A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/lib/php/sessions/ci_sessionf8lq9v0cfmfeopbaqcgoknih7nkne5fq): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

 PM: vaksinasi saja tidak akan akhiri penguncian COVID di Sydney
PM: vaksinasi saja tidak akan akhiri penguncian COVID di Sydney
Elshinta
Kamis, 29 Juli 2021 - 11:35 WIB |
PM: vaksinasi saja tidak akan akhiri penguncian COVID di Sydney
Seorang perempuan di Sydney, Australia, Rabu (30/6/2021), berjalan di Martin Place, yang tidak biasanya sunyi, di pusat kota saat penguncian diberlakukan untuk membatasi penyebaran penyakit virus corona (COVID-19). (REUTERS/Loren Elliott)

Elshinta.com - Perdana Menteri Australia Scott Morrison menegaskan bawa vaksinasi saja tidak akan mengakhiri penguncian COVID-19 di Sydney karena penduduk kota terbesar di negara itu menghadapi satu bulan lagi di bawah pembatasan ketat untuk membasmi wabah varian Delta.

"Maksud saya, itu pasti dapat membantu ... tingkat rendah (vaksinasi) yang perlu kita tingkatkan dan itu pasti akan membantu upaya penguncian tetapi dengan sendirinya itu tidak akan menghentikan penguncian," kata Morrison.

Morrison berharap penguncian yang diperpanjang dan pembatasan yang lebih ketat pada pergerakan yang diberlakukan di daerah-daerah yang terkena dampak terburuk di Sydney dapat menahan varian Delta yang "sangat mematikan".

Dengan hanya sekitar 17 persen orang di atas 16 tahun yang divaksinasi penuh di negara bagian New South Wales, dengan ibu kota Sydney, infeksi terus meningkat meskipun "Greater Sydney" dikunci sejak 26 Juni.

Lebih dari 2.500 kasus telah terdeteksi sejauh ini dalam wabah terburuk negara bagian tahun ini, dengan 165 orang dirawat di rumah sakit. Lima puluh enam berada dalam perawatan intensif, 22 di antaranya membutuhkan ventilator.

"Apa yang kami lihat adalah angka yang susah dihilangkan... kami tidak akan berpura-pura bahwa kami memiliki setiap jawaban karena kami tidak memilikinya," kata Wakil Pemimpin Negara Bagian John Barilaro.

Sebanyak 177 kasus terdeteksi, sebagian besar di ibu kota negara bagian Sydney pada Rabu - kenaikan harian terbesar sejak Maret 2020.

Penguncian yang diperpanjang di "Greater Sydney" terhadap sekitar 6 juta orang diperkirakan akan berdampak besar pada ekonomi Australia senilai A$2 triliun atau sekitar Rp21.339 triliun dengan banyak bisnis terpaksa ditutup, meningkatkan prospek negara yang mencatat resesi kedua dalam beberapa tahun.

Menteri Keuangan Josh Frydenberg mengatakan dia memperkirakan ekonomi nasional menyusut pada kuartal September tetapi berharap Australia dapat menghindari resesi jika New South Wales menekan wabah segera.

"Sehubungan dengan kuartal Desember, itu sangat bergantung pada seberapa sukses New South Wales, ekonomi negara bagian terbesar kita, dalam mengatasi virus ini," kata Frydenberg.

Sumber : Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Usai liburan kasus harian COVID-19 di Korsel melonjak
Sabtu, 25 September 2021 - 17:46 WIB
 Kasus harian COVID Korea Selatan untuk pertama kalinya menembus angka 3.000 pada Sabtu saat waba...
Jajanan Nusantara jadi menu utama `AIIB Member Day`
Sabtu, 25 September 2021 - 16:57 WIB
Jajanan khas Nusantara menjadi menu utama dalam acara \"AIIB Member Day: One Day in Wonderful Indon...
Turki perkenalkan Karahantepe sebagai proyek warisan Neolitikum
Sabtu, 25 September 2021 - 14:24 WIB
Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Turki bersama Badan Promosi dan Pengembangan Pariwisa...
Myanmar tidak akan berpidato di Sidang Umum PBB
Sabtu, 25 September 2021 - 11:26 WIB
Tidak ada perwakilan dari Myanmar yang dijadwalkan berbicara pada Sidang Majelis Umum Perserikatan B...
Jepang menuju akhir darurat COVID di sebagian besar wilayah
Jumat, 24 September 2021 - 18:27 WIB
Situasi kasus COVID-19 Jepang membaik sehingga status darurat dapat segera dicabut di sebagian besar...
Kerajinan perhiasan Indonesia dipamerkan di Singapura
Jumat, 24 September 2021 - 16:48 WIB
Indonesia akan menampilkan kerajinan perhiasan khas Tanah Air dari beberapa provinsi dalam Singapore...
Presiden Brazil sebut PM Inggris minta perjanjian darurat impor makanan
Jumat, 24 September 2021 - 13:57 WIB
Presiden Brazil Jair Bolsonaro pada Kamis mengatakan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah m...
WHO anjurkan koktail antibodi COVID-19 bagi pasien berisiko tinggi
Jumat, 24 September 2021 - 11:15 WIB
Panel Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat merekomendasikan penggunaan koktail antibodi COVID...
Produksi baja global anjlok pada Agustus, pertama kali dalam setahun
Jumat, 24 September 2021 - 09:52 WIB
Produksi baja global anjlok 1,4 persen tahun-ke-tahun pada Agustus, penurunan pertama dalam lebih da...
CDC AS dukung vaksin booster Pfizer, tapi bukan untuk nakes
Jumat, 24 September 2021 - 09:40 WIB
Panel penasihat di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pada Kamis merek...
Live Streaming Radio Network