AS terus bantu Afghanistan serang Taliban dari udara
Elshinta
Senin, 26 Juli 2021 - 12:06 WIB |
AS terus bantu Afghanistan serang Taliban dari udara
Arsip foto - Sebuah kendaraan tempur Humvee milik Pasukan Khusus Afghanistan hancur saat pertempuran melawan Taliban di Provinsi Kandahar, Afghanistan, Selasa (13/7/2021). (Reuters)

Elshinta.com - Amerika Serikat (AS) akan terus melakukan serangan udara untuk membantu pasukan Afghanistan menghadapi serangan gerilyawan Taliban, kata seorang komandan regional AS pada Minggu (25/7).

Taliban telah meningkatkan serangannya dalam beberapa pekan terakhir, merebut distrik-distrik pedesaan dan ibu kota-ibu kota provinsi di sekitarnya.

Rentetan serangan itu berlangsung setelah Presiden AS Joe Biden pada April mengatakan akan menarik pasukan AS dari Afghanistan hingga September yang mengakhiri 20 tahun kehadiran militer asing di negara itu.

"Amerika Serikat telah meningkatkan serangan udara untuk membantu pasukan Afghanistan dalam beberapa hari terakhir dan kami siap melanjutkannya selama beberapa pekan ke depan jika Taliban terus melakukan serangan," kata jenderal marinir Kenneth "Frank" McKenzie dalam konferensi pers di Kabul.

McKenzie, pemimpin Komando Pusat AS yang mengendalikan pasukan AS di kawasan yang mencakup Afghanistan, menolak mengatakan apakah pasukan AS akan melanjutkan serangan udara setelah misi militer mereka berakhir pada 31 Agustus.

"Pemerintah Afghanistan menghadapi ujian keras dalam beberapa hari ke depan... Taliban berusaha menciptakan keniscayaan terhadap serangan mereka," kata dia.

Namun, dia menambahkan bahwa kemenangan Taliban bukan tak bisa dihindari dan sebuah solusi politik tetap menjadi kemungkinan.

Pemerintah Afghanistan dan perunding Taliban telah bertemu di Doha, Qatar, dalam beberapa pekan terakhir, meski para diplomat mengatakan hanya ada sedikit tanda-tanda proses substantif sejak pembicaraan perdamaian mulai digelar pada September lalu.

Kalah dalam penguasaan wilayah, militer Afghanistan merombak strategi perangnya melawan Taliban dengan memusatkan pasukan di sekitar daerah paling kritis seperti Kabul, kota-kota lain, penyeberangan perbatasan, dan infrastruktur vital, kata pejabat Afghanistan dan AS.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan pada Sabtu (24/7) bahwa tugas utama pasukan Afghanistan adalah untuk memastikan mereka mampu memperlambat momentum Taliban sebelum mencoba merebut kembali wilayah yang jatuh.

McKenzie mengatakan kemungkinan akan ada peningkatan kekerasan setelah jeda hari raya Islam pekan ini. Dia juga mengatakan Taliban dapat mengalihkan fokusnya ke pusat-pusat kota yang pada penduduk.

"Mereka harus berurusan dengan kota-kota itu jika ingin mencoba dan merebut kembali kekuasaan," kata dia. "Saya tidak berpikir itu kesimpulan yang pasti bahwa mereka mampu menaklukkan kota-kota ini."

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden Brazil sebut PM Inggris minta perjanjian darurat impor makanan
Jumat, 24 September 2021 - 13:57 WIB
Presiden Brazil Jair Bolsonaro pada Kamis mengatakan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah m...
WHO anjurkan koktail antibodi COVID-19 bagi pasien berisiko tinggi
Jumat, 24 September 2021 - 11:15 WIB
Panel Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat merekomendasikan penggunaan koktail antibodi COVID...
Produksi baja global anjlok pada Agustus, pertama kali dalam setahun
Jumat, 24 September 2021 - 09:52 WIB
Produksi baja global anjlok 1,4 persen tahun-ke-tahun pada Agustus, penurunan pertama dalam lebih da...
CDC AS dukung vaksin booster Pfizer, tapi bukan untuk nakes
Jumat, 24 September 2021 - 09:40 WIB
Panel penasihat di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pada Kamis merek...
Usai berlibur warga Korsel diminta jalani tes COVID
Kamis, 23 September 2021 - 14:49 WIB
Otoritas Korea Selatan meminta warganya yang baru saja pulang dari liburan untuk menjalani tes COVID...
Emirates sudah angkut 7 juta dosis vaksin COVID-19 ke Indonesia
Kamis, 23 September 2021 - 14:26 WIB
Maskapai penerbangan Emirates mengatakan hingga saat ini Emirates SkyCargo telah mengirimkan lebih d...
Anggota DPR: Jangan cari solusi dengan kekerasan terkait LCS
Kamis, 23 September 2021 - 14:13 WIB
Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, menilai semua pihak jangan mencari solusi dengan menggunakan ke...
Indonesia menyeru G20 bantu atasi krisis kemanusiaan di Afghanistan
Kamis, 23 September 2021 - 13:02 WIB
Indonesia menyeru negara-negara G20 agar berkontribusi dalam upaya mengatasi krisis kemanusiaan yang...
China temukan lagi kasus flu burung H5N6 pada manusia
Kamis, 23 September 2021 - 12:39 WIB
China mendapati lagi satu kasus flu burung varian H5N6 pada seorang warga di Kota Dongguan, Provinsi...
Jepang gandakan sumbangan vaksin COVID untuk negara lain
Kamis, 23 September 2021 - 12:28 WIB
Pemerintah Jepang berencana memberikan 60 juta dosis vaksin COVID-19 kepada sejumlah negara lain, ka...
Live Streaming Radio Network