Kemensos, Kejari dan Kepolisian kerjasama berantas pungli dana bansos
Elshinta
Selasa, 03 Agustus 2021 - 16:26 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Kemensos, Kejari dan Kepolisian kerjasama berantas pungli dana bansos
Sumber foto: Remon Fauzi/elshinta.com.

Elshinta.com - Kementerian Sosial telah bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri dan Kepolisan dalam mengantisipasi penyelesaian adanya pungutan liar dan penyimpangan dana bantuan sosial dimasa pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh oknum pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah menerima gaji. Demikian dikatakan Menteri Sosial Tri Rismaharini  dalam Konferensi Pers Progres Bantuan Sosial Kemensos Masa Pandemi Covid-19, Selasa (3/8).

"Program Keluarga Harapan (PKH) yang dididukung oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang sebetulnya telah menerima gaji dan tidak ada alasan lagi untuk memotong apapun kepada penerima manfaat bantuan," kata Risma seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Remon Fauzi.

Selain itu Tri Rismaharini  menjelaskan bahwa bantuan yang telah disalurkan di Pulau Jawa diatas 89 persen untuk Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT) atau kartu sembako dan penyaluran 95 persen untuk Bantuan Sosial Tunai (BST). "Namun masih adanya usulan tambahan penyaluran bantuan melalui PT. Pos Indonesia, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Bulog," ujarnya.

Di kesempatan yang sama Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Bahrudin mengatakan telah melakukan penyidikan dan menetapkan dua tersangka penyalahgunaan kasus dugaan pungutan liar dan penyimpangan dana bantuan sosial (bansos). Dimana kedua pelaku adalah merupakan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di 4 Desa di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang Banten. 

"Selain itu masih dilakukan penyidikan kepada 8 pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Tigaraksa yang membawahi 12 desa dan 2 kelurahan," kata Bahrudin. 

Bahrudin menambahkan, adapun modus tersangka yakni dengan memotong dan mencairkan dana bantuan dari kartu ATM penerima manfaat periode tahun 2018 dan 2019 lalu dan masih dalam pemeriksaan lebih dari 4 ribu saksi oleh pihak Bareskrim polri dan Kejaksaan Agung.

"Adapun indikasi kerugian negara sebesar Rp 800 juta dan estimasi yang tidak disalurkan sebesar Rp 3,5 Milyar," tutup Bahrudin. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peneliti sarankan pengetatan pengawasan untuk cegah lonjakan COVID-19
Jumat, 24 September 2021 - 16:27 WIB
Peneliti kebijakan publik dari lembaga swadaya masyarakat The Prakarsa, Eka Afrina Djamhari, menyar...
 Vaksinasi Goes To School, seratusan siswa SMK di Lhokseumawe divaksin
Jumat, 24 September 2021 - 16:04 WIB
Seratusan siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 dan SMK Bringin Lhokseumawe ikut sunt...
Peringati HUT ke-66, Satlantas Polres Klaten santuni yatim piatu 
Jumat, 24 September 2021 - 15:06 WIB
Peringati HUT ke-66, Satlantas Polres Klaten menyantuni yatim piatu. Acara syukuran dipimpin oleh Ka...
HUT ke-211 Kota Bandung, Wali Kota nilai soliditas dan kolaborasi warga semakin tangguh
Jumat, 24 September 2021 - 14:56 WIB
HUT ke-211 Kota Bandung, Wali Kota Bandung Oded M. Danial memaknainya sebagai lorong waktu untuk mem...
 Satgas Covid-19 Kabupaten Malang serahkan kasus wisata gowes Kondang Merak ke Polres Malang
Jumat, 24 September 2021 - 14:45 WIB
Bupati Malang Sanusi menyerahkan kasus Kondang Merak pada kepolisian Polres Malang.
Peringati HUT ke-472 Kudus, Bupati Hartopo optimistis perekonomian bangkit
Jumat, 24 September 2021 - 14:38 WIB
Kabupaten Kudus Jawa Tengah memperingati Hari Jadinya  ke-472. Rangkaian kegiatan peringatan dila...
Akabri 1996 vaksinasi 9.700 dosis dengan 2 vaksin berbeda dan bagikan 90 ton beras 
Jumat, 24 September 2021 - 14:26 WIB
Akabri  angkatan 1996 Bharatasena bekerjasama dengan Polda Kaltim dan Kodam VI Mulawarman melaksaak...
 Alumnus AKABRI 96 Bharatasena gelar vaksin hingga pelatihan digitalisasi UMKM
Jumat, 24 September 2021 - 14:15 WIB
Dalam rangka 25 tahun pengabdian baksos, Alumnus AKABRI angkatan 1996 Jawa Timur menggelar vaksinasi...
 Presiden Jokowi dukung PROJO dan GAPKI gelar vaksinasi 7 juta warga
Jumat, 24 September 2021 - 13:44 WIB
Presiden RI Joko Widodo mengatakan bantuan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk percepa...
Wakil Ketua MPR: Evaluasi pelaksanaan PTM cegah klaster COVID-19
Jumat, 24 September 2021 - 12:00 WIB
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta Pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh terhadap pela...
Live Streaming Radio Network