MemoRI 25 Juli
25 Juli 1946: Upaya Belanda melakukan tekanan politik dan militer di Indonesia
Elshinta
Penulis : Calista Aziza | Editor : Calista Aziza
25 Juli 1946: Upaya Belanda melakukan tekanan politik dan militer di Indonesia
Konferensi di Malino yang melibatkan 39 pihak dari Kalimantan dan Timur Besar dan Belanda dipimpin oleh Van Mook. Foto koleksi KITLV. (Wikipedia)

Elshinta.com - Konferensi Malino adalah sebuah pertemuan yang dilaksanakan di Malino, Sulawesi Selatan. Konferensi Malino diselenggarakan oleh Letnan Gubernur Jenderal Van Mook yang bertujuan untuk membentuk negara-negara federal di daerah yang baru diserahterimakan oleh Inggris dan Australia kepada Belanda.

Konferensi Malino menghasilkan keputusan untuk membangun ketatanegaraan baru di wilayah Hindia Belanda dengan sistem Negara Indonesia Serikat. Dengan adanya Konferensi Malino, Belanda berharap daerah-daerah tersebut akan mendukungnya dalam pembentukan negara federasi.

Di samping itu, Belanda juga terus mengirim pasukannya memasuki Indonesia. Akibatnya, kadar permusuhan antara kedua belah pihak semakin meningkat.

Pada Konferensi Malino, para wakil delegasi setuju untuk membentuk negara federal dengan kepimpinanan Belanda. Pada konferensi ini, Belanda juga membentuk Dewan Kepala-kepala Departemen (Raad van Departementshooden) yang diisi perwakilan dari negara-negara federal bentukannya.

Diangkat pula menjadi anggota luar biasa Dewan Kepala-kepala Departemen (Raad van Departementshooden) untuk urusan kenegaraan adalah Sukawati (Bali), Najamuddin (Sulawesi Selatan), Dengah (Minahasa), Tahya (Maluku Selatan), Dr Liem Tjae Le (Bangka, Belitung, Riau), Ibrahim Sedar (Kalimantan Selatan) dan Oeray Saleh (Kalimantan Barat), yang kemudian disebut dengan Komisi Tujuh.

Sementara itu, peraturan pembentukan negara-negara bagian diputuskan dalam konferensi berikutnya di Denpasar, Bali.

 

Sumber: tribunnewswiki.com

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
MPR: Sudah waktunya turunkan seluruh matra tumpas KKB di Papua
Minggu, 19 September 2021 - 15:44 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan bahwa sudah waktunya negara menindak tegas teroris kelompok...
MPR ajak warganet jaga semangat Bhinneka Tunggal Ika
Minggu, 19 September 2021 - 14:36 WIB
Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi MPR RI Siti Fauziah berharap para warganet (netizen) bijak da...
Jalin sinergitas, Pemkab Langkat terima audiensi DPD Partai Gelora
Minggu, 19 September 2021 - 13:55 WIB
Dewan Pengurus Daerah (DPD) partai Gelora Kabupaten Langkat beraudiensi ke Pemerintah Kabupaten Lang...
19 September 1945: Babak awal perlawanan arek-arek Surabaya
Minggu, 19 September 2021 - 06:00 WIB
Setelah proklamasi kemerdekaan, Pemerintah Indonesia gencar-gencarnya memberikan informasi kepada ra...
Survei: Elektabilitas PDI Perjuangan dan PSI unggul di DKI
Sabtu, 18 September 2021 - 18:15 WIB
Lembaga survei Jakarta Research Center (JRC) menyebutkan elektabilitas PDI Perjuangan dan Partai So...
 Sah! Mahyaruddin pimpin Golkar Tanjungbalai
Sabtu, 18 September 2021 - 13:55 WIB
Mahyaruddin Salim Batubara terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Tanjungbalai ...
Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Papua harap nakes segera diungsikan
Sabtu, 18 September 2021 - 12:15 WIB
Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Papua mengharapkan para tenaga medis dan pendidik di Distrik Kiwir...
18 September 1948: Operasi penumpasan gerakan separatis, PKI Madiun
Sabtu, 18 September 2021 - 06:00 WIB
Pemberontakan PKI Madiun terjadi pada 18 September 1948. PKI melakukan pemberontakan terhadap pemer...
Erick Thohir ungkap kunci utama dalam perampingan jumlah BUMN
Jumat, 17 September 2021 - 22:15 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan kunci utama terkait perampingan jumlah BUMN yakni perbaikan ...
Presenter Sonny Tulung gabung ke Partai Emas
Jumat, 17 September 2021 - 19:12 WIB
Presenter Sonny Tulung bergabung dengan Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas). Ia dipercaya menjaba...
Live Streaming Radio Network