PPKM, operasional bus AKAP turun
Elshinta
Jumat, 23 Juli 2021 - 18:26 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 PPKM, operasional bus AKAP turun
Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Pengoperasian bus AKAP menuju Jakarta dan sekitarnya melalui Terminal Tingkir, Salatiga, Jawa Tengah selama PPKM dibawah 50 persen karena pembatasan dan turunya penumpang. Hal ini dikatakan Kepala Terminal Tingkir Salatiga Tubagus Kresno. 

Sebelum pandemi Covid-19  rata-rata Bus AKAP yang diberangkatkan melalui terminal Terminal Tingkir Salatiga 250 armada dalam sehari setelah pandemi Covid-19 turun rata-rata 120 armada dalam sehari dan pada masa PPKM turun lagi karena jumlah penumpang juga mengalami penurunan. Menurut Tubagus, selama PPKM memang aturan pemberangkatan penumpang sangat ketat.

"Penumpang harus mempunyai surat sudah divaksin jika belum maka harus menjalani tes antigen, sedangkan aturan menteri perhubungan kapasitas penumpang maksimal 50 persen," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Jumat (23/7).

Dalam situasi seperti sekarang pada masa PPKM imbuh Tubagus, bahkan ada salah satu perusahaan otomotif (PO) jurusan Jakarta dan sekitarnya tidak mengoperasikan armadanya sama sekali karena turunya jumlah penumpang yang drastis. Sementara untuk angkutan pedesaan (Angkudes) relatif masih baik pengoperasianya dibandingkan bus AKAP.  

"Rata-rata armada angkudes yang beroperasi masih 75 persen dibanding sebelum PPKM. Meski diakui jumlah penumpang angkudes juga mengalami penurunan karena pembatasan dan PPKM," imbuhnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menteri: Saat ini momentum terbaik bangun baterai kendaraan listrik
Jumat, 17 September 2021 - 19:28 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut saat ini ...
 Wali Kota Magelang harap warga kreatif gunakan bantuan sosial tunai
Jumat, 17 September 2021 - 16:55 WIB
Sebanyak 67 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Magelang menerima bantuan sosial tunai (BST) dar...
 Gubernur NTT: Sertipikat kepemilikan tanah terus didorong untuk pertumbuhan ekonomi
Jumat, 17 September 2021 - 16:25 WIB
Pertumbuhan ekonomi NTT harus menjadi satu perencanaan dengan sertipikat kepemilikan lahan. Maka den...
Perumda Tirta Raharja akui debit air alami penurunan
Jumat, 17 September 2021 - 16:13 WIB
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung, Jawa Barat tetap mengede...
BPJS Ketenagakerjaan gandeng Ombudsman Jawa Timur tingkatkan pelayanan
Jumat, 17 September 2021 - 15:37 WIB
Sebagai upaya meningkatkan pelayanan publik serta memberikan kenyamanan dan transparansi, BPJS Keten...
Pemerintah resmi perpanjang diskon PPnBM hingga Desember 2021
Jumat, 17 September 2021 - 10:30 WIB
Pemerintah resmi memperpanjang kebijakan pajak penjualan barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM D...
Rupiah Jumat pagi melemah 15 poin
Jumat, 17 September 2021 - 09:48 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi melemah 15 poin
IHSG Jumat dibuka melemah 11,06 poin
Jumat, 17 September 2021 - 09:35 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat dibuka melemah 11,06 poin
Wamendag ajak pengusaha Cirebon manfaatkan perjanjian dagang RI-Eropa
Kamis, 16 September 2021 - 16:40 WIB
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengajak pengusaha Cirebon, Jawa Barat untuk memanfaatkan p...
Belasan ton bawang merah ke Papua menumpuk di Semau
Kamis, 16 September 2021 - 16:05 WIB
Sebanyak 12 ton bawang merah milik para petani di pulau Semau, Kabupaten Kupang kini tak bisa dipasa...
Live Streaming Radio Network