Menlu Inggris katakan perlunya terlibat dengan Taliban
Kamis, 02 September 2021 - 20:15 WIB
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan adanya kebutuhan untuk terlibat dengan Taliban t...
Rekor, India suntikkan 10 juta dosis vaksin sehari
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 15:31 WIB
India pada Jumat (27/8) mencatat rekor dengan menyuntikkan 10 juta dosis vaksin COVID-19 sehari, dem...
Ratusan warga Afghanistan dievakuasi ke Korsel
Kamis, 26 Agustus 2021 - 20:31 WIB
Hampir 400 warga Afghanistan yang dievakuasi tiba di Seoul, Korea Selatan pada Kamis, di mana pemeri...
Taliban minta AS berhenti bantu warga Afghanistan mengungsi
Rabu, 25 Agustus 2021 - 08:31 WIB
Pemerintahan Biden mengharapkan beberapa warga Afghanistan yang memenuhi syarat untuk visa khusus ti...
Live Streaming Radio Network