Anggaran Rp7 miliar Setda SBB tidak bisa dipertanggungjawabkan
Elshinta
Sabtu, 24 Juli 2021 - 16:20 WIB |
Anggaran Rp7 miliar Setda SBB tidak bisa dipertanggungjawabkan
Jaksa menyebutkan kerugian keuangan negara dalam kasus dugaan penyalahgunaan anggaran belanja langsung di lingkup Setda Kabupaten Seram Bagian Barat tahun 2016 sebesar Rp7 miliar. (24/7) (daniel leonard)

Elshinta.com - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)  Maluku Rorogo Zega mengatakan, dana belanja langsung pada lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sebesar Rp7 miliar tahun anggaran 2016 tidak bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya.

"Anggaran belanja langsung yang tidak bisa dipertanggungjawabkan ini merupakan perhitungan sementara penyidik Kejati Maluku," kata Kajati di Ambon, Sabtu.

Namun untuk mengetahui secara pasti berapa besaran nilai kerugian keuangan negara atau daerah dalam perkara ini, jaksa telah berkoordinasi dengan Inspektorat Wilayah di Provinsi Maluku.

Menurut dia, penyelidikan perkara ini oleh kejaksaan sudah hampir rampung, dan sekarang jaksa telah berkoordinasi dengan Inspektorat Wilayah Maluku untuk melakukan penghitungan.

"Untuk kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan dana di Setda Kabupaten SBB hampir selesai, bahkan tidak ada lagi aktivitas pemeriksaan oleh jaksa," tandasnya.

Dikatakan, koordinasinya sudah dilakukan oleh jaksa dengan Kepala Inspektorat Wilayah Maluku, Ros Soamolle dan dalam waktu dekat mereka akan turun ke sana (SBB) untuk melakukan klarifikasi.

"Bila besaran nilai kerugiannya sudah diketahui pasti maka kejaksaan akan menempuh langkah selanjutnya," tegas Kajati.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bupati Bangka ancam laporkan hukum perusak kawasan `Kotaku`
Sabtu, 18 September 2021 - 14:06 WIB
Bupati Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Mulkan mengancam menindak tegas dengan melaporkan s...
Polisi ungkap industri rumahan miras impor palsu di Cileungsi Bogor
Sabtu, 18 September 2021 - 07:30 WIB
Polres Bogor berhasil mengungkap praktik ilegal industri rumahan pembuat minuman keras (miras) impor...
Polda Metro tetapkan tersangka kebakaran Lapas pekan depan
Jumat, 17 September 2021 - 19:36 WIB
Polda Metro Jaya mengatakan penetapan tersangka kasus kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang yang menewas...
IDI Papua kecam kekerasan terhadap tenaga kesehatan
Jumat, 17 September 2021 - 13:52 WIB
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Papua mengecam tindakan kekerasan yang dialami sejumlah tenag...
Kejari Garut tangkap koruptor buron 12 tahun
Jumat, 17 September 2021 - 13:18 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut menangkap seorang koruptor yang sudah buron selama 12 tahun terkait ...
Kuasa hukum minta mantan Gubernur Kepri sabar jalani pidana penjara
Jumat, 17 September 2021 - 13:07 WIB
Kuasa hukum mantan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun yang terjerat kasus korupsi memint...
Warga nyaris jadi korban penipuan lelang kendaraan murah Bea Cukai
Jumat, 17 September 2021 - 12:30 WIB
Seorang warga Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) Okin nyaris menjadi korban penipuan dengan modus...
Pemkab Aceh Barat tutup losmen tanpa izin usaha dan melanggar syariat
Jumat, 17 September 2021 - 11:42 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisb...
Polres Bogor terapkan metode baru ganjil-genap Jalur Puncak
Jumat, 17 September 2021 - 11:05 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Bogor menerapkan metode baru pada pekan ketiga uji coba penerapan rekayasa...
17 September 2009: Noordin M Top tewas ditangan Densus 88
Jumat, 17 September 2021 - 06:00 WIB
Tepat pada 17 September 2009 silam, operasi Densus 88 di Solo berhasil menewaskan Noordin M Top. Dal...
Live Streaming Radio Network