Ketua DPR: Anak kehilangan orang tua akibat COVID-19 perlu didata
Elshinta
Rabu, 04 Agustus 2021 - 12:09 WIB |
Ketua DPR: Anak kehilangan orang tua akibat COVID-19 perlu didata
Ketua DPR RI Puan Maharani. (ANTARA/elshinta.com)

Elshinta.com - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah mendata anak-anak yang kehilangan orang tua (yatim/piatu) akibat dampak pandemi COVID-19 agar diberi  perlindungan dan bantuan.

"Hingga saat ini, saya belum melihat adanya data khusus terkait anak-anak Indonesia yang kehilangan orang tua mereka karena COVID-19. Kita perlu data tersebut sebagai langkah untuk memberi perlindungan," kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Dia menilai data tersebut sangat diperlukan untuk memastikan negara hadir memberikan perlindungan yang tepat terhadap anak-anak yang kehilangan orang tua karena pandemi COVID-19. Perlindungan mulai dari santunan sampai pengasuhan, tergantung kondisi sosial masing-masing anak.

"Negara harus bertanggung jawab terhadap masa depan anak-anak Indonesia yang menjadi korban bencana kesehatan ini," ujarnya.

Puan menilai untuk jangka pendek, anak-anak yatim dan/atau piatu akibat COVID-19 harus segera mendapat pendampingan untuk pemulihan dampak psikologis akibat kehilangan orang tua mereka.

Langkah itu, menurut mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), agar semangat hidup dan semangat belajar anak-anak kembali lagi.

"Serapan anggaran pemerintah untuk penanganan COVID-19 harus digunakan untuk program-program perlindungan untuk anak yatim dan/atau piatu akibat pandemi. Program perlindungan itu bisa dalam bentuk santunan, beasiswa atau bantuan belajar," katanya.

Sebelumnya, Puan memberikan bantuan untuk Alviano Dafa Raharja (8), anak yang kehilangan kedua orang tuanya akibat COVID-19.

Cerita Vino sempat viral lantaran anak sekecil itu harus menjalani isolasi mandiri sendirian di dalam rumahnya di Kutai Barat, Kalimantan Timur. Saat ini Vino yang yatim piatu sudah dibawa pulang kakeknya ke kampung halaman orang tuanya di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Santunan dan bantuan pendidikan dari Puan untuk Vino dan Rahmad Dian Agasta serta Heenglay Onglay (Lim), dua anak Kabupaten Sragen yang bernasib sama diserahkan melalui Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka dan disaksikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Legislatif apresiasi kebijakan PPKM efektif tekan penularan Covid-19 Jawa-Bali 
Jumat, 17 September 2021 - 16:37 WIB
Ketua Komisi E DPRD Propinsi Jawa Timur Wara Sundari Reny Pramana memberikan apresiasi terhadap apa ...
Kabupaten Cirebon masuk level 4, karena perbedaan data pusat dan daerah
Jumat, 17 September 2021 - 16:05 WIB
Masuknya Kabupaten Cirebon dalam level 4 Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), diseba...
Monitoring MCP, KPK datang ke Kudus
Jumat, 17 September 2021 - 15:58 WIB
Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali datang ke Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Kedatangan t...
Kemenhub minta maaf kepada media soal penanganan keamanan kunjungan Menhub
Jumat, 17 September 2021 - 15:26 WIB
Juru Bicara  Kementerian Perhubungan, Adita Irawati menyampaikan permohonan maaf kepada awak media ...
Warga Deli Serdang bangga diberi jaket oleh Presiden Jokowi
Jumat, 17 September 2021 - 14:27 WIB
Salah seorang warga di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara bernama Sigit, mengaku sangat bangga d...
Wisata Medis di Kota Suabaya siap diluncurkan 27 September 2021
Jumat, 17 September 2021 - 14:15 WIB
Wisata medis di Kota Surabaya, Jawa Timur, siap diluncurkam pada 27 September 2021 menyusul Kota Pah...
Peneliti BRIN: Varian C.1.2 tidak lebih berbahaya dari varian VoI/VoC
Jumat, 17 September 2021 - 13:41 WIB
Peneliti mikrobiologi di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan Varian C.1.2 virus SARS...
BMKG prediksi Indonesia alami hujan ringan pada Jumat
Jumat, 17 September 2021 - 10:07 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan cuaca Indonesia melalui laman ww...
Imigrasi pulangkan WN Suriah setelah 5 tahun tanpa tujuan di Bali
Jumat, 17 September 2021 - 07:30 WIB
Rumah Detensi Imigrasi Denpasar, Bali, memulangkan warga negara asing (WNA) asal Suriah bernama Loua...
Kunker Jokowi ke Aceh dinilai peringatan bagi Pemprov tangani COVID-19
Jumat, 17 September 2021 - 07:15 WIB
Pengamat Kebijakan Publik Aceh Dr Nasrul Zaman ST M Kes menilai kedatangan Presiden Joko Widodo ke P...
Live Streaming Radio Network