Gubernur Riau : Warga buka lahan dengan membakar bisa dijerat hukum
Elshinta
Minggu, 25 Juli 2021 - 21:38 WIB |
Gubernur Riau : Warga buka lahan dengan membakar bisa dijerat hukum
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Gubernur Riau Syamsuar mengingatkan kepada warganya untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena hal itu melanggar hukum dan bisa diancam dengan pidana penjara.

Syamsuar, di Pekanbaru, Minggu (25/7), berharap masyarakat yang akan bercocok tanam atau berkebun hendaknya membuka lahan baru sesuai prosedur atau tidak mengambil jalan pintas dengan cara membakar semak belukar hingga akhirnya berdampak luas.

"Harapan kami kepada masyarakat, jika membuka lahan harus sesuai prosedur. Bagaimana pun juga kalau tidak sesuai prosedur, maka akan ditangani oleh penegak hukum," ujar Syamsuar.

Dia menjelaskan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Riau ini, sebagian besar dilakukan orang yang akan membuka lahan baik itu untuk perkebunan maupun pertanian.

Aparat kepolisian saat ini juga akan menindak tegas siapa saja pembakar lahan, baik warga masyarakat maupun korporasi.

Gubernur Syamsuar juga telah meminta penegak hukum dan Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Riau untuk menangkap oknum pembakaran lahan di wilayah Riau, karena aksi itu diduga disengaja untuk membuka lahan perkebunan.

"Kami mohon bantuan penegak hukum, sehingga kita tahu siapa oknum yang membuka lahan dengan cara membakar. Kalau tertangkap sanksinya tentu sesuai dengan peraturan perundang-undangan berlaku," katanya lagi.

Hingga saat ini tim gabungan terus berupaya memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kubu, Kabupaten Rokan Hilir. Sehari sebelumnya, kebakaran di lokasi itu telah dipadamkan, namun api kembali muncul mengingat di daerah itu masih banyak semak belukar dan lahan gambut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkot Bandung rencanakan buka kembali taman-aman
Minggu, 26 September 2021 - 11:48 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana membuka kembali taman-aman jika kasus Covid-19 di Kota Ba...
BPN Aceh Utara siap ukur ulang batas HGU PT Satya Agung
Sabtu, 25 September 2021 - 15:48 WIB
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Aceh Utara menyatakan siap melakukan pengukuran ulang bata...
Dedi Mulyadi minta KLHK hentikan penambangan di areal hutan
Sabtu, 25 September 2021 - 14:55 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi meminta agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (K...
 Dua desa di Kabupaten Majalengka terima sertipikat tanah dalam Program PTSL
Sabtu, 25 September 2021 - 09:22 WIB
Sebanyak 895 sertipikat redistribusi tanah dari target 1.000 sertifikat, sudah terbit dan diterima w...
 Ini penjelasan Pemkab Aceh Utara soal sengketa lahan PT Satya Agung dengan warga
Jumat, 24 September 2021 - 18:35 WIB
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Camat Simpang Keuramat telah melakukan musyawarah penjelasan...
Presiden Jokowi targetkan rehabilitasi 34 ribu hektare lahan mangrove
Kamis, 23 September 2021 - 15:12 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan luas lahan mangrove di seluruh Indonesia yang direhabilita...
DPRD Jabar: Revitalisasi Sungai Kalimalang harus bermanfaat bagi warga
Kamis, 23 September 2021 - 12:50 WIB
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menyatakan Proyek Revitalisasi Tahap Dua S...
Anggota DPR: Gunung Sindanggeulis terbelah akibat penambangan
Rabu, 22 September 2021 - 14:25 WIB
Gunung Sindanggeulis di Desa Linggasari, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, terbe...
Musim penghujan tiba, Unit Siaga SAR Samarinda bersiap hadapi banjir
Selasa, 21 September 2021 - 18:38 WIB
Musim penghujan yang melanda wilayah Indonesia khususnya wilayah Kalimantan, menjadi kekhawatiran se...
Darurat karhutla Sumsel, PT Bumi Mekar Hijau siagakan helikopter
Selasa, 21 September 2021 - 13:22 WIB
Perusahaan hutan tanaman industri di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, PT Bumi Mekar H...
Live Streaming Radio Network