Cerita WNI jadi relawan Olimpiade Tokyo
Elshinta
Sabtu, 31 Juli 2021 - 17:23 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Cerita WNI jadi relawan Olimpiade Tokyo
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Tenaga perbantuan atau relawan merupakan salah satu kunci suksesnya suatu perhelatan berskala besar. Termasuk pula gelaran Olimpiade Tokyo yang berlangsung 23 Juli - 8 Agustus 2021. 

Tenaga mereka dibutuhkan untuk membantu pihak panitia penyelenggara yang umumnya terkait  dengan tenaga kebersihan, pendamping, pengendara, penerjemah dan lainnya. 

Sulistyana Arianti seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermukim di Tokyo, mengaku senang bisa menjadi relawan. Arianti bertugas mengantar jemput tim media yang melakukan peliputan Olimpiade Tokyo.

"Aku ingin turut berpartisipasi dalam acara bersejarah ini. Alhamdullilah mudah dan tidak ada kendala sejauh ini," ujar Arianti ibu 1 anak yang sudah 21 tahun tinggal di Jepang. 

Di tengah situasi pandemi Covid-19, Arianti mengaku sempat ada rasa khawatir dengan suasana keramaian di Olimpiade Tokyo. Namun ia mencoba untuk selalu berpikir positif.

"Kalau saya pribadi berpikir positif saja. Walau ada perasaan deg-degan juga, yang jelas selalu jaga kebersihan, minum vitamin, dan berpikir bahagia. Tentunya berserah pada Allah SWT. Itu yang utama," lanjutnya. 

Senada dengan Arianti, Nasya Abeba (21 tahun) seorang WNI yang tengah menempuh pendidikan di Jepang juga terlibat sebagai relawan Olimpiade Tokyo. Sambil mengisi libur kuliah musim panas, ia berinisiatif bergabung menjadi relawan.

"Aku coba cari pengalaman baru dengan berpartisipasi di acara bergengsi ini. Seru sih bisa melihat suasana baru dan aktivitas atlet sendiri. Bahkan bisa ketemu langsung sama atletnya. Walaupun kerjanya sedikit berat tapi lumayan untuk pengalaman," ujar Nasya yang bertugas di Athlete Village, memastikan kebersihan kamar atlet.

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi berpesan kepada seluruh WNI yang menjadi relawan Olimpiade Tokyo agar disiplin menjaga protokol kesehatan. 

"Jaga kesehatan dalam bertugas. Disiplin dan tertib, ikuti instruksi dari panitia penyelenggara. Jaga nama baik Indonesia dan pelajari apa yang anda lihat dan kerjakan sebagai pengalaman berharga," pesan Dubes Heri.
 
Pihak penyelenggara Olimpiade Tokyo telah merekrut 80 ribu relawan untuk diperbantukan dalam berbagai aktivitas. Pemerintah Tokyo juga membuka perekrutan untuk 30.000 relawan yang ditugaskan memperlancar berlangsungnya Olimpiade Tokyo. 

Untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan, pihak penyelenggara dan pemerintah Tokyo mewajibkan para relawan untuk melakukan tes PCR secara berkala selama penyelenggaraan Olimpiade Tokyo. Termasuk mengenakan masker dan sarung tangan plastik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gunawan hadapi petenis andalan Barbados pada laga pembuka Davis Cup
Jumat, 17 September 2021 - 10:53 WIB
Gunawan Trismuwantara bakal membuka rangkaian pertandingan tim Indonesia pada babak pertama Grup II ...
Esport - Jawara Cup ajang penggemar PUBG Mobile unjuk kemampuan
Kamis, 16 September 2021 - 13:55 WIB
PUBG Mobile saat ini sedang mengembangkan komunitas untuk para penggemarnya di seluruh Indonesia yan...
Seluruh kontingen di PON Papua bakal karantina selama lima hari
Rabu, 15 September 2021 - 17:23 WIB
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman mengat...
PON Papua bukan sekadar ajang olahraga
Selasa, 14 September 2021 - 12:47 WIB
Hanya menunggu hitungan hari, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX segera digelar di `Bumi Cenderawasih`...
Begini cara jadi sukarelawan Asian Games Hangzhou 2022
Minggu, 12 September 2021 - 20:59 WIB
Setiap gelaran multievent, seperti Asian Games 2022 di Hangzhou, China, pihak penyelenggara member...
Dua prajurit TNI perkuat tim atletik Kalbar pada PON Papua
Jumat, 10 September 2021 - 12:45 WIB
Dua prajurit TNI yang bertugas di Kodam XII/Tanjungpura, yaitu Praka Irmansyah dan Prada Musa, akan ...
NPC Indonesia: Perhatian pemerintah jadi kunci sukses di Paralimpiade
Selasa, 07 September 2021 - 12:35 WIB
Ketua Umum Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia Senny Marbun mengatakan kesuksesan Kontingen...
NTT targetkan 10 mendali emas pada PON Papua 2021
Selasa, 07 September 2021 - 12:24 WIB
 KONI NTT mentargetkan 10 medali emas pada PON XX di Papua. Targetnya 6 dari kempo, 2 dari tinju d...
Kloter terakhir Kontingen Indonesia tiba di Tanah Air
Selasa, 07 September 2021 - 09:37 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyambut langsung kepulangan kloter terakhir K...
Keluarga di Majalengka tunggu kedatangan peraih medali emas di Paralimpiade Tokyo 
Senin, 06 September 2021 - 16:55 WIB
Atlet disabilitas kelahiran Maja Kab. Majalengka, Jawa Barat Hary Susanto berhasil meraih medali ema...
Live Streaming Radio Network