Dituduh pemicu Delta, perempuan tua asal Nanjing ditangkap polisi
Elshinta
Rabu, 04 Agustus 2021 - 10:36 WIB |
Dituduh pemicu Delta, perempuan tua asal Nanjing ditangkap polisi
Sejumlah warga mengabadikan sakura mekar dekat Kuil Jiming, saat negara tersebut dilanda wabah virus corona, di Nanjing, Provinsi Jiangsu, China, Sabtu (29/2/2020). ANTARA/REUTERS/STRINGER/tm

Elshinta.com - Seorang perempuan lanjut usia asal Nanjing ditangkap polisi di Yangzhou, Provinsi Jiangsu, China, atas tuduhan sebagai pemicu wabah COVID-19 varian Delta.

Biro Keamanan Publik Kota Yangzhou, Selasa (3/8), menyatakan bahwa perempuan bermarga Mao itu melanggar regulasi antipandemi dan undang-undang pencegahan penyakit menular hingga menyebabkan 94 warga setempat, termasuk adik perempuannya, terinfeksi COVID-19 varian Delta.

Ia melakukan perjalanan sejauh 100 kilometer dari Nanjing menuju rumah adiknya itu di Yangzhou tanpa melapor kepada penjaga permukiman yang dituju.

Mao meninggalkan rumahnya di Nanjing pada 21 Juli menuju Yangzhou.

Otoritas lokal mengeluarkan surat pemberitahuan bahwa warganya harus melaporkan riwayat perjalanan selama 21-27 Juli.

Namun, Mao tidak melakukannya, demikian dinyatakan Biro Keamanan Publik yang bertindak sebagai kepolisian itu.

Selama di Yangzhou, Mao mengunjungi beberapa fasilitas publik, seperti restoran, toko, klinik, komunitas permainan catur, dan pasar hingga menyebabkan penularan varian Delta.

Sekitar 64 persen kasus varian Delta di Yangzhou terkait dengan tempat-tempat itu, menurut hasil survei statistik epidemiologi yang dikutip media China.

Mulai Selasa (3/8) tengah malam, penduduk Yangzhou menjalani tes PCR.

Di bawah penjagaan ketat, mereka dilarang keluar rumah agar penyebaran varian Delta tidak meluas.

Semua calon penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Yangzhou dan Stasiun Nanjing diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes PCR.

Seperti diberitakan ANTARA sebelumnya, 31 provinsi di China mengeluarkan peringatan perjalanan kepada warganya untuk menghindari paparan virus varian Delta yang lebih cepat menular.

Varian Delta pertama kali ditemukan di Guangzhou, Provinsi Guangdong, pada Mei, namun berhasil diatasi dalam tempo sekitar satu bulan.

Pada Juli, kasus varian Delta yang lebih masif ditemukan di Nanjing dan sampai saat ini telah merambah 18 provinsi di China.

Penyebaran varian Delta klaster Nanjing yang meluas itu terjadi karena bersamaan dengan musim libur sekolah akhir semester.  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
LG selesaikan peningkatan tahap awal pabrik peralatan rumah tangga
Jumat, 17 September 2021 - 08:59 WIB
Perusahaan elektronik asal Korea Selatan, LG Electronics Inc. telah menyelesaikan tahap pertama untu...
China-ASEAN Expo hasilkan kesepakatan bisnis Rp664 triliun
Kamis, 16 September 2021 - 00:01 WIB
Pameran perdagangan dan investasi China-ASEAN Expo (CAExpo) ke-18 yang berakhir di Nanning, Daera...
Negara bagian terpadat ketiga di Australia hindari penguncian COVID
Minggu, 12 September 2021 - 12:25 WIB
Queensland, negara bagian terpadat ketiga di Australia, mengatakan bahwa pihaknya tidak perlu memeri...
Perusahaan China donasikan alat penanggulangan COVID-19 ke Indonesia
Sabtu, 11 September 2021 - 14:03 WIB
Perusahaan China Zhenshi Holding Group Co Ltd mendonasikan berbagai alat kebutuhan untuk penanggulan...
Australia ingin tingkatkan kerja sama dengan Indonesia di banyak sektor
Kamis, 09 September 2021 - 23:45 WIB
Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne menyampaikan keinginan Australia untuk meningkatkan hubun...
Dunia sambut pemerintahan Taliban dengan waspada
Kamis, 09 September 2021 - 09:03 WIB
Negara-negara asing menyambut susunan pemerintahan baru di Afghanistan dengan hati-hati dan cemas pa...
Menlu Inggris katakan perlunya terlibat dengan Taliban
Kamis, 02 September 2021 - 20:15 WIB
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan adanya kebutuhan untuk terlibat dengan Taliban t...
Rekor, India suntikkan 10 juta dosis vaksin sehari
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 15:31 WIB
India pada Jumat (27/8) mencatat rekor dengan menyuntikkan 10 juta dosis vaksin COVID-19 sehari, dem...
Ratusan warga Afghanistan dievakuasi ke Korsel
Kamis, 26 Agustus 2021 - 20:31 WIB
Hampir 400 warga Afghanistan yang dievakuasi tiba di Seoul, Korea Selatan pada Kamis, di mana pemeri...
Taliban minta AS berhenti bantu warga Afghanistan mengungsi
Rabu, 25 Agustus 2021 - 08:31 WIB
Pemerintahan Biden mengharapkan beberapa warga Afghanistan yang memenuhi syarat untuk visa khusus ti...
Live Streaming Radio Network