China beri bantuan medis dan vaksin senilai 7,8 juta dolar
Elshinta
Kamis, 15 Juli 2021 - 23:36 WIB |
China beri bantuan medis dan vaksin senilai 7,8 juta dolar
Pemerintah China memberikan bantuan alat medis dan vaksin senilai 7,8 juta dolar AS kepada Indonesia. (ANTARA/HO Kemenko Kemaritiman dan Investasi)

Elshinta.com - Pemerintah China memberikan bantuan medis dan vaksin kepada Indonesia senilai 7,8 juta dolar AS menyusul lonjakan kasus COVID-19 varian Delta di Indonesia.

Bantuan tersebut terdiri dari bantuan medis dan vaksin melalui Sekretariat Mekanisme Dialog Tingkat Tinggi senilai 50 juta RMB (setara 7,8 juta dolar AS) dan bantuan senilai 3 juta RMB (setara 465 ribu dolar AS) dari Pemerintah Provinsi Fujian.

Bantuan tersebut diberikan secara simbolis dalam acara Indonesia-China "Two Countries Twin Parks" Global Investment Promotion Conference yang digelar dan dihadiri secara virtual oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Kamis.

"Saya mewakili Pemerintah Indonesia dan seluruh masyarakat Indonesia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan atas dukungan terus-menerus dari pemerintah China, serta lembaga dan perusahaan yang siap untuk membantu kami. Saya percaya dukungan yang disampaikan pada hari ini dapat berkontribusi pada peningkatan hubungan Indonesia-China ke tingkat yang lebih tinggi lagi," kata Luhut dalam acara tersebut.

Luhut mengatakan, menyusul lonjakan kasus COVID-19 di Tanah Air, Indonesia membutuhkan sejumlah peralatan medis, di antaranya oksigen cair, Iso Tank, silinder regulator oksigen, konsentrator oksigen, generator oksigen serta obat anti virus untuk pengobatan COVID-19.

Sejak awal pandemi, Indonesia dan China telah bersama-sama berjuang mengatasi COVID-19. Luhut pun mengapresiasi langkah Presiden Xi Jinping and State Counsellor Wang Yi telah mengamankan suplai vaksin COVID-19 untuk Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi vaksin regional.
Dalam kesempatan itu, Luhut mengatakan pemerintah Indonesia tetap akan memastikan iklim investasi dan bisnis yang kondusif.

"Sebagai mitra yang setara, kami juga ingin meyakinkan kembali kepada Anda bahwa kami masih memberikan kesempatan untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya di kawasan industri 'Two Countries Twin Parks'," ujarnya.

Dukungan lebih besar diberikan oleh pemerintah Indonesia karena menurutnya kesuksesan program itu merupakan tujuan bersama yang ingin dicapai oleh kedua negara.

Melalui kerja sama Two Countries Twin Parks, Indonesia dan China berkomitmen untuk mendorong dan mempromosikan pengembangan dan pembangunan taman dan interkoneksi antara kedua negara.

Kerja sama kedua negara akan mencakup bidang industri kelautan, manufaktur makanan, bahan bangunan, energi, MRO penerbangan, elektronik dan bidang lain yang juga telah disepakati

Indonesia menyiapkan tiga kawasan industri yakni, Batang Industrial Park, Bintan Industrial Estate dan Aviarna Industrial Park. Sedangkan China menunjuk Zona Investasi Yuanhong yang terletak di Fuqing, Kota Fuzhou, Provinsi Fujian sebagai kawasan industri untuk dikerjasamakan.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
LG selesaikan peningkatan tahap awal pabrik peralatan rumah tangga
Jumat, 17 September 2021 - 08:59 WIB
Perusahaan elektronik asal Korea Selatan, LG Electronics Inc. telah menyelesaikan tahap pertama untu...
China-ASEAN Expo hasilkan kesepakatan bisnis Rp664 triliun
Kamis, 16 September 2021 - 00:01 WIB
Pameran perdagangan dan investasi China-ASEAN Expo (CAExpo) ke-18 yang berakhir di Nanning, Daera...
Negara bagian terpadat ketiga di Australia hindari penguncian COVID
Minggu, 12 September 2021 - 12:25 WIB
Queensland, negara bagian terpadat ketiga di Australia, mengatakan bahwa pihaknya tidak perlu memeri...
Perusahaan China donasikan alat penanggulangan COVID-19 ke Indonesia
Sabtu, 11 September 2021 - 14:03 WIB
Perusahaan China Zhenshi Holding Group Co Ltd mendonasikan berbagai alat kebutuhan untuk penanggulan...
Australia ingin tingkatkan kerja sama dengan Indonesia di banyak sektor
Kamis, 09 September 2021 - 23:45 WIB
Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne menyampaikan keinginan Australia untuk meningkatkan hubun...
Dunia sambut pemerintahan Taliban dengan waspada
Kamis, 09 September 2021 - 09:03 WIB
Negara-negara asing menyambut susunan pemerintahan baru di Afghanistan dengan hati-hati dan cemas pa...
Menlu Inggris katakan perlunya terlibat dengan Taliban
Kamis, 02 September 2021 - 20:15 WIB
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan adanya kebutuhan untuk terlibat dengan Taliban t...
Rekor, India suntikkan 10 juta dosis vaksin sehari
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 15:31 WIB
India pada Jumat (27/8) mencatat rekor dengan menyuntikkan 10 juta dosis vaksin COVID-19 sehari, dem...
Ratusan warga Afghanistan dievakuasi ke Korsel
Kamis, 26 Agustus 2021 - 20:31 WIB
Hampir 400 warga Afghanistan yang dievakuasi tiba di Seoul, Korea Selatan pada Kamis, di mana pemeri...
Taliban minta AS berhenti bantu warga Afghanistan mengungsi
Rabu, 25 Agustus 2021 - 08:31 WIB
Pemerintahan Biden mengharapkan beberapa warga Afghanistan yang memenuhi syarat untuk visa khusus ti...
Live Streaming Radio Network