Golkar NTT minta maaf soal kadernya yang berjoget langgar prokes
Elshinta
Sabtu, 24 Juli 2021 - 15:47 WIB |
Golkar NTT minta maaf soal kadernya yang berjoget langgar prokes
Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPD I Golkar NTT, Frans Sarong (kiri) bersama anggpta DPR RI Golkar Melki Lakalena. ANTARA/ho-Humas DPD Golkar NTT (ANTARA/ho-Humas DPD Golkar NTT)

Elshinta.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Nusa Tenggara Timur meminta maaf atas aksi beberapa anggota DPRD Malaka dari Fraksi Golkar yang berjoget tanpa menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

"Partai Golkar meminta maaf atas kejadian itu.  Kita dan warga tentu tidak berharap di tengah pandemi COVID-19 wakil rakyat memperlihatkan aksi seperti itu. Atas keterlibatan beberapa anggota Fraksi Golkar dalam potongan video itu, Partai Golkar meminta maaf,” kata Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPD I Golkar NTT Frans Sarong kepada ANTARA ,di Kupang, Sabtu.

Aksi itu terekam video dan disebarkan secara luas di media sosial. Selain media sosial, aksi wakil rakyat di tengah pandemi COVID-19 itu juga dipublikasikan di beberapa media mainstream (koran, online, dan televisi).

Dalam video berdurasi 30 detik yang viral di media sosial itu terlihat tiga orang diduga anggota DPRD Malaka, dua orang perempuan dan satu orang laki-laki, sedang bergoyang-goyang seperti sedang berpesta menggunakan pakaian dinas

Mereka berjoget tanpa menggunakan masker. Dalam video berdurasi 30 detik itu tampak pula seorang pria yang sedang bergoyang memegang gelas sambil bergoyang mengikuti irama lagu dengan organ tunggal.

Frans mengatakan bahwa Wakil rakyat Malaka yang terlibat dalam aksi itu tidak hanya dari Fraksi Golkar, tetapi ada dari fraksi lain. Tak pelak aksi itu mendapat reaksi dan tanggapan minor dari publik.

Partai Golkar, kata Frans Sarong, menegaskan dan meminta semua kader, terutama di lembaga legislatif dan eksekutif untuk selalu bersama dan bersatu dengan masyarakat NTT di tengah pandemi COVID-19.

Golkar sendiri, ujar Frans, sejak pandemi COVID-19 sudah menunjukkan kepedulian, empati, simpati, dan solidaritas yang tinggi bersama masyarakat NTT untuk mencegah penyebaran virus itu.

Kepdulian itu di antaranya membantu menyumbangkan APD untuk para tenaga kesehatan dan membagikan sembako untuk warga terpapar COVID-19.

"Masyarakat NTT tentu tahu dan melihat seperti apa keberpihakan Golkar dengan masyarakat di tengah pandemi COVID-19,” tambah mantan wartawan Senior Kompas itu.

Karena itu, kata Frans Sarong, Golkar sama sekali tidak bermaksud mencederai masyarakat NTT, terutama masyarakat Malaka melalui aksi beberapa anggota DPRD Malaka.

Selain meminta maaf secara resmi, Frans Sarong memastikan bahwa Golkar akan meminta pertanggungjawaban beberapa kadernya di DPRD Malaka yang terlibat aksi kurang patut itu.

“Kita akan meminta keterangan anggota Fraksi Golkar DPRD Malaka dan memberi sanksi sesuai aturan organisasi sebagaimana disampaikan pak Ans Takalapeta, Wakil Ketua Bidang Organisasi Golkar NTT, dan Mira Natalia Pellu, Wakil Sekretaris Bidang Organisasi Golkar NTT,” kata Frans Sarong.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Enembe sampaikan duka cita mendalam gugurnya nakes Kiwirok
Jumat, 17 September 2021 - 11:30 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya tenaga medis dalam tr...
Relawan: Sandiaga Uno berpeluang maju Capres 2024
Jumat, 17 September 2021 - 10:41 WIB
Relawan Kawan Sandi (RKS) memprediksikan peluang besar untuk Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ...
Presiden akan tinjau vaksinasi COVID-19 di Aceh dan Sumut
Kamis, 16 September 2021 - 08:59 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meninjau vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat dan memberikan instru...
PDI Perjuangan Kalbar polisikan akun penyebar hoaks Megawati wafat
Rabu, 15 September 2021 - 22:15 WIB
Pengurus DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat bersama seluruh anggota Fraksi PDIP DPRD Kalbar dan Bad...
 DPC PDI Perjuangan Kota Kediri vaksin 500 warga plus beri bantuan sembako beras
Rabu, 15 September 2021 - 16:34 WIB
DPC PDI Perjuangan Kota Kediri Rabu (15/9) pagi menggelar giat vaksinasi. Kegiatan ini difokuskan di...
Krisdayanti: Dana reses bukanlah pendapatan pribadi Anggota DPR
Rabu, 15 September 2021 - 12:47 WIB
Anggota DPR RI Krisdayanti (KD) menyatakan dana reses bukanlah bagian pendapatan pribadi dari Anggot...
15 September 1945: Sekutu mendaratkan pasukannya di Jakarta setelah Indonesia merdeka
Rabu, 15 September 2021 - 06:00 WIB
Seorang perwira pasukan sekutu bernama Mayor Greenhalgh, melakukan aksi terjun payung di lapangan ud...
Presiden tetapkan PP tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil
Selasa, 14 September 2021 - 18:12 WIB
Presiden RI Joko Widodo menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pe...
DPRD Sulsel temukan anggaran APBD siluman Rp182 miliar
Selasa, 14 September 2021 - 07:15 WIB
DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melalui Komisi D membidangi Pembangunan menemukan kejanggalan adanya ...
 MKGR siap dukung Mahyaruddin Salim jadi Ketua Golkar Kota Tanjungbalai
Senin, 13 September 2021 - 15:46 WIB
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara dalam waktu dekat akan menggelar M...
Live Streaming Radio Network