Berkas perkara kasus selebgram Aceh dilimpahkan ke Kejari Lhokseumawe
Elshinta
Minggu, 01 Agustus 2021 - 20:48 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Berkas perkara kasus selebgram Aceh dilimpahkan ke Kejari Lhokseumawe
Sumber foto: Hamdani/elshinta.com.

Elshinta.com - Selebgram Aceh, Herlin Kenza Bersama Tim  kuasa Hukum  Razman Arif Nasution medatangI Markas Polisi Resort (Mapolres) Lhokseumawe, Sabtu (31/7). Mereka disambut langsung oleh penyidik Kasat Reskrim,Polres Lhokseumawe AKP Yoga Panji Prasetya.

Kuasa Hukum Herlin Kenza, Razman Arif Nasution didampingi sang ayah Herlin Kenza saat wawancara  dengan sejumlah wartawan mengatakan, kedatangan mereka ke Mapolres Lhokseumawe hanya membahas  tentang kliennya yang telah  ditetapkan status sebagai tersangka dalam kasus keramaian pada saat menghadiri endors di sebuah toko grosir pakaian Wulan Kokula Pasar Inpres Lhokseumawe berapa waktu lalu.

"Kedatangan kami bersama Herlin bukan untuk mengintervensi, hanya berkomunikasi dan bertanya tentang status yang ditersangkakan kepada Klien kami yaitu Herlin Kenza," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Minggu (1/8).

Kata, Razman Arif dari hasil pertemuan dengan penyedik Satreskrim  Polres Lhokseumawe pihaknya sudah mendapatkan satu kejelasan bahwa kasus tersebut segera dilanjutkan prosesnya ke Pengadilan Negeri Lhokseumawe secepatnya.

Kata dia, dalam hal ditetapkannya Herlin Kenza sebagai tersangka dalam kasus kerumunan ditengan pandemi Covid-19 yang terjadi beberapa waktu lalu di sebuah Toko baju Wulan Kokula Lhokseumawe, kliennya tidak tau sama sekali dan tidak ada maksud mengundang keramaian di tengah penerapan PPKM oleh pemerintah di tengah pandemi Covid 19.

"Sama sekali tidak bermaksud klien kami melanggar Prokes, beliau yang paling paham hanya datang memberitahu, kemudian ada keramaian, sama sekali tidak bermaksud  untuk mengundang keramaian sehingga melanggar Undang-Undang PPKM," paparnya.

Selanjutnya kata Razman, pihaknya akan sangat `smart` kalau penegakan hukum itu benar, namun jika tidak akan melakukan perlawanan.

Ia pun berharap, dengan pertemuan yang sudah dilakukan pihaknya bersama pihak penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe, kasus tersebut diminta secepatnya dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Lhokseumawe untuk diproses sesuai prosedur lanjutan kasus tersebut.

Ia mengatakan kalau kasus yang ditetapkan terhadap kliennya tidak bersalah dan terbebas dari hukum.

"Saya yakin klien saya tidak bersalah karena dia, hanya memenuhi undangan saja, tentunya pihak penyelenggaralah yang akan diproses sesuai hukum yang berlaku," tutupnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Lhokseumawe, AKP Yoga Panji Prasetya menjelaskan dalam waktu dekat ini segala berkas Herlin Kenza akan diserahkan secepatnya ke pengadilan untuk proses lebih lanjut

"Pada intinya untuk kegiatan kita menyambut baik menerima tim Herlin, sudah banyak hal pembahasan yang sudah kita bahas tadi dan intinya proses ini nantinya akan dijelaskan di dalam persidangan," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bupati Bangka ancam laporkan hukum perusak kawasan `Kotaku`
Sabtu, 18 September 2021 - 14:06 WIB
Bupati Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Mulkan mengancam menindak tegas dengan melaporkan s...
Polisi ungkap industri rumahan miras impor palsu di Cileungsi Bogor
Sabtu, 18 September 2021 - 07:30 WIB
Polres Bogor berhasil mengungkap praktik ilegal industri rumahan pembuat minuman keras (miras) impor...
Polda Metro tetapkan tersangka kebakaran Lapas pekan depan
Jumat, 17 September 2021 - 19:36 WIB
Polda Metro Jaya mengatakan penetapan tersangka kasus kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang yang menewas...
IDI Papua kecam kekerasan terhadap tenaga kesehatan
Jumat, 17 September 2021 - 13:52 WIB
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Papua mengecam tindakan kekerasan yang dialami sejumlah tenag...
Kejari Garut tangkap koruptor buron 12 tahun
Jumat, 17 September 2021 - 13:18 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut menangkap seorang koruptor yang sudah buron selama 12 tahun terkait ...
Kuasa hukum minta mantan Gubernur Kepri sabar jalani pidana penjara
Jumat, 17 September 2021 - 13:07 WIB
Kuasa hukum mantan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun yang terjerat kasus korupsi memint...
Warga nyaris jadi korban penipuan lelang kendaraan murah Bea Cukai
Jumat, 17 September 2021 - 12:30 WIB
Seorang warga Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) Okin nyaris menjadi korban penipuan dengan modus...
Pemkab Aceh Barat tutup losmen tanpa izin usaha dan melanggar syariat
Jumat, 17 September 2021 - 11:42 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisb...
Polres Bogor terapkan metode baru ganjil-genap Jalur Puncak
Jumat, 17 September 2021 - 11:05 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Bogor menerapkan metode baru pada pekan ketiga uji coba penerapan rekayasa...
17 September 2009: Noordin M Top tewas ditangan Densus 88
Jumat, 17 September 2021 - 06:00 WIB
Tepat pada 17 September 2009 silam, operasi Densus 88 di Solo berhasil menewaskan Noordin M Top. Dal...
Live Streaming Radio Network