Polisi belum terima pemberitahuan adanya aksi 24 Juli di Bandung
Elshinta
Jumat, 23 Juli 2021 - 19:41 WIB |
Polisi belum terima pemberitahuan adanya aksi 24 Juli di Bandung
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Elshinta.com - Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan pihaknya belum menerima pemberitahuan akan adanya aksi unjuk rasa terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang rencananya akan dilakukan Sabtu (24/7).

"Sampai sekarang ini kalau ada aksi nasional kami belum menerima izinnya," kata Ulung di Polrestabes Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat.

Namun, menurut dia, Polrestabes Bandung sejauh ini terus bersiaga untuk mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan masyarakat.

Salah satunya pada Jumat ini sejumlah aparat Polrestabes Bandung bersama Brimob Polda Jawa Barat bersiaga di Balai Kota Bandung setelah mendengar adanya isu aksi unjuk rasa, namun hingga Jumat sore, tidak ada massa yang mendekati Balai Kota Bandung.

"Alhamdulillah hari ini di Kota Bandung tidak terjadi demo, sehingga Kota Bandung aman kondusif," kata Ulung.

Dia memastikan pihaknya bakal memfasilitasi apabila ada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya terkait PPKM yang kini diberlakukan di tengah pandemi COVID-19. Namun, katanya, masyarakat diminta untuk tidak menimbulkan kerumunan dengan adanya aksi secara massal.

Pasalnya, kata Ulung, ada sejumlah peserta aksi unjuk rasa pada Rabu (21/7) lalu yang dinyatakan reaktif setelah dilakukan tes usap antigen, karena potensi penyebaran COVID-19 di tengah kerumunan cukup tinggi.

"Seperti kemarin, pada saat kami bubarkan, yang diamankan diperiksa, ternyata hasilnya reaktif (tes antigen), kami lakukan PCR dan hasilnya positif, kami bawa ke rumah sakit," kata Ulung.

Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh ajakan unjuk rasa dengan isu-isu yang tidak jelas. Karena dengan adanya unjuk rasa, penyebaran COVID-19 akan berpotensi menciptakan klaster baru.

"Masyarakat di Kota Bandung jangan sampai terprovokasi, hingga mengikuti demo yang tidak jelas dengan isu seolah-olah menolak PPKM, padahal sebenernya mereka hanya ingin merusak suasana di Kota Bandung," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Golkar: Airlangga pertimbangkan Sekjen Lodewijk jadi Wakil Ketua DPR
Senin, 27 September 2021 - 15:05 WIB
Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM DPP Partai Golkar Supriansa mengatakan Ketua Umum Partai Golkar A...
Wakil Ketua DPR: Belum ada nama usulan pengganti Azis Syamsuddin
Senin, 27 September 2021 - 13:20 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan hingga saat ini belum ada usulan nama pengganti Azis...
Dekan FISIP UI: Indonesia bisa ambil peran diplomasi antariksa
Senin, 27 September 2021 - 10:19 WIB
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) Dr. Arie Setiabudi Soes...
Peneliti MeanPoll nilai kasus Azis tak pengaruhi popularitas Golkar
Minggu, 26 September 2021 - 19:45 WIB
Peneliti dari MeanPoll Indonesia Research Imran Mahmud menilai dugaan kasus suap yang menjerat Wakil...
CSIS nilai gaya komunikasi politik Airlangga bisa naikan elektabilitas
Minggu, 26 September 2021 - 17:24 WIB
Head of Department of Politics and Social Change at Centre for Strategic and International Studies (...
Parwa Institute: Gerindra berpeluang usung Sandiaga Uno Pilpres 2024
Minggu, 26 September 2021 - 12:44 WIB
Direktur Eksekutif Party Watch (Parwa) Institute Muh Jusrianto mengatakan Partai Gerindra berpeluang...
Golkar Surabaya tanggapi wacana AH-Ganjar jelang Pilpres 2024
Sabtu, 25 September 2021 - 23:01 WIB
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya tanggapi wacana Ketua Partai Golkar Airlangg...
Azis Syamsuddin nonaktif sebagai kader Partai Golkar
Sabtu, 25 September 2021 - 18:57 WIB
Azis Syamsuddin telah nonaktif sebagai kader Partai Golkar setelah ia ditetapkan sebagai tersangka p...
25 September 1810: Daendels dan berdirinya Kota Bandung
Sabtu, 25 September 2021 - 06:00 WIB
Sebelum menjadi sebuah kota, awal berdirinya Kota Bandung tidak lepas dari saudara tua mereka, Kabup...
Presiden: Saling bantu tanpa lihat perbedaan kunci bangsa tangguh
Jumat, 24 September 2021 - 23:30 WIB
Presiden RI Joko Widodo menekankan langkah saling membantu tanpa melihat perbedaan adalah kunci agar...
Live Streaming Radio Network