Presiden minta BMKG agar peringatan dini lebih cepat dan akurat
Elshinta
Kamis, 29 Juli 2021 - 13:18 WIB |
Presiden minta BMKG agar peringatan dini lebih cepat dan akurat
FOTO ARSIP - Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan dalam acara peresmian pembukaan Rapat Koordinasi Nasional BMKG Tahun 2019 di Istana Negara Jakarta pada Selasa (23/7/2019). (FOTO ANTARA/Bayu Prasetyo)

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo meminta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk meningkatkan adaptasi teknologi agar observasi, analisis, prediksi dan peringatan dini yang disampaikan dapat lebih cepat dan akurat.

“Tingkatkan adaptasi teknologi untuk observasi, analisis, prediksi, dan peringatan dini secara lebih cepat dan akurat,” kata Presiden Jokowi secara virtual dalam Rapat Koordinasi dan Pembangunan Nasional (Rakorbangnas) BMKG yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis.

Presiden mendorong BMKG untuk terus memberikan layanan yang disertai inovasi-inovasi yang sesuai dengan perkembangan teknologi terbaru.

“Agar kita lebih mampu meminimalkan risiko yang harus kita hadapi,” katanya.

Peringatan yang dikeluarkan BMKG, kata Presiden, juga harus menjadi rujukan pengambilan keputusan jajaran pemerintah di berbagai sektor.

“Informasi BMKG seperti kekeringan, cuaca ekstrem, gempa dan kualitas udara harus jadi perhatian dan acuan berbagai sektor dalam menyusun kebijakan,” katanya.

BMKG, kata Presiden, harus mampu memberikan layanan yang akurat dan dapat diperoleh dengan cepat dan mudah sehingga jajaran pemerintah pusat dan daerah dapat mengambil rujukan informasi dari BMKG untuk merencanakan kebijakan dan pembangunan.

“Kebijakan nasional dan daerah harus sensitif dan antisipatif terhadap kerawanan bencana,” katanya.

Presiden menjelaskan bahwa Indonesia memiliki risiko bencana geohidrometeorologi yang tinggi. Jumlah bencana juga meningkat signifikan setiap tahun.

Bencana gempa bumi dari level intensitas 5.000-6.000 kali setiap tahun dalam periode 2008-2016 telah meningkat menjadi 7.196 kali pada 2017 dan 11.500 kali pada 2019.

“Cuaca ekstrem dan siklon tropis juga meningkat frekuensi, durasi dan intensitasnya. Periode ulang terjadinya el nino atau la nina, pada 1981-2020 cenderung semakin cepat yakni per 2-3 tahunan, dibandingkan periode 1950-1980 yang berkisar per 5-7 tahunan,” demikian Presiden Joko Widodo.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peneliti sarankan pengetatan pengawasan untuk cegah lonjakan COVID-19
Jumat, 24 September 2021 - 16:27 WIB
Peneliti kebijakan publik dari lembaga swadaya masyarakat The Prakarsa, Eka Afrina Djamhari, menyar...
 Vaksinasi Goes To School, seratusan siswa SMK di Lhokseumawe divaksin
Jumat, 24 September 2021 - 16:04 WIB
Seratusan siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 dan SMK Bringin Lhokseumawe ikut sunt...
Peringati HUT ke-66, Satlantas Polres Klaten santuni yatim piatu 
Jumat, 24 September 2021 - 15:06 WIB
Peringati HUT ke-66, Satlantas Polres Klaten menyantuni yatim piatu. Acara syukuran dipimpin oleh Ka...
HUT ke-211 Kota Bandung, Wali Kota nilai soliditas dan kolaborasi warga semakin tangguh
Jumat, 24 September 2021 - 14:56 WIB
HUT ke-211 Kota Bandung, Wali Kota Bandung Oded M. Danial memaknainya sebagai lorong waktu untuk mem...
 Satgas Covid-19 Kabupaten Malang serahkan kasus wisata gowes Kondang Merak ke Polres Malang
Jumat, 24 September 2021 - 14:45 WIB
Bupati Malang Sanusi menyerahkan kasus Kondang Merak pada kepolisian Polres Malang.
Peringati HUT ke-472 Kudus, Bupati Hartopo optimistis perekonomian bangkit
Jumat, 24 September 2021 - 14:38 WIB
Kabupaten Kudus Jawa Tengah memperingati Hari Jadinya  ke-472. Rangkaian kegiatan peringatan dila...
Akabri 1996 vaksinasi 9.700 dosis dengan 2 vaksin berbeda dan bagikan 90 ton beras 
Jumat, 24 September 2021 - 14:26 WIB
Akabri  angkatan 1996 Bharatasena bekerjasama dengan Polda Kaltim dan Kodam VI Mulawarman melaksaak...
 Alumnus AKABRI 96 Bharatasena gelar vaksin hingga pelatihan digitalisasi UMKM
Jumat, 24 September 2021 - 14:15 WIB
Dalam rangka 25 tahun pengabdian baksos, Alumnus AKABRI angkatan 1996 Jawa Timur menggelar vaksinasi...
 Presiden Jokowi dukung PROJO dan GAPKI gelar vaksinasi 7 juta warga
Jumat, 24 September 2021 - 13:44 WIB
Presiden RI Joko Widodo mengatakan bantuan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk percepa...
Wakil Ketua MPR: Evaluasi pelaksanaan PTM cegah klaster COVID-19
Jumat, 24 September 2021 - 12:00 WIB
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta Pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh terhadap pela...
Live Streaming Radio Network