Peraih dua medali emas Olimpiade Marcell Jacobs bantah gunakan doping
Elshinta
Rabu, 11 Agustus 2021 - 09:01 WIB |
Peraih dua medali emas Olimpiade Marcell Jacobs bantah gunakan doping
Sprinter Italia Marcell Jacobs (kanan) melintasi garis finis untuk menyabet medali emas lari 100m putra Olimpaide Tokyo 2020 di Olympic Stadium, Tokyo, Jepang, Minggu (1/8/2021). (ANTARA/REUTERS/Fabrizio Bensch)

Elshinta.com - Peraih dua medali emas Olimpiade Tokyo 2020 asal Italia Lamont Marcell Jacobs membantah kabar yang menyebutkan bahwa dia menggunakan doping.

Pelari berusia 26 tahun itu justru bersikeras prestasi yang ia raih di ajang Olimpiade tersebut merupakan buah dari kegigihan dan kerja kerasnya selama ini.

Jacobs merupakan orang Italia pertama yang memenangi medali emas Olimpiade nomor lari 100 meter putra, dengan catatan waktu 9,80 detik di Olympic Stadium, Tokyo pada Minggu (1/8) lalu. Selain itu, ia juga menyabet medali emas dalam nomor estafet 4x100 meter putra.

Sayangnya, atas prestasinya tersebut, Jacobs malah dicurigai menggunakan doping.
 

Presiden Komite Olimpiade Italia sekaligus legenda atletik Giovanni Malago membantah keras kabar tersebut dan menyebutnya sebagai “kabar yang tidak menyenangkan.”

Akan tetapi, Jacobs dengan santai menanggapi kabar miring tersebut.

“Kabar kontroversial itu sama sekali tidak mempengaruhi saya,” kata Jacobs dikutip dari Reuters, Selasa.

“Saya tahu bahwa saya bisa sampai di sini karena kerja keras. Saya telah melalui banyak kekecewaan dan kekalahan, tetapi saya selalu bangkit dan terus berjalan ke depan.

"Kalau saya sudah sampai di titik ini (meraih medali emas), ini benar-benar hasil dari kerja keras. Mereka (media) boleh menulis apa saja yang mereka mau,” ujarnya.
 

Sementara itu, Jacobs mengaku sudah berpisah lama dengan mantan ahli gizinya, Giacomo Spazzini, setelah mendengar bahwa ia diduga sedang diselidiki terkait temuan zat peningkat performa.

"Ini adalah sesuatu yang sejujurnya, saya tidak terlibat, karena sejak pertama kali kami mendengar tentang kasus tersebut, kami langsung berhenti bekerja dengannya (Giacomo Spazzini),” ungkap Jacobs.

"Tapi kami tidak khawatir, sebenarnya orang itu terlibat dalam situasi yang bukan salahnya. Lagi pula, pada akhirnya dia tidak dianggap bersalah, jadi kami santai saja,” pungkas Jacobs.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
21 Oktober 1994: Suharto kalahkan Sylvester Stallone di lapangan golf
Kamis, 21 Oktober 2021 - 06:20 WIB
Olahraga golf menjadi kegemaran Presiden RI kedua, Suharto. Beberapa kali The Smiling General, juluk...
Djokovic harus divaksinasi untuk main di Australian Open
Rabu, 20 Oktober 2021 - 11:49 WIB
Upaya Novak Djokovic untuk mempertahankan gelar dan mencetak rekor Grand Slam dalam keraguan setelah...
Seperempat medali emas Jabar disumbangkan Kabupaten Bogor
Selasa, 19 Oktober 2021 - 09:05 WIB
Atlet kontingen Jawa Barat asal Kabupaten Bogor berhasil menyumbangkan 34 medali emas atau seperempa...
 Jateng posisi ke-6 raihan medali PON XX, Wagub Taj Yasin minta ada evaluasi
Senin, 18 Oktober 2021 - 16:23 WIB
Kontingen Jawa Tengah menduduki peringkat enam atas raihan medali dalam ajang Pekan Olahraga Nasiona...
Putra Nababan berharap LADI lebih profesional
Senin, 18 Oktober 2021 - 14:47 WIB
Anggota Komisi X DPR RI Putra Nababan mengkritik keras kinerja Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) ...
Dua atlet Sukoharjo bawa pulang dua medali emas
Minggu, 17 Oktober 2021 - 21:10 WIB
Dua atlet kontingen Jawa Tengah dari Kabupaten Sukoharjo berhasil membawa pulang medali emas di ajan...
 Gubernur Jabar apresiasi atlet peraih emas terbanyak PON XX Papua 2021
Minggu, 17 Oktober 2021 - 14:57 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil memberikan apresiasi kepada para atlet yqng telah mengharu...
Hasil akhir loncat indah PON Papua, DKI Jakarta dan Jatim mendominasi
Jumat, 15 Oktober 2021 - 06:15 WIB
DKI Jakarta dan Jawa Timur mendominasi persaingan atlet loncat indah dalam gelaran Pekan Olahraga Na...
Maya Sheva bawa pulang emas PON Papua tanpa bertanding
Kamis, 14 Oktober 2021 - 22:30 WIB
Keberuntungan berpihak kepada karateka Maya Sheva setelah membawa pulang medali emas tanpa harus be...
Paralayang itu asyik
Kamis, 14 Oktober 2021 - 19:29 WIB
Semula agak ragu ikut terbang, tapi setelah Ketua Paralayang Indonesia Wahyu Yudha Dewanto berkata `...